Wednesday, March 18, 2020

Deg-deg'an hati seorang Ibu

Assalamualaikum, 

Hai kalian, apa kabar ?
Akhirnya saya menulis lagi, ditengah ya ... mungkin kalian semua tau, di dalam keresahan masyarakat dunia saat ini. Covid-19 yang begitu meresahkan banyak orang, termasuk saya tentunya.

Sebelumnya saya mau bercerita dulu, bahwa saya kembali dipekerjakan sebagai pegawai/dosen tetap di kampus saya naungi. Dimana rulesnya adalah, kami pegawai harus masuk dan pulang kantor seperti biasa, dimana banyak perusahaan lain memperbolehkan work from home. Ya, oke, itu adalah aturan yang harus dijalani, saya memaklumi,  banyak juga perusahaan lain memiliki aturan yang serupa. 

Hanya saja, di saat yang sama, anak-anak harus dikarantina di dalam rumah. Saat inilah saya mulai meragukan keputusan saya untuk jadi pekerja tetap kembali, fiuh ... Okay, meragukan tapi saya tidak mau menyesali, karena keputusan sudah dibuat, dan saya ingin teguh pada pendirian untuk bisa melangkah lebih baik dalam pekerjaan saya. 

Lalu kemudian perasaan ambyar, ketika tidak hanya tidak bisa menemani anak belajar, si anak juga sakit, duh Ya Allah ... hati ibu mana yang nggak ketar ketir ketika hal tersebut tidak terjadi. Sudah parno perkara virus, di rumah anak sakit (dan ya Allah semoga bukan virus yang jelek-jelek, saya sampai nggak berani mau ngomongnya, hiks)

Doakan semoga semua berjalan lebih baik ya, semoga anak saya bisa segera sehat, kantor juga bisa dilembutkan hatinya pegawainya bisa work from home juga. Karena sungguh jujur saja, lebih efektif jika begitu ... 

Buatmu yang membaca, selalu aman dan sehat ya :)

With love,
Deg-deg'an hati seorang Ibu   

Wassalamualaikum, 
 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...