Monday, June 24, 2019

The story of what so called petite chubby hijabi girl

Assalamualaikum,

Girl ? Ya woman deeeh ... xD

Alhamdulillah ya saya pendek-pendek gini masih lebih tinggi daripada anak saya (yaiyalah Feeen, masih 5 tahun inii) hahaha

Jadi kadang saya ini memang nggumun, eh nggumun bahasa Indonesianya apa ya ? bete tapi mikir gitu kali ya, ada hal-hal yang bikin saya sebel karena ukuran tinggi saya. Bagi yang tidak tau, tinggi saya ini tidak sampai 150cm ya teman-teman, nyaris sih, 148cm tepatnya dengan BB yang eh nggak usah disebutin deh, hahaha. 

Nah ada hal-hal yang bikin saya nggumun itu tadi, contohnya bonceng ojek online, jadi sebagai pengguna ojek online berbintang 5, eciyeeeh, karena hampir tiap hari order gaeees, hehehe, motor tuh kan gonta ganti dooong. Aman saat saya mendapat ojol yang motornya standar (tingginya), nah kalau tiba-tiba saya dapet ojol yang pake motor nmax, motor balap, motor cowok, motor yang intinya mengharuskan saya jinjit dan berusaha keras untuk naik ke jok motor tersebut, hadeeeuh, rasanya kudu cancel, tapi kesian abang ojolnya. 

Bagi teman-teman yang pendeknya se saya mungkin merasakan perasaan tersebut, yes kita harus struggle untuk naik ke joknya loh, kadang abang ojolnya mesti turun dulu biar kaki saya bisa lewat jok bagian depan, hahahaha, ngapunten.

Yang kedua nih problematika saya pribadi sih ini, nemuin style yang tepat buat bodi macam saya
Selain saya ini petite, biar kerenan dikit gitu bahasanya, atau mungil bahasa unyu-nya, badan saya juga agak melar sejak punya anak, hehehe, belum balik lagi sis, susyeh amat siih. 

Saat saya googling atau youtubing, saat mencari keywords "fashion for petite and chubby girl" atau "style untuk cewek pendek dan chubby" atau "chubby petite hijab girl fashion", mesti nggak ketemu output yang tepat. Kan jadi pengen bikin konten sendiri, hahahaha, kesempatan ya seharusnya ya :D Intinya untuk sekarang, saya cukup bingung cari-cari style yang menarik untuk saya, plus juga keterbatasan outfit sih, jadinya saya cukup sering menggunakan pakaian yang gelap dan monochrome, huehue, padahal ya bisa aja pakai sesuatu yang lebih cerah.

Selain juga hal-hal seperti susah ngambil barang yang terlalu tinggi, nggak keliatan saat lihat acara yang nggak ada panggungnya, harus ndongak ketemu orang yang tinggi, dsb dsb. 

Eh tapi bukan berarti nggak bersyukur sih, Alhamdulillah masih diberi nikmat sehat ya, ntar kalo ngomong jelek-jelek terus dosa cuy .... nggak bersyukur gitu :')

Sudahlah, lagi ingin nulis itu aja :D
Doakan nanti konten youtube saya tentang style fashion cewek pendek, chubby, berjilbab dan cantik jelita sepanjang masa akan keluar segera, hahaha

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

3 youtuber yang sedang sering saya tonton

Assalamualaikum,

Eaaa, receh amat ya postingan hari ini, ya yang penting nulis nggak siiih ...

Jadi jujur saja, saya nonton youtube (secara serius) itu cuma saat saya ada di kantor, yang which is hanya 2-3 hari per minggu, hihihihi. Yes saya tidak kekinian, but anyway anyhow, setidaknya saya menonton hal-hal yang cukup berbobot sih (bagi saya), hahaha, daripada nonton prank-prank dan vlog tanpa tujuan jelas hanya dengan judul yang clickbait.

Langsung aja, without further ado, let's go and let's jump right in ...

1. Fatya Biya

Sebenarnya kalau kalian sering lihat videonya, dia selalu mengatakan kalimat di atas barusan, hehehe. Beauty vlogger yang sudah aktif dari tahun 2016 bukan sih? saya baru subscribe sekitar 2-3 bulanan ini. Karenaaa .... jeng jeng, ada yang bilang dia mirip saya, hahaha. Para biyalova pasti pada nggak rela, biyalova itu fansclubnya fatya biya, btw. 

Tapi selain hal tersebut, karena beberapa waktu ini dan selama ini masih demen make-up'an, ya menurut saya cocok lah kalau saya melihat cara fatya biya menggunakan make-upnya. Karena secara bentuk wajah, jilbab dan kulit mirip-mirip, jadi boleh jadi junjunganque, hehehe. Plus, saya suka cara dia berbicara di dalam video-videonya, sangat sopan, halus, jelas, dan nggak nyablak. Karena saya agak kurang suka dengan youtuber yang ngomongnya cepet, nyablak dan kebanyakan editan, if you know what I mean. 

2. Gita Savitri

Saya follow Gitsav sudah setahunan ini, salah seorang influencer yang menurut saya worth to follow, worth to watch dan worth to be your idol. Influencer yang tinggal di Jerman ini selalu punya konten yang berisi di setiap video youtube-nya. Berisi beneran, berasa pinter gitu kalau menonton acaranya, hehe. Obrolan Pagi-pagi-nya saya suaminya, Paul, tentang hal-hal yang "abot" tapi dikemas dengan obrolan yang light dan seru. Vlog-vlog saat dia di luar negeri pun sangat menarik dan merasa mendapat informasi yang banyak sekali dari yang dia ucapkan. 
Jadi jangan lupa follow Gitsav ya!


3. Raditya Dika

Ya siapa yang nggak tau beliaunya ini ya, tapi jujur saja saya jarang banget nonton dia, ini karena saya nggak ada pilihan lain aja sih, hahaha. Cuma beberapa waktu ini saya suka dengan podcastnya dia dengan beberapa influencer Indonesia begitu. Worth to watch lah ... salah satunya yang ini


Lainnya, nggak ada yang konsisten, hehehe, itu doang 3, ya ampun, sungguh bukan penonton youtube sejati ya saya :D

Kalau kalian ?

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Saturday, June 22, 2019

Mari menulis, menulis saja, yang penting menulis : Tentang Liam di usia yang hampir 6 tahun

Assalamualaikum,

Disclaimer : ini postingan curhat, tapi bukan ngiklan, jadi kalau nggak suka curhatan lewatin aja sih, hehehe

MasyaAllah, memang kebanyakan media sosial membuat saya sering lupa posting di sini, padahal kan di sini bisa jadi ladang rejeki juga ya, hehehe, ya siapa tau masih ada gitu yang mau ajak-ajak saya jalan-jalan gratis atau sekedar diendorse produk baru, aktif woooy!!

Anyway, kemarin akhirnya Liam lulus TK A.
Alhamdulillah ya, dari anaknya membaca masih susah sampai sekarang bisa membaca dengan lancar tapi terbata-bata, ya belum lancar lah sis masih TK ini, hehehe, but Alhamdulillah tentunyaa...

Namun sebenarnya saya agak kepikiran beberapa waktu ini, anak saya kok mulai sering tantrum lagi ya, padahal usianya sudah mau 6 tahun Agustus ini. Lalu gara-gara ini saya googling dong, hmm, apa salah dan dosaku ya google!! Eh Ya Allah ...  ya well, googling bisa menyelesaikan masalah dengan masalah tapi juga bikin tambah stress, hahaha.

Karena mostly artikel menunjukkan bahwa "Salah pola asuh" menjadi yang bahasan paling umum. Lalu kemudian, oh ya ? Apakah aku salah mengasuh anakku? Apakah aku memanjakannya? apakah aku terlalu keras padanya ? Apakah aku tidak sabar dengannya ? dan apakah apakah lainnya yang membuat saya stress tingkat 12 gedung stikom. Namun yang membuat saya takut, apakah sebenarnya anak saya merefleksikan diri saya ? jeng jeeeeng .... karena kadang dia bersikap seperti saya, duh!

Dan setelah saya berpikir secara mendalam sedalam lautan jawa., saya jadi memilah-milah kemungkinan-kemungkinan yang selama ini terjadi pada saya dan anak saya, seperti mungkin perhatian saya berkurang ya selama ini, dia lebih sering main dengan temannya daripada saya, bonding saya dan dia sepertinya mulai berkurang. Ya memang sudah waktunya dia bermain dengan teman sebayanya, tapi saya lupa kalau harusnya ada waktu dimana orang tuanya punya waktu untuk bermain dan belajar bersama. Saya juga mulai jarang membacakannya buku cerita, saya sudah sangat jarang membuatkan permainan untuknya, saya terlalu sering membelikan hal-hal yang kurang penting padanya, seperti snack-snack kurang sehat, terlalu sering menjanjikan hal-hal yang belum bisa dia dapatkan juga. Hmm, yaaa ... sepertinya ketemu nih jawabannya, ya emang salah gue kali ya, huhuhu 

Semoga saya bisa segera memperbaikinya agar tidak berkepanjangan, plus juga berharap saya makin sabaarr ... sabar subur cyiiin .... inget ya buuuk ... 

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...