Monday, December 12, 2016

[Cerita Ibu] Saya rindu menyusui

Assalamualaikum,

Kemarin saya sedang ngajak anak saya makan di salah satu resto di sebuah mall, sembari nunggu anak saya main di playground mungil di pojokan resto saya melihat-lihat sekitar, dan mata saya tertuju pada seorang ibu muda yang sedang menggendong bayi mungil, yang mungkin masih berusia 1-2 bulan, mungil sekali, di salah satu lengannya, sambil sesekali ngemil dari makanan yang sudah tersedia di meja. Lalu anak di dalam gendongannya tersebut mulai bergerak -gerak gelisah, ah, sudah pasti dia sudah lapar. Sang Ibu langsung membuka sebagian baju yang sepertinya memang breastfeeding friendly dan mengarahkan mulut anaknya ke dadanya. Kok sounds gimana gitu sih saya nulisnya, hahahaha. 

Hadoooh pipinyaaa pengen tak cokoot, hahaha
Well anyway, jujur saya rindu momen-momen itu, saya rindu menggendong anak semungil itu dan menyusuinya seakan cuma saya yang dibutuhkan bayi mungil itu. Dan memang, cuma saya yang dibutuhkan bayi saya saat anak saya masih seusia itu. Cuma dada ibu yang bisa melepaskannya dari dahaga, cuma dada ibu yang bisa membuatnya tenang saat sedang gelisah, dan cuma dada ibu yang bisa membuatnya tidur pulas dengan tersenyum bahagia. 

Aduh, saya mellow, saya pengen merasakannya lagi, walaupun dulu saya merasakan sulitnya mengeluarkan asi yang banyak, walaupun anak saya tidak "segendut" anak-anak seusianya, walaupun katanya gara-gara asi saya nggak banyak yang bikin anak saya nggak sesuai dengan kurva, tapi saya suka dan bahagia karena merasakan bayi saya nempel sama saya. Rasanya kebutuhan itu nggak cuma di anak saya, tapi di saya juga. 

Saat akhirnya saya memutuskan untuk menyapihnya saat usianya dua tahun lebih, rasanya nyesss banget, seperti lepas dari kekasih yang sudah lama berkumpul, hehehe. Nyesek, karena kayak dia nggak butuh saya lagi, tapi kan harus kan ya xD
Liam, Agustus lalu, kalo udah ngantuk maunya digendong Ibunya aja
Tapi enggak lah ya, setiap anak masih butuh Ibunya kok. Anak saya kadang ya kangen sih, kadang nunjuk-nunjuk, kadang saat saya gendong ia meletakkan kepalanya di dada saya, mungkin itu sesuatu yang menyenangkan baginya tapi dia tau dia sudah tidak mungkin melakukan hal tersebut lagi. 

Jadi intinya sih, saya berharap masih dapat kesempatan untuk merasakannya lagi, punya bayi lagi, dan menyusuinya lagi ^_^

Aamiiin ....


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

4 comments:

  1. Ayo semangat bikin lagi fent wkwkwk...

    ReplyDelete
  2. sampai kapanpun anak butuh ibunya mbak menurut saya :)
    bahkan seumur gini aja masih suka kangen ibu :)
    hihi ngakak baca komen galih satria diatas

    ReplyDelete
  3. aamiin.. mudah-mudahan segera diberi keturunan lagi fenty ;)

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...