Thursday, November 19, 2015

Random thoughts about being lecturer

Assalamualaikum,

Saya sudah menjadi dosen selama 4 tahun, mungkin lebih, walaupun sudah dikurangi masa cuti setahun nggak kerja karena ngurus anak. Sampai sekarang pun, saya masih sudah belibet kalau ngomong di depan kelas, hahaha. Dulu mana pernah kepikiran akan terjun ke dunia pendidikan seperti ini, jaman saya kuliah aja kalau ngomong di depan kelas untuk presentasi belibet banget, dan grogi! Dan kadang-kadang masih kebawa sampai sekarang. Dulu aja, teman kuliah saya nggak percaya saya pada akhirnya jadi dosen, dia lebih jago ngomong dibanding saya, dan dia takjub karena saya dianggap berani ambil keputusan bekerja di bidang ini.

Kalau model dosen seperti saya ini butuh baca dan mempelajari materi jauh-jauh hari, setidaknya 2 hari sebelum saya ngajar supaya saya bisa santai dalam menjelaskan materi pada mahasiswa. Kalau tidak, duh alamat keringet dingin, nggak santai melihat wajah-wajah mahasiswa yang pastinya mata-mata mereka tertuju ke wajah saya. I know, it sounds saya kok dosen yang nggak berpengalaman banget ya. Tapi angka 4 tahun untuk jadi pengajar itu memang angka yang sangat sedikit. Apalagi saya dulu adalah tipe orang yang nggak berani ngomong di depan publik, di depan banyak orang dan sangat pasif. Jadi, menjadi seorang pengajar membuat saya berubah banyak, kebanyakan positif untungnya.

Jadi dosen itu bikin saya berani bertanya di publik, berani punya pendapat sendiri, dan jadi dikenal banyak orang, hahaha, ya iyalah, satu kelas aja bisa berisi 30 orang mahasiswa atau lebih, dalam sehari bisa mengajar 2 kelas, dalam seminggu 4 kelas, dan setiap tahun mahasiswanya pasti bertambah dan semakin banyak orang lagi yang kenal saya, hahaha, saya yang dulu cupu kemudian pusat perhatian itu agak-agak bikin saya aneh pada awalnya. Tiba-tiba di mall ketemu salah seorang mahasiswa jalan dengan pacarnya, dan kemudian menyapa saya, atau saat saya jualan di bazaar tiba-tiba ada aja yang salim ke saya, itu aneh :p Tapi semakin ke sini, semakin bisa menerima kenyataan hidup ini #halah

Padahal saya jadi dosen itu karena mengikuti saran Ibu saya yang seorang pengajar yang sudah memiliki pengalaman hampir 40 tahun, hahaha, saya mah sepersepuluhnya. Jadi pada awalnya, itu bukan passion saya pribadi. Tapi karena kesempatannya ada di jalur itu, dorongan Ibu saya dan kemudian saya pun juga bingung mau dibawa ke mana titel saya ini, ya jatuhlah saya ke dunia kampus lagi.

Pada akhirnya saya cukup menyenangi pekerjaan ini, bikin saya agak pinteran dikit #loh hahaha. Sampai sekarangpun saya masih merasa pengetahuan saya sangat cethek dibandingkan rekan-rekan mengajar saya. Apalagi basic perkuliahan saya tidak sama dengan jurusan yang saya ajar sekarang, jadi banyak sekali istilah-istilah yang sebelumnya saya tidak paham saya temukan di sini. Selain juga saya harus banyak sekali membaca dan mencari ilmu secara otodidak apa yang harus saya ajarkan, karena saya toh sudah tidak kuliah desain selama lebih dari 8 tahun *ketauan tuanya* dan perkembangan desain sekarang semakin semarak.

Luckily, sekarang sudah mudah banget cari info dan pengetahuan di internet, horeee. Mestinya kalau mahasiswa rajin mereka bisa aja cari ilmu di internet, somehow, dari pengalaman saya mengajar 4 tahun ini, mostly dari mereka seperti belum sadar kalau mencari ilmu saat ini sangat mudah. Kalau di ingat 10 tahun yang lalu tidak akan semudah itu mencari ilmu di internet, toh ? :) 

Jadi merasa apa yang saya kerjakan ada gunanya untuk mereka, ihik :p

Sebelum berangkat ngantor, kadang-kadang saya centil foto dulu xD

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

4 comments:

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...