Tuesday, November 10, 2015

Mau duit kok males

Assalamualaikum,

Hai, apa kabar semua, mumpung masih hot-hot-nya di otak saya, saya pengen tulisin unek-unek saya.

Saya tiba-tiba pengen ngomong, saya ini "business woman" yang payah, kalau orang udah niat berbisnis, harusnya ya niat melakukan ini itu. Tujuan akhirnya mungkin mencapai profit sebanyak-banyaknya dan meningkatkan kualitas diri. Lah saya, hmmm, kayaknya saya belum bisa dibilang sebagai bisnis wumen. 

Padahal sudah hitungan 3 tahun lebih saya nyemplung ke bisnis prakarya ini. Jujur aja, saya bahkan masih blur, impian saya terhadap Little Mushroom itu apa. Ya saya pengen Little Mushroom dikenal orang, dapat profit dari situ, lalu akhirnya berimbas banyak yang akhirnya memesan atau mengkoleksi barang-barang aneh yang dibuat sama saya. 

Tapi seringnya, saya takut banyak yang pesan sehingga keteteran, karena balik ke judulnya saya ini orang yang pemalas dan menggampangkan banyak hal. Yang malah saking mikir kalau ini itu gampang, saya akhirnya mutung. Saya nggak bisa menyelesaikan sebuah orderan karena orderan itu bagi saya perlu effort yang lebih besar. Duh, saya benci sisi saya yang itu, dan lebih benci lagi saya nggak berusaha memperbaiki keadaan. 

Don't get me wrong, bukannya terus saya nggak suka melakukan pekerjaan saya. Crafting itu menyenangkan, sangat menyenangkan! Membuat sesuatu yang endingnya bisa dipakai orang, atau membuat orang lain senang itu seperti ada kehangatan yang menjalar di tubuh #halah. Dan kadang saya mau kok melaksanakan effort yang lebih besar itu. 

Padahal ya saya juga butuh uang, eh ini bukan perkara duit dari suami kurang loh ya, tapi dapet uang dari effort kita sendiri itu rasanya lebih menyenangkan dibanding cuma dapet dari suami. Iya kan ?Tapi saya juga ngajar sih, ya dapat duit juga dari ngajar, eh kok kesannya saya jadi nggak bersyukur gitu ya ? Udah dapat duit dari suami, dapat duit gaji, tapi tetep aja ngerasa butuh dapet duit lagi. Jadi ingat ungkapan yang intinya semakin merasa kita memiliki banyak uang yang didapat, semakin merasa banyak yang harus dibeli, yang bikin momok sendiri dalam diri kita. Kayak kita dituntut untuk mengejar uang terus. Damn, kok greedy banget ya jadinya :(

Eish, kok jadi melenceng sih, bukan karena uangnya kok ini, bener. Apa karena mindset ya, padahal saya sendiri yang selalu wanti-wanti ke mahasiswa, nggak ada yang instan di dunia ini. Masa iya, Little Mushroom bisa sukses dengan sendirinya kalau orang yang ada di dalamnya nggak berusaha mendapat apa yang menjadi tujuannya #taserdirisendiri

Atau mungkin pada akhirnya saya memang butuh orang lain ? Saya nggak bisa bekerja sendiri, karena waktu dan pikiran saya sudah terpecah, entah ngurus anak, ngurus rumah, ngurus prakarya, ngurus kampus, belum lagi ngurus diri sendiri. Ya ya, ada memang yang mampu dan wonder woman gitu, tapi saya toh bukan mereka dan kemampuan orang beda-beda, dengan kerjaan yang nggak sama juga kan. 

Ck, blunder deh, butuh orang tapi butuh duit, butuh duit tapi butuh orang, butuh duit tapi males, males tapi kebutuhan banyak. Jiaaah .... sudahlah, saya curhat sama yang punya nyawa saya dulu.

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

3 comments:

  1. tidak perlu dipaksakan juga untuk terlalu produktif dgn brand-mu ini. yg penting masih produksi secara berkala meski nggak banyak. sekedar supaya brand tetap jalan dan semangat berkarya tetap nyala :) toh yg km urusi juga sudah banyak: anak, kerjaan lain, ngurus suami, rumah tangga.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaaaw, makasih mbak tykaaa ... I miss youuu ...

      Delete
  2. Yang penting harus selalu fokus dan konsisten terhadap apa yang ingin dicapai..

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...