Sunday, May 26, 2013

Recently : Katanya hidup itu pilihan

Assalamualaikum,

Beberapa waktu ini, tepatnya sejak awal tahun sih, sejak mulai serius menjalani Little Mushroom, sejak merasa bahwa saya tidak bisa kemana-mana di tempat saya bekerja sekarang, ditambah sejak saya hamil. Saya merasa saya harus benar-benar memilih dan mengambil resiko dari sesuatu yang nantinya saya pilih tersebut. Apa itu ?

Ngambil dari SITUS INI
Saya berpikir untuk berhenti dari pekerjaan yang hampir tiga tahun saya jalani sekarang. Yes :)

Why ? Ada 3 alasan ...

Pertama, saya ingin fokus menjalani usaha saya. Serius sampai ke hati deh. Semoga istiqomah, apa yang saya omongin dengan yang nantinya saya jalani, aaamiiiin .... *just wait until everything steady, inshaAllah*

Kedua, saya cukup lelah bekerja di institusi tersebut, mungkin menye-menye kalau saya bilang saya lelah secara fisik, ya walaupun jarak rumah saya dan kampus saya tersebut berjarak hampir satu jam, yang memang melelahkan (bagi perempuan hamil seperti saya sekarang, bahkan tidak hamil sekalipun). Dan tidak hanya lelah secara fisik tapi juga batin, mengapa ? Well, nggak perlu diobrolin di sini, bikin nyesek dan ya saya nggak mau mengkambinghitamkan siapapun deh. Intinya kalau masih saya lanjutkan, akan membuat banyak penyakit hati buat saya, dan itu bahaya.

Ketiga, demi anak. Hehehe, sounds menye-menye lagi, padahal ayolah emang paling enak kok pekerjaan mengajar itu, tinggal datang, ngobrol sama mahasiswa, ngasih materi, ngasih tugas, buat soal ujian, jaga ujian, koreksi, hiyaaa, kok semakin banyak ... hehehehe. Ya, memang pekerjaan mengajar itu mulia, Ibu saya buktinya, saya nggak berpikir untuk benar-benar keluar dari dunia itu sih, tapi tidak di tempat saya sekarang, ya balik lagi karena saya lelah. Lalu apa hubungannya dengan demi anak ? Well, saya mendapat banyak masukan dari beberapa teman "Ibu-ibu" saya, ada yang bekerja paruh waktu, ada yang bekerja di rumah, ada yang punya butik, intinya mereka adalah ibu-ibu yang spent waktu sama anaknya 80% atau bahkan lebih dari lahir sampai usia anak-anak mereka sekarang. Saya merasa (walaupun mereka tidak sempurna, ya siapa sih manusia sempurna) pekerjaan mengurus anak itu sangat amazing ... dan beberapa diantaranya bahkan rela keluar dari pekerjaannya yang bagus, demi anak, wow. Pekerjaan saya juga nggak wow wow banget sih, hehehe, tapi menurut saya memang itu juga yang harus saya lakukan :)

So here I am, dengan keputusan, bahwa terhitung mulai bulan depan saya tidak akan mengajar lagi, yang berarti saya tidak bernaung di perusahaan atau institusi manapun. Nggak tau untuk selamanya atau tidak, saya punya beberapa pilihan dimana saya akan bekerja mengajar lagi, ataupun bekerja jadi sesuatu yang lain atau di rumah saja (dengan mengembangkan usaha saya) dan beberapa pekerjaan online saya. Mungkin saya akan merindukan mahasiswa saya atau rekan-rekan yang ada di sana, yah mungkin :) Tapi yang pasti, dengan keputusan saya saat ini, saya merasa tenang dan nyaman. Alhamdulillah, suami setuju. Semoga sih, keputusan ini baik untuk saya dan keluarga kecil saya nantinya :) InshaAllah .... 

Jadi apa pilihanmu ?

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

12 comments:

  1. DUKUNG! :-)

    perkembangan #mbakMika juga lebih tercermati usai teteh Wify full konsentrasi jadi ibu rumah tangga (meski sambil nyambi juga sih) :-)

    dan percayalah, rejeki datang dari banyak pintu kok! :-)

    ReplyDelete
  2. waw.... ayo fen,... cemungudh qaqa' #haiyahh... setuju sama yg komen diatas, rejeki itu datengnya dari banyak pintu... Dulu aku juga ngalami hal yang sama seperti itu lhooooo... InsyaAllah kalo ada niat dan doa pasti ada banyak jalan....

    ReplyDelete
  3. :) Well your passion is coming out mbk ..

    senang bisa mendengarnya, semoga dilancarkan Nya juga. Cita-citaku sih pengennya istriku juga kaya kamu bisa berhenti kerja dan dirumah bikin usaha sendiri.. doakan juga yakk

    ReplyDelete
  4. SETUJU. jadi full time mom jauh lebih baik bagi semuanya. toh suami sudah bekerja mapan, insya allah rejekinya cukup untuk keluarga.

    ReplyDelete
  5. Yah..aku inget waktu tiga tahun yang lalu kita ngobrol di mobilmu, tentang bagaimana kamu nampaknya resah kerja di situ karena jauh dari rumah, bahwa sebenarnya kamu ingin kerja di kampus lain yang kebetulan lebih dekat dari rumahmu.. Aku nggak kaget kalau sekarang kamu minta berhenti.

    Banyak pertimbangan yang bisa bikin seseorang berubah pikiran, mengubah keputusan untuk mengubah hidupnya. Salah satu alasannya yang paling sering adalah anak.

    Semoga dengan berada di rumah saja, kamu lebih bahagia, Fen.

    ReplyDelete
  6. semoga keputusannya membawa berkah...
    ayuk ah bikin usaha sendiri...capek juga jadi karyawan...

    ReplyDelete
  7. Ngurus anak (full) di rumah itu pekerjaan termulia di dunia. Saya dukung mba !!!

    ReplyDelete
  8. Saya dukung fen. Btw pas dirimu nulis amazing, aku kok kebayang Wahyu Galaksi di x factor yak? Haha..

    Btw menjadi ibu rumah tangga juga bikin anakmu nanti gak kehilangan kasih sayang dan gak akan merasa dicuekin. Itu bagus buat perkembangan sikologi. *waduh marindop teguhku kumat*

    ReplyDelete
  9. Yang kita obrolin kemarenan ya fen :)
    Ikuti kata hatimu dan percayalah rezeki gak akan ketuker :)

    ReplyDelete
  10. gw berenti kerja dan memilih kerja sendiri kog malah berasa lebih capek yak hahahaa....
    tapi brarti klo gw ke sby lo selalu akan available ngajak gw jalan2 kan? :p

    ReplyDelete
  11. Selamat ya Fenty! Semoga keputusan ini adalah keputusan yang terbaik bagimu dan keluarga. Cheers! ^_^

    ReplyDelete
  12. wah.. selamat ya.. semoga Allah membetikan pintu berkah dan rejeki dengan keputusanmu tersebut ya ^^

    kalau pilihanku? tetap dengan pekerjaanku sekarang hingga semuanya beres ^^ Alhamdulillah hubby mendukungku untuk meraih segala mimpiku. so? kenapa malu2 lah.. diriku tancap gas ajah! hahahaha XD

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...