Thursday, May 30, 2013

Aku cinta kamu, tapi tidak asap rokokmu

Assalamualaikum,

Kemarin salah satu sepupu saya share youtube ini di facebook dan plurk, film dokumenter tentang Fenomena rokok di Indonesia. Saya pikir, hal-hal seperti ini WAJIB di share ke banyak orang, semakin banyak di share, semakin banyak yang aware tentang bahaya rokok. 


Bagi saya pribadi, saya benci rokok, even my hubby still consuming that stupid thing. Hal yang masih membuat saya kesal, walaupun saya tau ia tidak pernah merokok di depan saya, menghembuskan asapnya di depan saya, ataupun betapa dia sangat mengurangi konsumsi rokok setelah dengan saya lebih dari setahun ini. Saya masih saja berharap, ia akan benar-benar berhenti. 

Hal yang membuat saya takut adalah, ketika anak kami nanti dipapar dengan rokok tiap harinya oleh ayahnya, maka anak tersebut akan berpikir merokok adalah hal yang biasa saja dan tidak berbahaya. Seperti contoh dari bayi perokok di video tersebut. Banyak contoh lain di masyarakat, yang sering sekali membuat saya jengah, bahwa ada seorang ayah ataupun kakek yang momong anak dan cucunya dengan rokok terselip di jarinya dan asap terhembus dari mulutnya mengenai anak-anak balita dan bayi tersebut. Jengah, benci dan hal itu membuat saya ingin nonjok muka bapak-bapak tersebut. 

Suami saya berjanji pada saya saat ia bersama anak kami nanti, dia tidak akan merokok, saya harap hal itu yang akan terjadi. 

Saya bukan perokok, tidak tau rasanya merokok, tidak ingin merasakannya juga, benci asapnya, jadi mungkin ya mungkin, saya tidak tau rasa adiktif apa yang bisa diakibatkan oleh barang tersebut. My hubby said, saat ia merokok ia bisa bisa bekerja dan berpikir lebih cepat, pembenaran yang mungkin merupakan sebuah sugesti. Tapi entahlah, mungkin benar, tapi tidak menjadikan hal tersebut baik untuknya tentu saja.

Ah tolonglah, apapun yang terjadi, please, just stop ... selain membuat anda sakit, anda menyakiti orang lain!

Seperti juga sebuah tagline yang dibuat oleh rekan kerja saya di kampus, walaupun dibuat secara guyonan tapi memang itulah yang saya rasakan, kepada suami saya, kepada orang-orang terdekat saya yang masih merokok, dan yah kalian lah ... Aku cinta kamu, tapi tidak asap rokokmu ...



I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Wednesday, May 29, 2013

Naik kereta api bersama Syifa

Assalamualaikum,

Hore nulis tentang Syifa lagii ....

Hai-hai, cerita ini seharusnya sudah seminggu yang lalu sih, secara Syifa-nya sudah pulang ke Balikpapan juga, hehehe. Minggu lalu setelah rencana seminggu sebelumnya, kita sekeluarga pada jalan-jalan ke Malang (jangan kira liburan, kagak, cuma bayar pajak rumah nyokap, hihihi) naik keretaa ...

Yes, setelah rencana lama, kalau Syifa main ke Surabaya kita mau ngajak si precil cantik ini jalan-jalan naik kereta. Akhirnya 2-3 hari sebelum rencana keberangkatan, Ayah Ibu saya membeli tiket di stasiun kereta api Gubeng, yang katanya sudah mulai ngantriii ... yes, mungkin karena dekat-dekat Lebaran ya, jadinya pada ngantri beli tiket, atau mungkin setiap hari seperti itu, saya tidak tau, hehehe. Intinya Ibu saya membeli 4 tiket KA Penataran jurusan Surabaya-Malang-Blitar seharga 4000 rupiah saja, yup, kita berencana untuk naik kereta api ekonomi ke Malang. Karena toh memang nggak ada kereta api eksekutif ke Malang, hehehe. 

Jadi ceritanya kemudian adalah, Rabu minggu lalu, saya, Ibu saya, Syifa dan Masrum ke Malang naik kereta, sedangkan Ayah saya naik mobil ke Malang, sebagai kendaraan kami disana, hehehe. Jadi naik keretanya cuma sekali jalan ajah, pulangnya tetep naik mobil :p *nggak mau capek*.

Siap-siap mau naik kereta, keretanya belum lewat, narsis dulu yuk Auntie ...
Ngeliat apa sayaang ....
Sarapannya Syifa, nasi goreng beli dari pedagang di Kereta Api
Syifa sarapan, Oomnya sibuk sama BBnya ~.~" Aaak ... aauumm ....
Naik kereta ekonomi panas, sesak dan nggak enak dong ? Hooo, no no no ... menurut saya pelayanan KAI sekarang sudah mulai memadai dan bersih ya. Seperti misalkan masuk ke stasiunnya saja, tidak ada penumpukan penumpang yang ada di jalur sebelah-sebelah kereta. Tidak adanya pedagang asongan yang "mengotori" tempat tunggu penumpang, dan bersih sekali, nice one. Pas naik keretanya, kita juga senang, ternyata kereta api ekonominya ber-ac. Walaupun ac central sih, tapi cukup menyejukkan :D
Tuh ada ac-nya kan di bagian atas gerbong :D
Mata ngantuk Syifa T_T
Emang sih yang namanya kereta api ekonomi, biasanya berhenti di setiap stasiun-stasiun kecil dari Surabaya ke Malang, sehingga perjalanannya jadi sangat lama. Ya, bayangin, Surabaya - Malang, biasanya bisa ditempuh 2-2.5 jam dengan mobil atau kendaraan beroda, naik kereta ekonomi, berangkat pukul 07.30 sampai Malang pukul 10.30, hehehe, tiga jam, cukup lama juga kan ?

Alhamdulillah perjalanannya menyenangkan, Syifa tidak bisa berhenti tersenyum dan senang sekali, naik turun kursi penumpang, gangguin Uti, Auntie dan Oomnya, kenalan sama teman baru di kursi penmpang lain, dan beli ini itu di dalam kereta, She was not sleeping at all .... Hahaha, oh ya, jangan pikir naik kereta ekonomi itu murah hanya dengan 4000 rupiah saja per orang, karena, kalau nggak tahan, bisa-bisa harganya sama seperti kereta bisnis gara-gara pedagang asongan berseragam yang menawarkan BANYAK macam makanan dan pernak pernik di setiap stasiunnya, hahaha.

Kalau ditanyain ke Syifa, tadi Syifa naik apa ?, jawabnya, "Naik Thomas ..." :D 
Aaaah, jadi kangen ponakan satu itu ... >:D< 

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Sunday, May 26, 2013

Recently : Katanya hidup itu pilihan

Assalamualaikum,

Beberapa waktu ini, tepatnya sejak awal tahun sih, sejak mulai serius menjalani Little Mushroom, sejak merasa bahwa saya tidak bisa kemana-mana di tempat saya bekerja sekarang, ditambah sejak saya hamil. Saya merasa saya harus benar-benar memilih dan mengambil resiko dari sesuatu yang nantinya saya pilih tersebut. Apa itu ?

Ngambil dari SITUS INI
Saya berpikir untuk berhenti dari pekerjaan yang hampir tiga tahun saya jalani sekarang. Yes :)

Why ? Ada 3 alasan ...

Pertama, saya ingin fokus menjalani usaha saya. Serius sampai ke hati deh. Semoga istiqomah, apa yang saya omongin dengan yang nantinya saya jalani, aaamiiiin .... *just wait until everything steady, inshaAllah*

Kedua, saya cukup lelah bekerja di institusi tersebut, mungkin menye-menye kalau saya bilang saya lelah secara fisik, ya walaupun jarak rumah saya dan kampus saya tersebut berjarak hampir satu jam, yang memang melelahkan (bagi perempuan hamil seperti saya sekarang, bahkan tidak hamil sekalipun). Dan tidak hanya lelah secara fisik tapi juga batin, mengapa ? Well, nggak perlu diobrolin di sini, bikin nyesek dan ya saya nggak mau mengkambinghitamkan siapapun deh. Intinya kalau masih saya lanjutkan, akan membuat banyak penyakit hati buat saya, dan itu bahaya.

Ketiga, demi anak. Hehehe, sounds menye-menye lagi, padahal ayolah emang paling enak kok pekerjaan mengajar itu, tinggal datang, ngobrol sama mahasiswa, ngasih materi, ngasih tugas, buat soal ujian, jaga ujian, koreksi, hiyaaa, kok semakin banyak ... hehehehe. Ya, memang pekerjaan mengajar itu mulia, Ibu saya buktinya, saya nggak berpikir untuk benar-benar keluar dari dunia itu sih, tapi tidak di tempat saya sekarang, ya balik lagi karena saya lelah. Lalu apa hubungannya dengan demi anak ? Well, saya mendapat banyak masukan dari beberapa teman "Ibu-ibu" saya, ada yang bekerja paruh waktu, ada yang bekerja di rumah, ada yang punya butik, intinya mereka adalah ibu-ibu yang spent waktu sama anaknya 80% atau bahkan lebih dari lahir sampai usia anak-anak mereka sekarang. Saya merasa (walaupun mereka tidak sempurna, ya siapa sih manusia sempurna) pekerjaan mengurus anak itu sangat amazing ... dan beberapa diantaranya bahkan rela keluar dari pekerjaannya yang bagus, demi anak, wow. Pekerjaan saya juga nggak wow wow banget sih, hehehe, tapi menurut saya memang itu juga yang harus saya lakukan :)

So here I am, dengan keputusan, bahwa terhitung mulai bulan depan saya tidak akan mengajar lagi, yang berarti saya tidak bernaung di perusahaan atau institusi manapun. Nggak tau untuk selamanya atau tidak, saya punya beberapa pilihan dimana saya akan bekerja mengajar lagi, ataupun bekerja jadi sesuatu yang lain atau di rumah saja (dengan mengembangkan usaha saya) dan beberapa pekerjaan online saya. Mungkin saya akan merindukan mahasiswa saya atau rekan-rekan yang ada di sana, yah mungkin :) Tapi yang pasti, dengan keputusan saya saat ini, saya merasa tenang dan nyaman. Alhamdulillah, suami setuju. Semoga sih, keputusan ini baik untuk saya dan keluarga kecil saya nantinya :) InshaAllah .... 

Jadi apa pilihanmu ?

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Saturday, May 18, 2013

Craft swaps (dengan Ndutyke)

Assalamualaikum,

Beberapa minggu lalu setelah selesai bazaar pertama saya, mbak Tyka aka Ndutyke pengen liat pouch-pouch karya saya yang sepertinya menarik perhatian doski, hehehe. Saya awalnya berpikir untuk membuat made by order, ternyata mbak Tyka tertarik untuk melakukan Craft Swap dari karya saya yang sudah ada, setelah saya juga melihat produk charm braceletnya yang unyu banget di salah satu foto instagramnya.

Etapi in the end, saya buatkan juga sih dompet kecil berukuran 10 x 7 cm (tidak menggunakan belacu karena takut kotor, hihihi) sesuai permintaan mbak Tyka ^_^

Hanya berharap doski cocok sama pouch yang saya buatkan, karena saya suka charm bracelet yang ia kirim ke saya :D

Oh ya, ini yang kita tukarkan :D
Yang dari saya + pouch kecil yang lupa banget saya foto, keburu dibungkus ~.~"
Ini Charm Braceletnyaaa .... sesuai banget sama passion saya :D
Diambil secara diam-diam dari Whatsapp yang MbakTyk kirimkan ke saya :D
Waktu saya pakai :D (abaikan lengan yang besar)
Anyway, mbak Tyka juga menambahkan bonus gelang mungil lucu warna biru terang, saya lupa apa nama produknya, tapi makasih ya mbaak ... padahal harganya sudah sepadan loh, hihihi

Lalu, ada yang mau craft swap dengan saya ? :)
Itung-itung saling promosi ;)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Thursday, May 16, 2013

Simple Owly Pouch

Assalamualaikum,

Pamer karya lagi, ini pesenan temen, pouch simple dari bahan belacu dengan aplikasi katun motif plus kancing, untuk tempat tablet ataupun make up :)

Yes, banyak yang bilang, "cepet kotor dong", hihihi, tapi tenanglah, kalau mau pesan yang pakai kain katun bermotif biar nggak keliatan kotornya juga bisa kok :)



Produk : Simple Pouch dengan aplikasi
Ukuran : 17" x 10"
Harga : IDR 50.000

Next PO, June 2013 ;)


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Saturday, May 11, 2013

"Babymoon" ke Jogja dan Solo

Assalamualaikum,

Setelah "maksa" Masrum buat liburan, yang kadang-kadang dibalas gremengan atau malah dijawab dengan janji nanti dan nanti, akhirnya si bumil ini diajak jalan-jalan ke luar kota juga, hooreeee ..... *peluk peluk Masrum*

Seneng dong, selain jalan-jalan, kesempatan kali ini dipakai Masrum untuk ngenalin saya dengan keluarga besarnya di Jogja, soalnya sedang ada acara keluarga juga di sana. Secara juga waktu nikahan kami November lalu nggak banyak keluarga dari pihak Masrum yang bisa datang.

Walaupun akhirnya saya sadar sih, yang namanya bumil itu agak-agak riskan ya perjalanan jauh. Karena walaupun saya yang nggak parah merasakan yang namanya morning sickness di awal-awal kehamilan, harus muntah-muntah di perjalanan, karena perjalanan menuju rumah keluarganya Masrum agak naik gunung, yang menanjak dan berkelok-kelok. Padahal, walaupun saat saya fit dan gak hamil saya sering pusing kalau perjalanan begitu, saya nggak pernah sampai muntah-muntah segitu parahnya. Hehehe, pengalaman deh ya :D

Di Jogja saya nggak banyak jalan-jalan alias berwisata ria, secara waktu hanimun dulu sudah kesana sih, akhirnya perjalanan di Jogja ya diperuntukkan hanya untuk acara keluarga saja. Alhamdulillah, seneng ketemu dengan keluarganya Masrum yang saya belum pernah temui atau yang sudah punya contact number pin bb atau facebook :D
Sama beberapa keluarga Masrum
Ini keluarga inti kami, plus mbah putri dari Masrum :)
Setelah ke Jogja, akhirnya kita berangkat ke Solo naik kereta, yaay ... tadinya mau menginap di Sangiran dulu, tapi karena sudah ketemu dengan ortu di Jogja ya kita langsung aja menginap di Solo. Oh ya, kita nginepnya di Rumah Turi, gara-gara reviewnya si Fany dengan babymoon-nya akhirnya saya mupeng dari kapan dulu untuk nginep sini juga, hahaha.

Ya ampuun, I'm getting BIG, literally ....
Di Plank-nya Rumah Turi, simple banget ya logonya :D
Kokoku yang ganteng :p
Me again, with a BIG tummy :))
Blur, waktu sarapan di restonya, anyway masakannya lumayan enak :)
Oh ya, pelayanan Rumah Turi ini juga baik, kita bisa kok diantar dan dijemput kalau kita naik kereta ataupun pesawat saat check in ataupun check out. Harganya juga bersaing, walaupun sih, standartnya mirip dengan hotel bintang 3 yang bertebaran di Jogja. Tapi suasananya adem, segalanya ijo, pantes aja mereka dapet reward sebagai eco building, dan ternyata ada sawah buatannya juga loh. Sayangnya juga, saya nggak dapet gratisan wedang jahe sama pisang goreng kaya' Fany, hahaha, soalnya kita nginepnya di kamar standart kali ye :D

Anyway, ini beberapa foto-fotonya.
Di taman atap, di atas restoran, kursinya vintage, dan semuanya beda tapi satu kesatuan, keren deh :D
Di bagian depan hotel dan depan restoran
Di dalam resto yang terbuka dan ada perpustakaannya, kebanyakan buku desain, arsitektur dan green building
Tanaman gantung di depan kamar 
Sawah buatan, mungkin di beri rangka begitu supaya mudah disiram, entahlah :D
Di Solo saya jalan-jalannya belanja bahan buat Little Mushroom, lain kali saya cerita soal barang dan bahan apa saja yang saya beli ya, hehehe, yang pasti saya KALAP BELANJA di Solo xD

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Wednesday, May 1, 2013

Sleepy Owl Backpack [the other version]

Assalamualaikum,

Punya pola baru ceritanya, akhirnya jadi dilatih terus buat backpacknya, simple, tapi jadinya lumayan oke nih :D Pesenan temannya Masrum, katanya temennya itu mau ngasih hadiah ke ceweknya, hahaha ... what a cute gift :D Sering-sering aja pesen #littlemushroom buat pacarnya ya, Mas :D

Sleepppyyy .....
Hand stitches - Sleepy eye ...
Produk : Backpack dengan aplikasi
Harga : IDR 175.000

Next PO, June 2013 ;)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...