Thursday, September 20, 2012

Sekilas di Solo

Assalamualaikum,

Sebenarnya ini lanjutan postingan dari Sangiran beberapa waktu lalu, telat banget ya saya nulisnya, hahaha, maaf deh. Jadi sebelum ke Sangiran dan akhirnya pulang ke Surabaya, kami sekeluarga menginap di sebuah hotel di jantung kota Solo, tepatnya di Riyadi Palace Hotel. Kenapa nggak menginap di Sangiran ? Alasannya simple sih, karena disana nggak ada penginapan yang cocok dan nggak bisa jalan-jalan ke solo dong kalo nginep di Sangiran :D

Kenapa saya ngomong sekilas, karena memang kami cuma sekilas disana. Sabtu pagi berangkat dari Surabaya naik kendaraan pribadi, sampai sana siang menuju sore melewati Sragen kota, besoknya berangkat ke Sangiran dan kemudian pulang ke Surabaya. Hahaha, emang inti dari perjalanan ini bukan untuk liburan sih, tapi hal lain :p
Gapura kota Sragen dibuat semacam deretan gading gajah, yang dimaksudkan banyaknya penemuan gading gajah purba di Sangiran :)
Anyway, di Solo kami cuma sempat mendatangi beberapa spot tempat perbelanjaan saja, misalkan saat sore setelah makan siang *yang terlambat* kami mampir ke Kampung Batik. Katanya ini adalah "kampung" yang isinya juragan semua, hahaha. Iya, juragan batik, emang rumahnya besar-besar yang hampir kesemuanya dikondisikan menjadi butik atau tempat workshop batik. Agak costly sih, dan sayangnya saya juga nggak sempat foto-foto disini. Udah males duluan liat harga dan tempatnya yang sepi, padahal itu weekend :D

Keinginannya setelah itu kami mampir ke pasar Klewer, tapi secara udah sore *sekitar pukul 5* akhirnya kami urungkan, lah wong sudah pada kukut (tutup). Oh ya, karena perjalanan ke hotel sejalan dengan tempat tragedi penembakan di pos polisi Singosaren, 2-3 hari sebelumnya, saya sempat memotret tempat kejadiannya dari mobil. Memang saat itu sedang banyak penjagaan polisi, maka jalannya banyak ditutup. 
Pos Polisi Singosaren yang masih terdapat bunga ucapan belasungkawa
Sempat mampir ke Pasar Gede sejenak karena bude saya emang hobi banget ke pasar, jadi kalau nggak ke pasar ya nggak lengkap rasanya :p
Di depan pasar Gede, difoto sama Mushroom (Bapak saya, saya, bude dan sepupu)
Malamnya karena keluarga saya malas untuk keluar karena kelelahan, saya yang pengen merasakan malam minggu di Solo akhirnya keluar jalan-jalan dong sama pacar *bhihik* :p. Nah katanya sebagian jalan Brigjen Slamet Riyadi itu bakalan ditutup karena  akan ada kios-kios makanan yang akan dibuka sampai pagi, semacam wisata kuliner pada malam hari begitulah. Ternyata saya diajak mushroom ke daerah jalan Beteng, dekat dengan keraton, dan dulunya memang dianggap sebagai benteng (Beteng). Memesan beberapa nasi liwet untuk dibawa ke hotel untuk keluarga saya, dan saya sendiri makan Sop Timlo panas. Enak sih, rasanya seperti soto tapi isinya sop penuh dengan ayam, nah loh bingung :p 

Jalan beteng yang ditutup untuk tempat kuliner
Sisa-sisa sop timlo
Paginya sebelum berangkat ke Sangiran, kami menyempatkan diri untuk jalan-jalan untuk mencari Serabi Notosuman yang terkenal itu. Ternyata setiap Minggu pagi sepanjang jalan Slamet Riyadi ditutup untuk car free day, weleh, akhirnya kita harus muter-muter untuk mencari jalan alternatif menuju ke jalan notosuman tersebut. setelah nyasar sekali lewat keraton akhirnya sampai juga ke kios serabi terkenal tersebut.
Me in front of the store
Itu yang di kanan atas, ada harga-harganya
Sempet foto ini, nama bude saya itu Bu Didik, jadi akhirnya kepikiran buat foto begini :p (with my Mom)
Ini penampakan serabinya
Sepanjang jalan Notosuman yang kecil tersebut, ada dua toko Serabi yang besar, pertama  Ny.Handayani, yang di depannya entah siapa namanya, tapi yang jelas mereka saingan (atau mungkin satu keluarga, entahlah, kami hanya memilih salah satunya yang "terlihat" original :p.

Balik ke hotel, kami siap-siap untuk berangkat ke Sangiran dan siangnya langsung balik ke Surabaya, fiuuh, what a trip :)
Mari siap-siap berangkat ke Sangiran, dandan yang cantik dulu :p
(cuekin hangernya :p)
Next time kalo ke Solo lagi, mesti nyoba naik kereta wisata yang ngelewatin pusat kota dan ke Keraton (pengen tauuu) xD 

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

13 comments:

  1. wah hangernnya itu loh..
    kapan2 naik Railbus yuk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa, pengen naik ituu ... T_T

      insyaAllah nanti banyak kesempatan *horeee* ^_^

      Delete
  2. cuwiwiiittt...aku plg suka ke klewer..myari makanan..hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku kalo ke klewer ya mending nyari batik, ris :p

      Delete
  3. belum pernah ke solo. kayaknya asik juga buat wiskul ya... :)
    serabinya itu pake kuah gitu gak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa, serabinya gak pake kuah, tapi santennya masuk ke serabinya :) enaaak :D

      Delete
  4. Ntar pasti jadi sering ke Solo deh mbaknya....
    *nebak

    ReplyDelete
  5. Saya baru 1x ke Solo. 18 tahun lalu :D.. Tapi yang kemarin kasus penembakan itu tega bener. Makin banyak saja orang jahat sekarang ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih lama ya mbak :D

      iya mbak, didoakan semoga semakin banyak orang yang lebih baik ke depannya ya :)

      Delete
  6. itu serabi nya enaaaaak aku sering dibawain tuh sama sodara yg abis dari solo, tapi belum pernah kesana sih heuheuheu

    ReplyDelete
  7. hangernya ya tolong hangernyaaa :)) bwahahahaha

    ReplyDelete
  8. sejak jokowi memimpin, solo banyak berubah, makin maju dan terkonsep.. KEREN!

    foto2nya bagus, mas rum pinter moto ya, fentynya juga ngasih watermarknya sangat biyuti dan elegent!

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...