Thursday, September 27, 2012

Sabila Anata 17th birthday giveaway

Assalamualaikum,

Lagi-lagi saya iseng untuk ikutan giveaway dari blog orang, kalau hadiahnya menarik, mengapa tidak ?
Kali ini datang dari seorang perempuan muda bernama Sabila Anata, seorang yang fashionable saya rasa, secara juga blognya memang fashion blog, hehe. And she still sixteen *berasa tante-tante*, but yeah, saya masih berharap dapat memenangkan salah satu giveaway yang ia postingkan di blognya, hehehe *tante-tante modal giveaway* :p. Jumlahnya 17 anyway, sama seperti usia yang akan ia tuju di tanggal 1 Oktober ini.


Hadiah yang saya harapkan adalah gambar di atas ini, hadiah yang nggak terlalu banyak dipilih kaya'nya according to komen blognya *kepedean* tapi emang saya ngarepnya dapat accessories itu, penasaran dari dulu, tapi males beli *hayah*

Anyway, doakan saya dapat ya *serius nggak pernah dapat dari giveaway manapun* :p
Kalau mau join juga, monggo di lihat saja di postingan blognya di SINI

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Begini ...

Assalamualaikum, 

Ada hal-hal yang nggak bisa dipaksakan dalam hidup, saya rasa semua orang tau itu. 

Saat kita tau diri kita tidak mampu melakukan sesuatu hal, dan orang lain lebih mampu dari kita dan akhirnya mereka yang menghandle semuanya, kita hanya bisa mengikuti orang tersebut. Ya, dengan ketentuan-ketentuan yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan, harapan atau mungkin maksud hati kita, but what can we do ?

Seperti halnya postingan yang pernah mbak Tyka tulis di blognya, sekarang saya mencoba untuk bersyukur pada apa yang saya dapat, insyaAllah. Walaupun konteks tulisan mbak Tyka mungkin berbeda dengan saya sih. Ah saya merasa cengeng, saya harusnya nggak boleh menangisi keadaan, nggak boleh mikir jelek tentang masa depan, apalagi mikir enaknya sendiri, nggak mikir kemampuan orang-orang di sekitar saya, padahal jelas jelas mereka jauh lebih mampu daripada saya. 

Kadang saya mikir "seandainya begini", "seandainya begitu", tapi memang pikiran itu racun dan nggak akan ada habisnya kalau diteruskan, dan nggak akan bikin kita sadar kalau yang sudah kita miliki itu cukup dan sangat sangat cukup.

Saya hanya merasa harus bilang minta maaf pada siapapun yang mungkin akan merasa saya ini dan itu dan nggak enak hati sama saya nantinya. I really sorry ...  I don't mean to, keadaannya memang begini :)

Merasa sangat jauh dari Allah recently, sudah sombong, sudah egois, sudah lalai dalam melakukan ibadah, jadi dikasih peringatan kaya' gini *breath*, I hope everything is going to be okay ... sekali lagi saya minta maaf :)

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

Monday, September 24, 2012

Balada karaoke dadakan

Assalamualaikum,

Beberapa hari lalu saya jalan dengan orang tua saya ke sebuah tempat perbelanjaan, belanja kebutuhan pokok sambil ngobrol ngalor ngidul. Ngobrol ngalur ngidul itu includes keinginan saya nyanyi di atas panggung ketika hari h. Oh oke, saya nggak tau kenapa tiba-tiba kepikiran aja pengen nyanyi, boleh dong sekali-sekali menunjukkan talenta saya di depan umum *hasyaah*. Ibu saya sanksi saya kalau saya bisa nyanyi, wadoooh belum tau Mama ini ... hahaha *belum tau kalau suara anaknya fales?* =))

No no no .... saya merasa suara saya bagus kok, setidaknya suara saya nggak fales, saya tau nada, walaupun nggak tau not balok :p dan please deh saya ini penyanyiii ... *penyanyi kamar mandi maksudnya* =))

And anyhow anyway, gara-gara saya bilang begitu, Ibu saya nantang saya untuk karaokean!
Oh yak ampuuun, ini ya guys, ini adalah pertama kalinya saya karaokean sama orang tua saya, hahaha. Yeah, mana pernah saya diajak "hang out" begini sama orang tua saya, yang ada saya diajak belanja mulu :p

Sesampainya di tempat karaoke dengan bangganya dong saya menampilkan diri di depan Ibu saya, dan beliau sih nggak ngomong apa-apa, hahaha, entah, mungkin merasa suara saya biasa aja kali ya :p Saya sempat memilih beberapa lagu, beberapanya lagu aman yang Bapak Ibu saya tau, dan juga menyanyikan lagu yang ingin saya nyanyikan di hari h nanti :D (red : kalau nggak Ungu - Dirimu Satu, ya Adera - Lebih Indah)

Ibu saya yang nyanyi lagu-lagu lawas :p
Me, Mom and Dad :D hahaha, Ibu dan Bapak saya baru sekali ini karaokean di tempat macam ini :p
Tapi in the end Ibu saya mengiyakan kalo saya boleh nyanyi di hari h. Dengan catatan, cuma satu lagu!

Ya kalii Maa, masa mau konser dengan 12 laguuu, pada pulang semua tamunya, kalau enggak sayanya yang pengsan duluan ... ~.~"

Hore hore, nanti saya nyanyi ... *nanti lebih ndredeg giliran nyanyinya timbang dipajang di koade, hahahaha* 

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Friday, September 21, 2012

My home design personality

Assalamualaikum,

Blogwalking yang rajin membuat saya mencoba kuis Stylescope dan mencari seperti apa desain interior rumah yang cocok untuk saya, hehehe. Barusan hopping ke blognya mbak Nina soalnya, dan ternyata si mbak ini barusan bloghopping ke blognya mbak Ina, yang keduanya mengikuti kuis ini, bikin saya penasaran ingin mencoba kuis ini juga :D

Cukup mudah sih, hanya dengan memilih 5 gambar yang kita sukai oleh Homegoods Stylescope dan kemudian kita mendapatkan result seperti apa gambaran rumah yang cocok dengan kita.

Hasilnya adalah saya ini "katanya" cocok dengan style Farm house glam and a touch of traveller. Setelah saya cek, desainnya terkesan agak rustic, serius tapi sedikit sentuhan yang bewarna. I actually think that I am, hahaha. Agak-agak serius tapi kadang bisa sedikit bewarna :p

Bentuknya seperti apa sih Farm House Glam ? Artinya dulu nih saya share :
Farmhouse Glam is the delicate, exquisite balance between beautiful femininity and rustic nonchalance. She's all about the discovery of unexpected sparkle amidst the less polished. She wears high heels and a denim jacket, a string of pearls and bare feet. And her home feels as special as it does comfortable.

Gambarannya seperti ini :


Lalu kalau Travellernya :
The Traveler is curious about all the corners of the world, whether she's visited them or dreams of going. She welcomes stories into her home through the finds of hidden bazaars and curio counters the world over. She doesn't just look forward to her next trip; she lives abroad in her own home everyday.

Gambaran dan warnanya semacam ini :


Saya kok lebih suka travellernya ya, hahaha, emang sih saya jarang banget traveling ke mana-mana, tapi saya suka banget warnanya, seger :D

Apa seharusnya touch-nya yang kebalik, seharusnya traveler with a touch of farm house glam ? :D *eh ini gak niru2 mbak nina loh ya* xD

So which one are you ?

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Thursday, September 20, 2012

Sekilas di Solo

Assalamualaikum,

Sebenarnya ini lanjutan postingan dari Sangiran beberapa waktu lalu, telat banget ya saya nulisnya, hahaha, maaf deh. Jadi sebelum ke Sangiran dan akhirnya pulang ke Surabaya, kami sekeluarga menginap di sebuah hotel di jantung kota Solo, tepatnya di Riyadi Palace Hotel. Kenapa nggak menginap di Sangiran ? Alasannya simple sih, karena disana nggak ada penginapan yang cocok dan nggak bisa jalan-jalan ke solo dong kalo nginep di Sangiran :D

Kenapa saya ngomong sekilas, karena memang kami cuma sekilas disana. Sabtu pagi berangkat dari Surabaya naik kendaraan pribadi, sampai sana siang menuju sore melewati Sragen kota, besoknya berangkat ke Sangiran dan kemudian pulang ke Surabaya. Hahaha, emang inti dari perjalanan ini bukan untuk liburan sih, tapi hal lain :p
Gapura kota Sragen dibuat semacam deretan gading gajah, yang dimaksudkan banyaknya penemuan gading gajah purba di Sangiran :)
Anyway, di Solo kami cuma sempat mendatangi beberapa spot tempat perbelanjaan saja, misalkan saat sore setelah makan siang *yang terlambat* kami mampir ke Kampung Batik. Katanya ini adalah "kampung" yang isinya juragan semua, hahaha. Iya, juragan batik, emang rumahnya besar-besar yang hampir kesemuanya dikondisikan menjadi butik atau tempat workshop batik. Agak costly sih, dan sayangnya saya juga nggak sempat foto-foto disini. Udah males duluan liat harga dan tempatnya yang sepi, padahal itu weekend :D

Keinginannya setelah itu kami mampir ke pasar Klewer, tapi secara udah sore *sekitar pukul 5* akhirnya kami urungkan, lah wong sudah pada kukut (tutup). Oh ya, karena perjalanan ke hotel sejalan dengan tempat tragedi penembakan di pos polisi Singosaren, 2-3 hari sebelumnya, saya sempat memotret tempat kejadiannya dari mobil. Memang saat itu sedang banyak penjagaan polisi, maka jalannya banyak ditutup. 
Pos Polisi Singosaren yang masih terdapat bunga ucapan belasungkawa
Sempat mampir ke Pasar Gede sejenak karena bude saya emang hobi banget ke pasar, jadi kalau nggak ke pasar ya nggak lengkap rasanya :p
Di depan pasar Gede, difoto sama Mushroom (Bapak saya, saya, bude dan sepupu)
Malamnya karena keluarga saya malas untuk keluar karena kelelahan, saya yang pengen merasakan malam minggu di Solo akhirnya keluar jalan-jalan dong sama pacar *bhihik* :p. Nah katanya sebagian jalan Brigjen Slamet Riyadi itu bakalan ditutup karena  akan ada kios-kios makanan yang akan dibuka sampai pagi, semacam wisata kuliner pada malam hari begitulah. Ternyata saya diajak mushroom ke daerah jalan Beteng, dekat dengan keraton, dan dulunya memang dianggap sebagai benteng (Beteng). Memesan beberapa nasi liwet untuk dibawa ke hotel untuk keluarga saya, dan saya sendiri makan Sop Timlo panas. Enak sih, rasanya seperti soto tapi isinya sop penuh dengan ayam, nah loh bingung :p 

Jalan beteng yang ditutup untuk tempat kuliner
Sisa-sisa sop timlo
Paginya sebelum berangkat ke Sangiran, kami menyempatkan diri untuk jalan-jalan untuk mencari Serabi Notosuman yang terkenal itu. Ternyata setiap Minggu pagi sepanjang jalan Slamet Riyadi ditutup untuk car free day, weleh, akhirnya kita harus muter-muter untuk mencari jalan alternatif menuju ke jalan notosuman tersebut. setelah nyasar sekali lewat keraton akhirnya sampai juga ke kios serabi terkenal tersebut.
Me in front of the store
Itu yang di kanan atas, ada harga-harganya
Sempet foto ini, nama bude saya itu Bu Didik, jadi akhirnya kepikiran buat foto begini :p (with my Mom)
Ini penampakan serabinya
Sepanjang jalan Notosuman yang kecil tersebut, ada dua toko Serabi yang besar, pertama  Ny.Handayani, yang di depannya entah siapa namanya, tapi yang jelas mereka saingan (atau mungkin satu keluarga, entahlah, kami hanya memilih salah satunya yang "terlihat" original :p.

Balik ke hotel, kami siap-siap untuk berangkat ke Sangiran dan siangnya langsung balik ke Surabaya, fiuuh, what a trip :)
Mari siap-siap berangkat ke Sangiran, dandan yang cantik dulu :p
(cuekin hangernya :p)
Next time kalo ke Solo lagi, mesti nyoba naik kereta wisata yang ngelewatin pusat kota dan ke Keraton (pengen tauuu) xD 

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Wednesday, September 19, 2012

Selamat malam *sharing randomly*

Assalamualaikum,

Malam Fen ? Pagi nih pagiii .... 

Ah masih jam setengah satu ini #random

Udah lama nggak begadang sampai jam segini, kali ini dengan alasan masuk akal yaitu membuat materi dan silabus. Biasanya yang nggak masuk akal itu main game time management macam diner dash gitu sampai pagi, hahaha. Malam ini akhirnya mesti niat ngerjain hal-hal yang berhubungan dengan kerjaan, mumpung niat, mumpung besok jam 10 mesti ngajar dan materi nggak ada yang mau siapin *bener bener alasan logis bukan ??* ... semoga nanti nggak ngantuk deh.

Ternyata pagi buta begini ada juga suara Mushroom di radio, bikin kangen ajah #heish, ucapan apa itu barusan ? hahaha. Ya secara dia sudah ada di tempat tidurnya sana dan suaranya tiba-tiba ada di radio itu kan sesuatu :p (pura-pura nggak tau teknologi rekam merekam)

Terus lihat-lihat koleksi foto yang diambil beberapa waktu lalu di Solo, jadi pengen share ini :D
Foto orang antik dengan mata sipit dan syal merahnya =))
Itu di depannya soto timlo yang precil-precilnya nggak habis saya makan :p

Fen fen *jawil diri sendiri* lupa sama tugasnya yak ?

Shoot *nepok jidat, klik publish*

Bye!
I think that's all, see you around, thank you

Wassalamualaikum,

Thursday, September 13, 2012

Meet Little Mushroom

Assalamualaikum,

Saya sedang berusaha menentukan jalan saya untuk berbisnis *berat amat obrolannya* xD, maksudnya saya sedang ingin melakukan sesuatu yang sesuai dengan hobi dan minat saya untuk bisa mencari tambahan rupiah untuk masa depan saya nanti *tetep berat, tapi begitulah, hehehe* bukankah di dalam Islam itu orang yang berbisnis membuka banyak pintu rejeki (untuk diri sendiri dan orang lain) :)

Jadi akhirnya saya merasa harus berbuat dan membuat sesuatu agar saya dapat merealisasikan hal tersebut. Setelah saya rajin mantengin pinterest dan googling tentang hal-hal yang berhubungan dengan craft dan sebagainya, saya akhirnya memiliki keinginan untuk membuat usaha craft kecil-kecilan seperti mbak Tyka lakukan *bukan niru, wong beda barang kok* :p. Mumpung saya punya waktu luang yang banyak, like she does.

Ini (mungkin) contoh item yang akan menjadi barang yang akan saya jual nanti, saya suka hal-hal yang berhubungan dengan mushroom dan owl, jadi specialty saya mungkin akan disana terus ^_^, tapi sedang belajar untuk membuat felt serupa makanan, nanti saya posting kalau sudah jadi ya :)



Saya belum tau gimana cara terbaik menjual item-item tersebut (yak ampun masih dua juga udah kepedean, hahahaha, gak pa-pa, namanya juga harapan :)), mungkin via blog, mungkin facebook, atau dari mulut ke mulut, lewat temen, entahlah *mesti ke mbak tyka untuk minta pendapat* :p

Oh ya, saya mau menyebut label saya "Little Mushroom", terinspirasi si cami ? Probably, saya cuma suka penyebutannya, dan mungkin kan nanti sedikitnya modalnya dari masrum, hahahaha (calon istri yang matre)

Coba-coba bikin logo aaahh .... doakan saya bisa istiqomah ya :)

I think that's all, see you guys, thank you

Wassalamualaikum,

Sunday, September 9, 2012

Sangiran : The homeland of Java Man

Assalamualaikum,


Aaakk, lama nggak posting, maafkan kealfaan saya *salaman satu-satu sama pembaca* :D

Jadi Sabtu-Minggu minggu lalu saya dapat kesempatan nih untuk jalan-jalan ke Sangiran, uhuuy, tahun-tahun ke depan kaya'nya bakalan sering ke daerah ini, hehehe. Taukah teman-teman kalau disana ada Museum Manusia Purba yang berjudul sama dengan nama daerahnya ? :D

Itu makanya saya memberikan judul tersebut di atas, sesuai dengan tagline Museum Sangiran, The Homeland of Java Man, tempat ini memang merupakan "kampung halaman"nya manusia Jawa yang ada saat ini, termasuk saya, kamu dan kamu mungkin :D. Nenek moyangnya orang Indonesia juga sepertinya :D

Kenapa museum ini bertempat di Sangiran ? Karena kebetulan situs penggaliannya memang berada di daerah ini, kita akan bahas nanti mengapa begitu banyak fosil yang ditemukan di tempat ini :)

Jadi Sangiran ini terletak masih di Kabupaten Sragen, walaupun malah lebih dekat dengan Solo ke arah Purwodadi. Perjalanan dari Solo 30-45 menit ke arah Purwodadi. Cukup gampang kalau mengikuti arah signage yang dipenuhi dengan gambar-gambar manusia purba itu, hehehe.

Bagian depan Museum (tempat parkir)
Kami sampai lokasi sekitar pukul 12-13 siang, cuaca masih hot-hotnya tuh, walaupun sebenarnya Sangiran itu daerah yang cukup dingin karena berada di daerah perbukitan, cuma panas terik matahari dan keringnya agak nggak nguatin. Ongkos masuk kawasan museum ini (hanya) 3500 per orang (lihat gambar), buka Selasa sampai Minggu, dari pagi sampai sore, note, Senin libur, kalau kata Enno nih, museum di seluruh dunia itu tutup pas hari Senin, hahaha (yang ini saya baru tau dari blog dia).
Karcis masuk seharga 3500++ (plus parkir maksudnya, kalo ngojek mah gratis :p)
Kalau dilihat dari bentuk museumnya, museum ini termasuk modern karena bentuknya yang serupa dome dan kerucut, sayang saya lupa foto maketnya. Sebenarnya ada dua tujuan wisata di sini, melihat museumnya langsung atau melihat kawasan Sangiran plus domenya dari bukit yang lebih tinggi, nah karena terkendala waktu kami hanya melihat museumnya saja. Katanya museum ini sudah terlihat sangat rapi dibanding bertahun yang lalu yang manajemennya masih berantakan. 

Kita lihat yuk apa saja isi di dalam museum ini.

Di bagian belakang museum :)
Diorama awal
Jadi inget Ice Age :D, itu gadingnya asli fosil loh
Diorama penggalian
Itu sengaja saya tutupin bagian *tiit* :p
Diorama penelitian
Diorama penggalian, tulang belulang yang ditemukan sudah berupa fosil
Mom and Dad, di depan keterangan tentang fosil dan tahun kejadian
Jadi ternyata mengapa di Sangiran ini ditemukan begitu banyak fosil, karena tanah lapisan atau sedimennya sangat bagus untuk menjaga fosil tersebut tetap utuh, lain halnya dengan tanah gembur yang membuat fosil tidak tahan lama dan hilang dengan berjalannya waktu. Nah tanah gembur biasanya cocok untuk kawasan pertanian atau perkebunan lain halnya dengan Sangiran yang lebih cocok untuk peternakan. 

Bayangkan, teman-teman, di kawasan Sangiran ini, katanya masih banyaaak sekali fosil-fosil yang tersimpan di lapisan tanah tersebut, jutaan mungkin. Seperti ada sebuah cerita beberapa tahun lalu, dimana seorang warga Sangiran harus menggali pondasi untuk membuat kamar mandi, eh malah ketemu fosil tulang belulang manusia purba. Fossil tersebut bisa berharga puluhan atau ratusan juta loh ~.~", karenanya jaman dulu, banyak sekali illegal fossil selling oleh warga sini. Tapi dengan berjalanannya waktu sudah berkurang karena penanganannya di atur oleh pemerintah (walaupun masih ada saja yang nakal, well who knows :)).

And you know what, museum ini terkenal di dunia loh :)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...