Saturday, July 21, 2012

Awal Ramadhan

Assalamualaikum,


Saya keingetan harus nulis aja, hehehe, jadi saya posting malam ini.

Alhamdulillah, akhirnya ketemu Ramadhan lagi, saya sadar sepenuhnya saya belum bisa benar-benar khusyuk dalam menjalankan Ramadhan dari bertahun-tahun lalu. Eh bukan saya suka atau sering mokel, bahkan saya takut kalau mokel, takut dosa *beneran*. Kekusyukan ini terganggu karena sifat saya yang emosian sih, saya kadang atau sering lupa saat saya berpuasa dan kemudian marah-marah dan emosi. Padahal sebenarnya esensi puasa kan menahan amarah juga toh, yang ini kenapa saya lupa akan dosa :(. Semoga Ramadhan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, ataupun puasa-puasa sunnah saya selanjutnya akan mengalami "perkembangan" secara kualitas ;) aamiin ...

Nggak kerasa juga, kaya'nya baru kapan hari Ramadhan tahun lalu, eh sekarang udah Ramadhan lagi aja, hehehe. Do you feel it ? Bahwa waktu itu seperti berlari, tiba-tiba sudah begini, tiba-tiba sudah begitu, tiba-tiba kita sudah berpijak dengan posisi kita sekarang yang mungkin tidak kalian bayangkan tahun lalu ataupun berhari-hari sebelum hari ini. Eh, ini bahasannya kenapa meleng jadi masalah waktu ya :D Secara saat saya baca history saya di bulan Ramadhan tahun lalu laptop saya sedang pingsan, hehehehe, alhamdulillah selama setahun tidak bermasalah lagi, bahkan sekarang saya pakai untuk posting update ini :D

Oh well, segini dulu postingan awal Ramadhan saya, semoga teman-teman yang menjalankan ibadah puasa bisa menikmati nikmatnya berpuasa di bulan Ramadhan ya :) semoga kita mendapat berkah sampai nanti Idul Fitri ;)

I think that's all, thank you 


Wassalamualaikum,

Monday, July 16, 2012

Perkara makan ayam

Assalamualaikum,


*krauk* taken from this site
Saya penyuka ayam goreng, semacam salah satu Upin Ipin itu loh, entah itu ayam goreng di resto siap saji, ataupun ayam goreng kampung, apapun lah. Bagi saya ayam goreng itu enak, dan yang enak-enak itu harus dinikmati sampai titik darah penghabisan *halah*

Jadi tadi siang saya makan siang dengan mushroom, dengan nyaman saya ngrauk-ngrauk ayam goreng di hadapan saya. Begitu polosnya saya, tidak peduli apakah mushroom menganggap saya cewek yang jago makan :p *well, I am*

Belum ayam goreng itu saya habiskan, mushroom langsung mengernyit, menyentuh tangan saya untuk meletakkan ayam goreng (yang belum puas saya krauk'in) di piring dan bilang ke saya, "Heh, nggilani, wes ah, ayam'e wes sisa-sisa ngono" (Ih, jorok, udah ah, ayamnya udah sisa begitu)

Saya spontan dengan muka masam langsung bilang, "Tapi aku sukaaa"

"Nggilani, nang omah ae lek mangane koyo' ngono" (Jorok, di rumah aja makannya seperti itu)

Masih dengan muka masam saya turuti aja perkataannya dan berdiri kemudian membersihkan tangan saya di wastafel. Saat kembali ke meja saya memandang ayam goreng tersebut dengan iba, betapa sayangnya saya belum menghabiskan "semuanya", hahahaha. Tapi apa mau dikata saya ikuti saja kemauannya, setidaknya dia punya alasan kalau tadi itu di tempat umum.

Sebenarnya terserah aja mushroom mau lihat saya sebagai cewek yang kalau makan nggak "pokroh" (halah bahasa apa ini), berhubung dia memang harus tau saya apa adanya :p Actually saya juga bukan orang yang jaim kalau makan apapun di depan orang. Tapi ternyata dia punya pandangan sendiri soal makan di tempat umum seperti tadi atau mungkin makan apapun secara umum. Secara dia saat makan HARUS menggunakan sendok garpu, saya kan nggak selalu begitu, ya tau tempat sih, secara tadi restorannya nggak terlalu banyak orang jadi ya saya cuek aja :D

Menurut pandangan kalian bagaimana ? Ada yang punya cerita yang sama seperti saya ? :D

Red : eh iya, mushroom kalau ngobrol sama saya lebih sering menggunakan bahasa jawa, sedangkan saya ngomong bahasa indonesia ke dia :p

I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Sunday, July 15, 2012

Sepucuk surat dari masa lalu

Assalamualaikum,


Actually ini postingan lucu-lucuan, jadi beberapa waktu lalu saya sedang sibuk-sibuknya bersih rumah karena bakalan banyak tamu ke rumah. Di sela-sela lemari saya yang penuh kertas, saya tiba-tiba menemukan sepucuk surat yang ternyata dikirim oleh saya yang waktu itu masih tinggal di Denpasar ke Ibu saya yang saat itu sedang mengikuti Ayah saya dinas ke Surabaya beberapa minggu. Kalian tahu berapa umur surat itu ? Setelah saya lihat tanggalnya, ternyata surat tersebut sudah berumur 20 tahun, saudara-saudara, hahaha. 

Yak, ampun, saya masih berumur 7 tahun! dan cupu ~.~" hahahaha ...
Ini bentuk suratnya, ditulis di kertas sobekan dari entah buku tulis pelajaran apa, dengan tulisan saya yang super aneh dan berantakan xD
Saya bahkan lupa saya pernah mengirimnya :p 
Mengingat entah kenapa beberapa tahun setelahnya saya hobi sekali menulis, ucapan perpisahannya agak kontradiktif *halah bahasa saya*

Oh well, Adik capek nulis, sudah ya ... 


I think that's all, thank you


Wassalamualaikum, 

Saturday, July 14, 2012

Become mysterious

Assalamualaikum,


Setiap orang berhak punya rahasia dan melakukan sesuatu yang orang lain (yang ia rasa nggak perlu tau) nggak perlu diberitahu. Tapi kadang kadar kedekatan kita pada orang membuat kita mestinya harus tau dari awal tentang sesuatu ya ? Atau saya aja yang mikir begitu ? 

Contohnya begini, teman kuliah saya yang kebetulan temen SMP juga, beberapa tahun lalu menikah, saya tau dengan calonnya dan tiba-tiba saya tau sebulan atau berapa bulan kemudian bahwa mereka menikah tanpa mengundang saya. Agak nggak enak hati sih waktu itu, secara saya merasa "dekat" dengannya, tapi ya apa yang kita rasakan belum tentu sama dengan apa yang orang lain rasakan. Seiring berjalannya waktu saya menyadari itu. Walaupun saya kadang jadi merasa, kenapa sih orang-orang ini jadi sosok misterius bagi saya, hilang dari peredaran, muncul dengan berita yang surprising.

Apa saya ini aslinya kepo aja sampai saya harus tau urusan orang ? Duh, nggak seharusnya saya begini ya ...

Eh ini bukan dalam rangka mention orang, saya cuma lagi pengen ngomong aja :p

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Wednesday, July 11, 2012

Jadi begini ceritanya ...

Assalamualaikum, 

Jadi selama beberapa hari ini saya nggak posting karena saya sibuk akan sesuatu, dan sesuatu itu adalah adek cantik bernama Syifa Salmakhayira. Yup, my niece.

Dia kebetulan dititipkan orangtuanya, atau ... hmm, apa ya istilahnya, diijinkan orang tuanya mungkin lebih tepatnya (karena orang tua saya ingin merasakan mengurusi Syifa juga) untuk "berlibur ke rumah nenek" selama seminggu. Eh beneran ini liburannya tanpa orang tuanya loh ya, jadi ayahnya kemarin ngedrop  Syifa di Surabaya. Ostomatis nih ya ... selama beberapa hari ini saya disibukkan dengan mengurusi si cantik ini. Which is, ternyata cukup berat mengurusi kebutuhan si kecil tiap hari, saya merasa menjadi working mom deh. Memang sih nggak semua-muanya saya yang mengerjakan, Akung dan Utinya (kakek neneknya) juga ikut mengurusi kebutuhan Syifa, tapi untuk urusan di pagi hari semacam mandi dan menyuapi sarapan adalah urusan saya. Kebetulan minggu ini adalah waktu ujian di kampus tempat saya mengajar. Dan jadwal saya disetting selalu pagi hari, walhasil saya harus pintar-pintar ngatur jadwal supaya bisa masuk tepat waktu.
Syifa dan rambut "Dora" barunya ;) (dari hp bundanya)
Diawali dengan Syifa yang bagus pukul 5.30, kemudian saya mandi duluan (haduuh, apalagi Surabaya airnya lagi dingin-dinginnya tuh), sebelumnya saya panaskan air dulu untuk air mandi Syifa. Saya selesai mandi, saya siapkan "pernak pernik" pakaian yang akan digunakan Syifa untuk pagi itu setelah mandi, dari handuk, pakaian dalam, popok, baju santai, bedak, minyak telon dan sebagainya. Pukul 6 atau kurang, atau mungkin bisa lebih, saya mandikan syifa sambil "ngudang-ngudang" (eh apa ya bahasa Indonesianya) dan ngobrol sebisa mungkin dengannya. Selesai mandi, ia "diletakkan" di depan televisi untuk menonton Spongebob sambil sarapan. Nah ini yang cukup lama, kadang, ia sangat kooperatif dengan mau didulangi dengan lahap. Kadang, harus main kejar-kejaran dulu. Bagian ini kadang saya manggil Akungnya, hahaha, lah gimana saya juga harus kerja toh, kebetulan kan Akungnya bekerja lebih banyak di rumah :D

Lalu setelah itu baru saya dandan, ganti pakaian dan berangkat. Itupun dandanan saya kadang nggak maksimal, eh, ya emang sih ke kampus nggak mesti maksimal, hahaha, tapi ya ngerasa ada yang kurang aja gitu akhirnya xD.

Tapi nggak pa-pa deh, itung-itung pengalaman mengurusi anak 3 tahun dengan kelucuan dan "kehebohan"nya. Terus, siapa tau saya setelah menikah langsung diberi kepercayaan sama Allah seorang anak, jadi ya ini bisa menjadi pengalaman tersendiri buat saya.

Indeed, it's hard to be a mother.

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

Thursday, July 5, 2012

Will you marry me ?

Assalamualaikum,
Diambil dari Deviant-nya orang :D
Judulnya dooong ... hahaha

Anyway, gara-gara Ipied komentar di blog kami yang di sebelah itu di postingan yang tentang Pop the question thingy, membuat saya penasaran untuk bertanya pada teman-teman di sini. Jawab secara jujur boleh, lucu-lucuan juga boleh, ini pertanyaannya ...

Jika kamu, single / berpacaran dan cowok bagaimana kamu ingin melamar perempuan yang nantinya akan jadi istrimu ?

Jika kamu, single / berpacaran dan cewek bagaimana kamu ingin dilamar pujaan hatimu ? #bahasanyaa :p

Jika kamu, sudah menikah atau sudah dilamar entah laki-laki ataupun perempuan, bagaimana dulu prosesnya?

Saya cuma curious dan sedikit survey, sebenarnya hal-hal "sok romantis" di televisi itu benar adanya nggak sih ? Secara saya dilamar mushroom juga waktu saya jadian sama dia, di restoran pizza daerah tengah kota, di mana dia kumus-kumus pulang liputan, saya yang juga kumus-kumus pulang ngajar, hahaha. Masih inget banget dia kaya' orang bingung mau ngomong apa, sampe tissue di meja dimainin sampe nggak berbentuk keliatan banget groginya, sedangkan saya sok cool, walaupun deg-deg'an juga #halah, hahahaha

Eh, anyway, itupun juga nggak jelas kok jadian atau enggak, hahahaha, ah yak ampun, di usia saya sekarang kata "jadian" kaya'nya juga udah nggak pas ya :D 

Ya pokoknya waktu itu dia minta saya jadi istrinya aja deh dan ya saya mengiyakan .... eh, tapi tetep bagi saya esensinya nggak hilang :"> walau tanpa hal romantis, tanpa bunga, tanpa bended knee seorang cowok, apalagi cincin berlian berkarat-karat :p

Melihatnya grogi seperti itu juga romantis buat saya, aiiiih xD

*Yak siap-siap gregetan dengan setiap jawabannya* :p

I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Tentang BM itu dan itu

Assalamualaikum,


Hi there, maaf baru posting (kaya' ada yang nungguin aja) :p

Saya sedang sibuk banget beberapa waktu ini, sibuk ngerapihin isi rumah yang nggak ngerti kenapa tetep aja keliatan "nggak rapih", emang dasarnya di rumah kebanyakan kertas dan barang, hehehe.

Well, anyway, dua hari kemarin saya dan mungkin sebagian teman muslim lain yang memiliki blackberry dan mengaktifkan bbmnya, sedang kebanjiran BM yang nadanya hampir sama. Tentang permintaan maaf atau BM berdalil tentang Nisyfu Sya'ban. Right ?

Terus terang saya nggak ngerti, kenapa ya itu menjadi semacam, hmm, apa ya ? Trend barangkali ? Atau sesuatu yang asal dikirim saja tanpa tau apakah memang dalilnya benar atau tidak ? 

Saya bukan sotoy sih disini, menganggap ini salah, bukaaan, toh saya bukan ulama dan pemuka agama yang tau segalanya tentang dalil-dalil tentang Nisyfu Sya'ban ini. Hanya saja, saya baru mendengar dalil ini sekarang, dan tiba-tiba itu menjadi trend sesaat. Bahwa semua harus mengirimkan BM tersebut, bahwa memang penting melakukannya. 

Sama seperti beberapa waktu lalu soal BM bulan Rajab dan pahala-pahala yang diberikan. Bukan pula saya sotoy waktu itu, tapi, entahlah, sebuah ibadah seharusnya tidak perlu dikotak-kotakkan seperti itu kan, bahwa jika anda puasa di bulan tertentu (kecuali Ramadhan tentu saja yang memang wajib) maka pahalanya akan luar biasa berlipat dan sebagainya. I mean, kalau anda ingin beribadah "lebih" di semua bulan pun tentu pahalanya akan lebih luar biasa dari itu kan ? Menurut pandangan sotoy saya ya ini, bukan atas dalil apapun. 

Nah perasaan saya ini sepaham dengan teman blog saya, mas Fahmi Aulia yang akhirnya mengirim BM sindiran untuk teman-teman yang ada di contact list bbnya, termasuk saya. Begini yang ia katakan di BMnya:
Walaupun kata-kata beliau mungkin terdengar lebih asik ya *halah*
Ya, jatuhnya hal seperti ini malah hanya sebuah trend sesaat aja, momentum. Belum tentu tahun depan kalau tidak ada BM serupa kemudian mereka akan mengirim hal yang sama :D *nuduh*

Terakhir, saya juga mau share status bb temen saya yang saya setuju sekali, isinya seperti ini :
Ya, lakukan amalan wajib kita, dan perbanyak amalan sunnah, nggak perlu mengejar sesuatu yang nggak pasti, lakukan saja yang memang sudah ada tuntunannya. 

Masalah anda dapat pahala yang lebih besar itu adalah urusan Tuhan kan ? :)

Semoga saya nggak dianggap sok tau ya ;)

I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Monday, July 2, 2012

Butuh inspirasi ? Try Pinterest!

Assalamualaikum,


Saya lagi demen mantengin Pinterest, tau nggak ? Itu sebuah apa ya kalau dibilang, micro blogging ? Tag-tag'an foto, atau mencari foto nggak jelas ? Atau ngepin foto-foto yang menginspirasi kita ?

Hahaha, intinya adalah bermain Pinterest itu bagi saya menyenangkan dan inspiratif, selain gambarnya juga bagus-bagus karena diambil dari beberapa blog yang memang bergambar bagus, Pinterest juga bikin saya merasa harus menjadi orang kreatif karena banyak DIY keren disana. 

Misalnya membuat braided band seperti ini :

di pin dari blog INI

Atau membuat boneka beruang seperti ini :
di pin dari situs INI
Lucu kan ? dan kreatif, semua saya dapatkan di Pinterest. Atau istilahnya, dapat repin dari orang-orang yang saya follow. Daripada googling, menemukan hal kreatif di sini cukup memudahkan :D

Butuh inspirasi ? Ayo coba pinterest, nanti follow Pinterest saya ya ;)

I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Sunday, July 1, 2012

Clumsy it is ...

Assalamualaikum,

Duduk manis di depan meja, menyalakan notebook dengan suka cita, mengambil tas yang digunakan ke kampus beberapa hari lalu dan bermaksud mengambil rekap absen mahasiswa yang saya tulis satu-satu di kertas. And .... taraaaa .... nggak ada!


Darn! Saya lupa meletakkannya di dalam map absen dan mengembalikannya ke ruang tunggu dosen, rasanya kok ya gelo padahal udah nulis segitu banyak malah nggak kebawa *mbrebes mili* 

Kadang saya bisa sangat clumsy, ceroboh dan lupaan.
Saya pernah bahas ini juga sepertinya di blog saya, kalau mungkin saya butuh produk-produk tertentu biar saya bisa jadi 100% atau Bisa! atau Rosa! #salahproduk

Saya benar-benar butuh "sesuatu" biar bisa fokus untuk semester depan, ya dong ya ? Secara saya pernah cerita kan ke teman-teman bahwa mahasiswa saya banyak dan yah ... pikiran saya kemana-mana ~.~". 

Enaknya "sesuatu" itu apa ya ? *eish Mbak Syahrini banget dueh*

Picture taken from here

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum, 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...