Tuesday, June 5, 2012

Macet di Wiyung itu

Assalamualaikum,


Hey kalian, pernah dengar Wiyung ? Itu adalah kawasan tempat saya tinggal. Problem yang hampir selalu ada di setiap hari pada sepanjang jalan Wiyung adalah kemacetan. Awalnya saya pikir ini hanya karena semakin banyak perumahan yang ada di kawasan ini, tapi beberapa waktu lalu saya mendengar siaran radio membahas tentang hal serupa membuat saya sadar akan sesuatu.

Bahwa, perkembangan ekonomi di kawasan Wiyung ini memang adalah salah satu hal mengapa Wiyung semakin macet. Tidak hanya perumahan yang semakin banyak, namun juga bisnis mulai berjalan sangat pesat di daerah ini. Tak ayal, semakin banyak pengusaha yang berpikir untuk membuka ladangnya di kawasan ini. 

Sayangnya nih nggak diseimbangkan dengan lahan parkir yang luas. Contohnya nih kemarin saya meminta surat referensi bank ke salah satu Bank BUMN yang dibuka baru di kawasan depan perumahan saya. Bangunannya memang semakin besar, tapi parkirannya masyaAllah, mungkin hanya cukup untuk 4 mobil dan 20 sepeda motor. Padahal setiap jam, mungkin ada 30 nasabah yang mengunjungi bank tersebut. Bukan masalah saat kita sudah masuk ke dalam Bank tersebut. Yang menjadi masalah adalah, karena Bank tersebut berada di pinggir jalan besar, keluar masuknya kendaraan menyebabkan pengendara yang melalui jalan besar tersebut harus terhenti. 1 menit terhenti saja, bisa menyebabkan kemacetan 300 meter karena sulitnya mobil keluar dari lahan parkir tersebut. 

Katanya sih, pemerintah sangat mudah memberikan ijin hak bangun sebuah gedung, tapi tidak memperhatikan lahan parkirnya. Sulit mau mengajukan sesuatu misalnya memundurkan bangunan, atau membuat satu kawasan khusus untuk parkir saja, yang sudah pasti pemerintah tau pasti untungnya besar untuk pendapatan daerah, iya kan ?

Memang ini nggak hanya berlaku di Wiyung yang notabene di Surabaya saja sih, saya yakin kota-kota lain mungkin memiliki permasalahan serupa tentang kemacetan ini. Jakarta mungkin merupakan contoh paling konkrit.

Kapan ada ini ?
Apa yang bisa saya lakukan ? Terus terang, saya bingung apa, mungkin di sini saya cuma bisa curhat. Dan berharap semoga suatu saat ada mobil terbang #eh

Tapi kalau mikir begitu, dan kejadian, bisa-bisa yang ada malahan langit menjadi macet :D


Gambar diambil dari situs INI 




I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

11 comments:

  1. selain itu, di wiyung juga ada sapi-sapi yang suka jalan melenggang di tengah jalan..

    tapi kontributor kemacetan utama tentu saja makin banyaknya perumahan elit di sana yang mana setiap anggota keluarga akan wira wiri dengan mobil, bahkan anaknya yang masih playgroup..

    dan perumahan tidak elit lain di menganti sana yang juga sedang marak, yang hampir semua orangnya bekerja di surabaya, juga akan jadi kontributor kemacetan baru manakala semua pulang pergi kerja dengan sepedamotor..

    ReplyDelete
  2. setuju mas dion, makanya saya bilang kan nggak cuma perumahan, nah kalo perumahan aja kaya' gitu, plus bisnis2 yang semakin berkembang, padahal jalan di wiyung masih segitu2 aja, kebayang gimana rumpeknya wiyung kan ? :)

    ReplyDelete
  3. Tahik dah nulis panjang2 gak mlebu komenku *sewot*

    Ya selain itu jalannya ya, fen.. smakin banyak rumah+usaha.. semakin rame, jalan masih seipret.. itu gimana kabar pelebaran jalan setelah TPI? *bener TPI kan? Itu yg gatenya warna ijo? Daerah setelah rumahmu xD*

    Jalannya bottle neck jadi mau gak mau volume kendaraan yang bejibun stuck buat ngantri jalan.. jangankan masuk wiyung.. jalan sebelum masuk wiyung ae dh macet gituh..

    ReplyDelete
  4. Sudah lupa kapan terakhir ke Wiyung.
    Nampaknya daerah sana bener2 udah berkembang ya dek.
    Sampe macet pun sdh jadi makanan sehari2......

    ReplyDelete
  5. wah, ijin mendirikan bangunannya malah mudah ya mbak? Yg biasa aku denger biasanya malah yg sebaliknya. Iya tuh suka sebel kalo macet karena ada sentra bisnis, apalagi yg gak diimbangi sama tempat pakrkir yg memadai juga

    ReplyDelete
  6. Wah mbak ntar aku diajak ya kalo udah punya mobil terbangnya..
    #salah fokus

    ReplyDelete
  7. Keknya itu permasalahan klasik negara kita dh, ada masalah dulu baru penanganan terbirit2 - ada perang dlu bru siapin senjata *mulaingawur;p

    Bener mba, Jakarta salah satu proyek infrastruktur gagal pemerintah...kecepatan berpikir pemerintah, eh salah, pembangunannya kalah dari tingkat pertumbuhan penduduknya. Alhasil macet di Jak tanpa solusi...

    Sblm terjadi di Wiyung, knp mba gak coba aja berbicara ke pemda stmpat...biasanya sih sosok intelektual dari perguruan tinggi itu cukup didengerin *usulkesiangan;D

    ReplyDelete
  8. untuk perizinan IMB selain menyangkut soal amdal juga harus ada lahan parkir untuk gedung2 pelayanan publik, entah itu outdoor maupun basement. Tapi kaya gitu kan boros duit dan space, akhirnya ya..cincay lah...sama temen ini..

    ReplyDelete
  9. alhamdulillaah belum pernah mengalami kemacetan di Nganjuk sini, la wong mau nyebrang jalan pakek merem aja gak bakalan ada yg nabrak kok, sepine ra eram.. haha..

    ReplyDelete
  10. Iya... kayaknya memang macet disitu yah? surabaya oh surabaya.

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...