Thursday, March 8, 2012

Resiko menjadi blogger (versi Fenty)

Assalamualaikum,

Hey, people, aduh lama ya nggak posting, maaf sedang sibuk (eh sok sibuk ding) soalnya perkuliahan sudah mulai, mesti agak-agak konsen bikin materi (padahal juga jarang sih) :p pencitraan banget yah, hahaha

Anyway, saya tadi, seperti setiap harinya cek beberapa update dari teman-teman blogger saya. Salah satunya tentu saja mbak saya yang paling cantik, Ndutyke. Dan well, saya agak-agak terinspirasi karena membaca tulisannya tersebut. Tentang sebuah resiko menjadi blogger, ehem, saya pribadi adalah blogger (di sini) sejak 5 tahun yang lalu, blog ini tentunya hampir berusia 5 tahun ditambah blog-blog saya terdahulu yang sudah ada sejak tahun 2005 yang saya tidak mau mention juga disini ya, isinya masyaAllah alay-nya :D berarti saya sudah menjadi "penulis" blog selama 6-7 tahunan. Lama juga ya :)

Dan well, selama berapa tahun itu, alhamdulillah sih saya belum pernah sampai mendapat hujatan macam-macam, disindir sering, tapi tidak dihujat, lagian ngapain juga dihujat, wong tulisan saya aja nggak ada berat-beratnya sama sekali, hehehe :D

Oh ya, saya teringat dengan kata-kata ini, you are what you write, kita nulis apa, itulah gambaran diri kita. Let's say, hmm, ini agak melenceng dikit dari bahasan tulis menulis di blog ya, tentang penulisan di status fb, twitter atau yang lain deh. Sering nggak teman-teman melihat orang dengan tulisan standar diubah menjadi kosakata yang agak "alay" well, entah ini agak alay atau tidak, seperti kata "iya deh" menjadi "iya dech", atau "kamu" menjadi "kamyu" hehehe, itu alay bukan ya, soalnya ada seorang yang saya kenal menganggap orang yang menulis hal seperti itu sangat tidak dewasa, dan apa yang ia tulis tidak mencerminkan umurnya, tapi mencerminkan kelakuannya. But well, untungnya sih saya tidak begitu :) *bukan berarti saya sok dewasa juga sih* dan sebenarnya saya pernah sih menulis tulisan seperti itu untuk becandaan, apakah saya berarti tidak sedewasa umur saya ? hehehe.

Kembali tentang blog dan tulisan saya, ada sih seorang silent reader yang saya sadar pasti membaca tulisan saya, tidak lain tidak bukan adalah kakak saya tercinta, yup, 
"hey mas, lagi liat tulisanku ya ?" *dadah dadah dari Surabaya ke Balikpapan*

Beberapa waktu lalu beliau komen soal beberapa tulisan saya terdahulu, well, jujur saja saya agak tersindir dan agak sakit mendengar beliau komentar nggak enak karena saya dibilang terlalu "mengumbar" kehidupan saya. Ya, baiklah selain sakit hati saya juga sadar kok, memang *mungkin* saya agak berlebihan menuliskan sesuatu. But hey, I'm a blogger, I write what I want to write, yes, mungkin setelah saya diberitau ini itu, saya akan mengurangi porsi "cerita" saya.

"Ya, aku kan juga manusia yang kebetulan seorang blogger kan mas ? Maaf deh kalau itu membuat mas keberatan, aku akan coba membenahi, atau mungkin akan tanya sama mas dulu sebelum menulis hal-hal seperti itu, oke? sip?" 
*bakal disindir langsung nih sama kakak* *big grin* :D

Ah ya, sebenarnya mudah saja sih kalau kamu blogger dan kamu tidak ingin disindir secara langsung, just private your blog, atau buatlah blog yang memang cuma kamu yang tau atau beberapa orang yang kamu undang saja yang tau. But what so fun from it, kita nulis kan biar "eksis", hahaha *kaplok diri sendiri* kalau sudah eksis bingung deh kalau nulis yang macem-macem.

Macam saya di lain pihak nih, tulisan saya di sini, juga dibaca oleh mahasiswa saya, ah ya, saya sadar si Rizky pasti akan menjadi komentator awal postingan ini *yak nak, untungnya kamu pintar ya jadi saya nggak perlu memberi kamu nilai plus karena kamu baca-baca blog saya* hehehe.
So, I have to behave, setidaknya di depan Rizky #eh, semoga tidak banyak mahasiswa yang lain juga ya :p. Untungnya lagi sih, saya nggak sealay dulu, 5-6 tahun yang lalu maksudnya, dan tulisan saya sudah bisa dibaca dengan baik *kepedean* :p

So, jika kamu memang berniat menjadi blogger yang eksis, jangan takut disindir atau dihujat, just write what you want to write, tapi tetap, dengan kaidah yang tepat, tulisan yang baik dan benar tentu saja, supaya "semua" ya, saya bilang semua pembaca, entah pembaca yang seumuran kamu, ataupun mungkin yang umurnya jauh di atas kamu bisa membaca blog kamu tuliskan; lalu tidak menuliskan kejelekan keluarga di depan orang banyak; tidak menggosipkan sesuatu yang belum pasti, atau curhat tentang perselingkuhan kamu dengan seseorang #loh, hahahaha, ya intinya begitu deh, jangan menulis hal yang negatif, karena semakin negatif blog kamu, semakin dianggap negatif juga kamu :)

WELL, HAPPY BLOGGING, PEOPLE! :)


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

23 comments:

bella sirait said...

Keknya Mba Fen salah kali ini, bukan si Rizky yg comment pertama utk tema ini, tapi Saya hahahaaha *ga penting bgt

Setujukkk mba, saya jg belajar milih tulisan di blog saya, walaupun kdng2 curcol jg hehehee

Apapun itu, keep blogging sist !!!

chici said...

Hihi bener mbak, ngapain juga ngeblog kalo tujuannya bukan untuk eksis :p

Hihi kalo blogku kan malah kebanyakan curcolnya mbak, tapi ampe sejauh ini belum ada yg kritik sih mbak :)

Nieke said...

hehe, aku jd inget2 lg sih jaman2 aku ngeblog awal2, belum terjamah oleh orang2 yg biasa ketemu aku, aku nulisnya bisa lebih "gila" (mungkin jg rada alay ya) daripada sekarang.. tapi sebenernya itu jd kontrol sosial. Positifnya aku jd mikir berkali2 tiap mau klik "Publish", lebih memikirkan tanggungjawab atas tulisan yg kubuat. Meskipun konteks "fun"nya jadi berkurang ya. :)

dionella said...

kalo aq masih blajar ngeblog sih mbak fenty, masih angin2an hehe..

padahal setiap hari diingetin sama misuaku buat nulis :d

Anonymous said...

Tulislah.jangan hiraukan kata orang. Tulislah untuk membuat orang lain terinspirasi olehmu. Tulislah, kalau itu membuatmu bisa mengurangi sesuatu yg ingin kau kurangi (tangkap kalimat ini).

Yang penting kejujuran tulisan dan kelakuan mu sama. Tidak membohongi, apalagi membodohi,terutama menjelekkan pembacamu.

i believe,u're good at it.good writer indeed.


--Renotxa--

Juminten said...

Blogku jg punya pembaca setia, yaitu papaku sendiri. Ahahaha... Tapi so far so good sih, nggak ada masalah yg berarti kalo dr keluarga. :P

Yang jelas, semakin banyak pembaca blogku, menurutku aku jadi semakin ahli mengutarakan apa yg ada di hati dan pikiran dengan lebih santun dan penuh tanggungjawab. Azeeeekk... XD

Fenty Fahminnansih said...

@bella : kekekkek ... kadang nggak tahan kan ya buat curcol, itu sudah di ubun2 dan tiba-tiba nggak boleh mengeluarkannya, mandeg ~.~"

@chici : hidup eksis! :D

@nieke : weish baru nih kata2nya, kontrol sosial :)

@dionella : keep studying, darling :-*

@nora : kalau itu kakakku yang ngomong, nor, aku nggak bisa bilang tidak, karena bagi beliau ini masalah keluarga yang seharusnya nggak perlu disebut (well, baginya) tapi yah, we'll see :) thanks dear :)

@nilla : papamu ? wuw... nieke juga dibaca juga ya ? :D

Anonymous said...

Iya dek. Aku skrg jg agak jaim klo mo nulis apa2. Soalnya udah mulai banyak yg komen :P

-ndutyke.com-

deknada said...

kalau saya malah ngga bisa curhat di blog :D

Doenk Cinta said...

betullllllllbetullllllll..?
aku setujuh.......?
tapi blh tukeran link ngak........?

didut said...

resikonya ya hrs jalan jalan blog dung ah xixixixi

Azizah Ananda said...

Setuju banget mbk, asal tulisan kita nggak ngandung unsur sara dll sih gpp hehe. ngeblog kan salah satu tempat cucol hoho.
wah, untung keluarga saya nggak ada yg tau blog hhh-_-

Luvhara said...

resiko juga punya temen macam fenty, ketika mencoba mengetik nama diri sendiri di mesin pencari google, pas buka menu "gambar" ada foto2 fenty yang malah terpampang, buanyaakk pula.

Latree said...

hm...
ah.
aku sih berusaha 'you are what you write' itu. tapi tetep aja ada yang nganggep aku munafik.

mungkin itu resiko jadi blogger ya :p

warm said...

resikonya ya kalo tulisan bagus jadi dikenal orang, ya ya pegecualian untuk postingan2 saya yg banyakk absurdnya sih :|

Andy said...

jadi inget akhir tahun 2011 kemarin mba,
kalau ditegor sama readers biasa mba,udah sering tapi kalau ditegur sama oknum pemerintah itu yang spesial ? soalnya tulisan di blog kadang2 nakal & berani
makanya terkadang banyak pro & kontra,tapi dari situlah kita tahu arah mana yang akan kita pilih sebagai blogger

Cipu said...

Saya beruntung karena kakak-kakak dan sepupu-sepupu saya adalah silent rider yang juga sekaligus fans tulisan ku, meskipun isinya adalah cerita gak jelas. At least, blog can be a place to channel your untold feeling :D

Keep blogging yah :D

Nike said...

aku aja sebenernya malu, apalagi klo baca arsip 7 tahun lalu waktu awal ngeblog. Galau to the max kayaknya.

Cuma sekarang2 sadar sih ya, semakin banyak yang baca, dan ada yang rekam jejak justru dari blog. Jadi ya, tulis lah yang ingin kamu tulis.

sekian dan terima senyuman manis.

ps : Fen, aku pengen ke Sby, tapi ntar aku diajakin masuk ke kelasmu ya. aku nyamar jd mahasiswa aja deh ya :D

khansa said...

salam kenal ya mb..

devieriana said...

Blogku isinya ya gitu itu :))
Banyakan cerita ttg diri sendiri, temen, keluarga. Kalau menyangkut orang lain biasanya ada pelajaran atau cerita menarik tertentu buatku.
Dikritik mah biasa, kalo nggak ada kritikan kan kita nganggepnya tulisan kita baik-baik aja. Selama kritiknya membangun sih fine-fine aja :D

dinneno said...

Seorang blogger itu adalah orang-orang yang berani mengutarakan pendapatnya, memang banyak cobaannya dan disitulah letak asiknya ngeblog.

Asop said...

Tetap aja, jangan terlalu mengumbar kehidupan pribadi. :D

Rusa said...

Aku kenyang makan "well" di sini :D

Sama sih, Rusa pun begitu, menulis apa aja yg pengen ditulis. Kebetulan tipe blogku adalah daily activity jadinya banyak pengalama-pengalaman yg dimasukkan ke situ.

Peduli amat deh sama saudara atau siapa yg membaca, wong aku juga pernah dikatain "blogger atau apa istilahnya yg syka banyak melakukan hal internetan, adalah pengangguran" dan rusa pun cuma ketawa terbahak-bahak :D

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...