Monday, March 26, 2012

Book Review : The Coffee Shop Chronicles

Assalamualaikum,

Oh I love this book!

Saya baru tau ada buku ini saat Unge dan Hilda launching di event #PiknikHore yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Saat mereka menceritakan isi buku ini, saya langsung tertarik untuk membacanya dan membeli tentu saja.
Penampakan bukunya (dengan teh tarik saya) :D
Mereka mengatakan awalnya tidak ada pikiran sama sekali cerita-cerita yang dikumpulkan ini akan berupa buku pada akhirnya. Awalnya @firah_39 (salah satu penulis di buku ini) membuat postingan flash fiction di blognya *yang saya nggak tau apa* berjudul "Surat untuk Tuan Arsitek", karena ceritanya sangat "memancing" untuk dilanjutkan akhirnya blogger lain yang bernama @adit_adit membuat lanjutannya dari sudut pandang berbeda, sampai akhirnya cerita-ceritanya berlanjut dari berbagai sudut pandang berbeda dari blogger-blogger penulis lainnya dengan tokoh-tokoh berbeda pula, beberapa di antaranya tentu saja Unge dan Hilda.

Bercerita tentang beberapa kejadian "standar" satu hari di sebuah Coffee Shop (yang akhirnya diketahui bernama Priya's Coffee), tapi karena tokohnya tidak hanya satu orang saja, namun di hari yang sama dan di tempat yang sama, cerita-cerita di dalamnya menjadi sebuah hal yang menarik untuk dicermati. Ada seorang arsitek dan pasangannya yang penulis novel, ada sepasang sahabat, sepasang backpacker, cerita tentang pemilik kafe tersebut, dan banyak lainnya. Saya tersenyum membayangkan bahwa penulis awalnya pasti tidak akan kepikiran kalau ceritanya dapat ber-ending seperti itu.

Saya jadi ingat kata si Mas, "One thing lead to another, Dek" hahaha, walaupun konteks obrolan kita juga bukan tentang cerita di buku ini sih. Tapi saya memang langsung teringat kalimat itu saat membaca buku ini. Kita nggak tau saat kita menulis atau melakukan sesuatu bisa menjadi inspirasi bagi orang lain atau mungkin kita sendiri. Let it flow, we might end in some place that we never imagine. Right ?

Anyway, yuk beli buku ini, harganya cuma 35ribu saja, worthy dan nikmati kehangatan kopi di Priya's coffee, you'll love it :)

NB : kabarnya buku ini akan ada edisi kedua, hmm, boleh ikutan gabung nulis nggak ya ? :D

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Friday, March 16, 2012

#PiknikHore : Inspired by great people

Assalamualaikum,

Hari Minggu kemarin saya dapat kesempatan untuk ikut dalam salah satu acara yang NBC Surabaya adakan, seperti sebelum-sebelumnya saat mengikuti event NBC, membuat saya terinspirasi untuk menyelesaikan proyek-proyek mandeg saya, hehehe. Yah, you know lah :p *sok terkenal tau problem saya*

Anyway, acara #PiknikHore yang diadakan oleh NBC surabaya ini diadakan untuk memperingati Ulang Tahun NBC Surabaya yang pertama.

Pagi-pagi, kami yang sudah mendaftar, berkumpul di KFC A.Yani untuk registrasi dan persiapan keberangkatan. Bus sudah menunggu dari saat saya menginjakkan kaki di KFC A.Yani, mungkin sekitar pukul 06.30 atau sebelumnya. Tapi ternyata baru 3 orang yang ikut event ini yang berkumpul, saya salah satunya. Beberapa lama menunggu (karena salah seorang panitia yang terlambat) akhirnya saat jam menunjukkan pukul 08.00 pagi, bus akhirnya meluncur ke Kebun Raya Purwodadi (yang berada di perjalanan Surabaya menuju Malang).

Pokok acara hari itu adalah berpiknik, gathering dan launching 11 buku yang ditulis oleh penulis-penulis NBC Surabaya. 3 buku di launching on bus dan 8 selanjutnya di launching saat berpiknik. Konsep launching memang tidak mengundang press dan dipublish di media elektronik ataupun cetak, tapi di launching dalam kalangan NBC. Tapi bagi saya yang belum pernah launching sama sekali hal tersebut cukup menyenangkan ;) *dan pasti ada kebanggaan tersendiri dalam hal tersebut* fiuuh, me next me next *sugesti*

Ini beberapa snapshotnya :)

Launching on the bus (Ki-ka : Shirly, Zahra, Wangi, Hilda)
Ayunin Cipluk, untuk buku tentang Difable-nya :)
Buku skenario-nya Christian Pramudia, on hardcover, keren!
Buku Puisi Dear June, mbak Indah, right ?
Lala Purwono on stage
Jaket dan kaos kerennya Nulisbuku, mauuu
Nesty, baca puisi dari Catatan Atap
Launchingnya Nina Andromeda, satu buku 15 hari! Darn ... :p
Piknik, makanannya seabreg
Food food food!
Sebelum makanannya keluar
Rachma Lestari, (You)niverse, dikerjakan dalam sebulan
Mbak Riezky, yang penjualan bukunya untuk Mitra Netra

Buku edisi Ulang Tahunnya NBC Surabaya :) sayang nggak kesampaian ngirim naskah saya

Naik Kereta Kelinci, muterin Kebun Raya!
Dari dalam Kereta Kelinci

Haha! Fun ... kami pulang sekitar pukul 3 sore dalam keadaan basah-basah hujan, hehehe. Well, semoga nanti ada event-event serupa, selain menyenangkan juga sangat menginspirasi.

Anyway, NBC Surabaya, akhir Juni nanti akan mengadakan launching 30 buku, kalau ada yang berpartisipasi yuk berkreasi dan membuat buku, apapun yang kamu inginkan, gabung yuk! :D *semoga saya bisa merealisasikan 2 buku* insyaAllah :)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Thursday, March 8, 2012

Resiko menjadi blogger (versi Fenty)

Assalamualaikum,

Hey, people, aduh lama ya nggak posting, maaf sedang sibuk (eh sok sibuk ding) soalnya perkuliahan sudah mulai, mesti agak-agak konsen bikin materi (padahal juga jarang sih) :p pencitraan banget yah, hahaha

Anyway, saya tadi, seperti setiap harinya cek beberapa update dari teman-teman blogger saya. Salah satunya tentu saja mbak saya yang paling cantik, Ndutyke. Dan well, saya agak-agak terinspirasi karena membaca tulisannya tersebut. Tentang sebuah resiko menjadi blogger, ehem, saya pribadi adalah blogger (di sini) sejak 5 tahun yang lalu, blog ini tentunya hampir berusia 5 tahun ditambah blog-blog saya terdahulu yang sudah ada sejak tahun 2005 yang saya tidak mau mention juga disini ya, isinya masyaAllah alay-nya :D berarti saya sudah menjadi "penulis" blog selama 6-7 tahunan. Lama juga ya :)

Dan well, selama berapa tahun itu, alhamdulillah sih saya belum pernah sampai mendapat hujatan macam-macam, disindir sering, tapi tidak dihujat, lagian ngapain juga dihujat, wong tulisan saya aja nggak ada berat-beratnya sama sekali, hehehe :D

Oh ya, saya teringat dengan kata-kata ini, you are what you write, kita nulis apa, itulah gambaran diri kita. Let's say, hmm, ini agak melenceng dikit dari bahasan tulis menulis di blog ya, tentang penulisan di status fb, twitter atau yang lain deh. Sering nggak teman-teman melihat orang dengan tulisan standar diubah menjadi kosakata yang agak "alay" well, entah ini agak alay atau tidak, seperti kata "iya deh" menjadi "iya dech", atau "kamu" menjadi "kamyu" hehehe, itu alay bukan ya, soalnya ada seorang yang saya kenal menganggap orang yang menulis hal seperti itu sangat tidak dewasa, dan apa yang ia tulis tidak mencerminkan umurnya, tapi mencerminkan kelakuannya. But well, untungnya sih saya tidak begitu :) *bukan berarti saya sok dewasa juga sih* dan sebenarnya saya pernah sih menulis tulisan seperti itu untuk becandaan, apakah saya berarti tidak sedewasa umur saya ? hehehe.

Kembali tentang blog dan tulisan saya, ada sih seorang silent reader yang saya sadar pasti membaca tulisan saya, tidak lain tidak bukan adalah kakak saya tercinta, yup, 
"hey mas, lagi liat tulisanku ya ?" *dadah dadah dari Surabaya ke Balikpapan*

Beberapa waktu lalu beliau komen soal beberapa tulisan saya terdahulu, well, jujur saja saya agak tersindir dan agak sakit mendengar beliau komentar nggak enak karena saya dibilang terlalu "mengumbar" kehidupan saya. Ya, baiklah selain sakit hati saya juga sadar kok, memang *mungkin* saya agak berlebihan menuliskan sesuatu. But hey, I'm a blogger, I write what I want to write, yes, mungkin setelah saya diberitau ini itu, saya akan mengurangi porsi "cerita" saya.

"Ya, aku kan juga manusia yang kebetulan seorang blogger kan mas ? Maaf deh kalau itu membuat mas keberatan, aku akan coba membenahi, atau mungkin akan tanya sama mas dulu sebelum menulis hal-hal seperti itu, oke? sip?" 
*bakal disindir langsung nih sama kakak* *big grin* :D

Ah ya, sebenarnya mudah saja sih kalau kamu blogger dan kamu tidak ingin disindir secara langsung, just private your blog, atau buatlah blog yang memang cuma kamu yang tau atau beberapa orang yang kamu undang saja yang tau. But what so fun from it, kita nulis kan biar "eksis", hahaha *kaplok diri sendiri* kalau sudah eksis bingung deh kalau nulis yang macem-macem.

Macam saya di lain pihak nih, tulisan saya di sini, juga dibaca oleh mahasiswa saya, ah ya, saya sadar si Rizky pasti akan menjadi komentator awal postingan ini *yak nak, untungnya kamu pintar ya jadi saya nggak perlu memberi kamu nilai plus karena kamu baca-baca blog saya* hehehe.
So, I have to behave, setidaknya di depan Rizky #eh, semoga tidak banyak mahasiswa yang lain juga ya :p. Untungnya lagi sih, saya nggak sealay dulu, 5-6 tahun yang lalu maksudnya, dan tulisan saya sudah bisa dibaca dengan baik *kepedean* :p

So, jika kamu memang berniat menjadi blogger yang eksis, jangan takut disindir atau dihujat, just write what you want to write, tapi tetap, dengan kaidah yang tepat, tulisan yang baik dan benar tentu saja, supaya "semua" ya, saya bilang semua pembaca, entah pembaca yang seumuran kamu, ataupun mungkin yang umurnya jauh di atas kamu bisa membaca blog kamu tuliskan; lalu tidak menuliskan kejelekan keluarga di depan orang banyak; tidak menggosipkan sesuatu yang belum pasti, atau curhat tentang perselingkuhan kamu dengan seseorang #loh, hahahaha, ya intinya begitu deh, jangan menulis hal yang negatif, karena semakin negatif blog kamu, semakin dianggap negatif juga kamu :)

WELL, HAPPY BLOGGING, PEOPLE! :)


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Friday, March 2, 2012

Ngomongin Financial Planning : Emas dan Kertas

Assalamualaikum,

Minggu lalu (26/02/12) saya mendapat kesempatan untuk mengikuti sebuah seminar menarik tentang merencanakan keuangan antara emas dan kertas yang diadakan oleh Hijabee Surabaya.

Yeah, saya cukup penasaran memang, katanya saat ini emas merupakan investasi yang cukup menggiurkan dibanding bentuk investasi lain. Selain menggiurkan juga halallan toyyibah, bener kan ?

Ternyata di seminar ini kita dibawa untuk membandingkan antara dua bentuk investasi, yaitu emas dan kertas, kertas di sini bukan dalam bentuk uang kertas, melainkan Reksadana. Terus terang saya memang buta mengenai investasi, tapi apapun yang terjadi saya harus tau setidaknya dasar-dasar investasi tersebut dan terus terang saya agak sedikit creepy mendengar kata Reksadana, meletakkan uang kita di sebuah tempat tanpa boleh diambil diurus oleh orang yang mungkin kita tidak kenal siapa atau bisa dipercaya atau tidak, dsb. Yeah, well, tapi kembali lagi saya harus tau, apakah endingnya saya tertarik, saya belum tau, tapi ini demi masa depan saya (dan keluarga saya kelak, cieeh) #apasih :p

Tebak saya dimana (dengan wajah sok serius saya)
Bapak Arwiyoto Purwono, ahli finansial yang menjadi pembicara di seminar tersebut mengarahkan kami para peserta untuk menggunakan pikiran (yang paling masuk akal) kita untuk meletakkan investasi kita di tempat yang tepat sesuai dengan kemampuan kita.

Bahwa jika kita melakukan investasi menggunakan emas, kita harus mau menunggu (cukup) lama agar kita mendapatkan untung yang berlipat, entah 2-10 tahun, mungkin dan lagi, harga emas itu sangat tinggi, namun, tetap emas merupakan investasi yang luar biasa karena tidak akan terkena inflasi dan harganya yang selalu tinggi.

Jika dibandingkan dengan Reksadana, di sini keuntungan yang kita dapatkan akan sesuai dengan nilai investasi awal kita, jika investasinya jutaan ya hasil yang didapatkan pasti jauh lebih tinggi dibandingkan investasi ratusan ribu. Apalagi hasil dari reksadana tersebut akan didapatkan dalam waktu yang cukup singkat. Namun tetap semua hal ada resikonya, semakin tinggi investasi yang kita percayakan, semakin tinggi juga resikonya, berbanding terbalik dengan emas. Walaupun emas juga tidak lepas dari resiko sih.

Hmm, di akhir seminar ini kita dibawa pada sebuah simulasi, semisal, saya pribadi ingin memiliki rumah dalam jangka waktu 10 tahun ke depan (aamiin) lalu berapa uang yang dibutuhkan untuk membeli rumah tersebut saat ini, dan 10 tahun ke depan, lalu setelah dirumuskan akan diketahui berapa investasi atau uang yang harus dikumpulkan untuk mendapatkan rumah tersebut (lunas) dan ya cukup menyesakkan hati juga karena tidak akan semudah itu untuk membeli rumah (saja) hehehe, but we'll try :) *kode :D

Setelah acara, pose saya nggak siap banget xD
Anyway, semua keputusan sebenarnya pada kita pribadi (dan pasangan kalau memang berinvestasinya dengan pasangan), semua investasi itu ada resikonya kok, we're not living in a perfect world, right ? kecuali kalau memang keluarga teman-teman kaya tujuh turunan, hihi. Jadi ya, take a chance untuk sesuatu yang menguntungkan (namun halal) itu nggak salah kok :)

Ada yang mau sharing soal perencanaan keuangan dengan 2 sistem investasi ini ? Komen dong, saya juga butuh masukan ;)


Foto-foto diambil oleh Tiananda | makasih ya, Tia ... even fotonya kurang fokus juga sih :p but that's fine, yang penting ada buktinya :D


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...