Friday, February 3, 2012

Edisi Panik

Assalamualaikum,

Saya ini orangnya cepat panik, padahal sebenarnya banyak hal bisa diselesaikan jika dicari akar permasalahannya.

Here's the story, beberapa bulan yang lalu, HDD ext saya tiba-tiba rusak karena jatuh. Yeah, betapa cerobohnya saya membiarkan hardisk saya itu jatuh dari pingir meja. Saya pikir awalnya tidak apa-apa, ternyata sewaktu saya tancapkan usbnya ke laptop, laptop saya hang, dan sebelumnya hdd saya, banyak file tidak terbaca. Saya panik ... panik bukan main, file-file materi kuliah, novel, game, film hilang, puff ... disappear ... I cried ... bagaimana nasib saya *drama, jeng jeng!*, apalagi saya tidak punya back up di laptop saya.

Akhirnya saya curhat di twitter, banyak yang bilang saya ceroboh karena seharusnya saya punya back up, baiklah saya memang salah. Akhirnya saya hubungi Frenavit waktu itu dan ia menyempatkan diri untuk janjian sama saya di suatu tempat untuk membereskan masalah saya. Turns up, katanya ada ada bad sector di hdd saya, mungkin ya karena jatuh dari ketinggian 80 cm itu.

Setelah lama, Alhamdulillah, file tersebut bisa kembali. Yeps, thanks to Avit.

Lama berselang, kemarenan ini, setelah saya pulang dari Balikpapan, saya ke kampus untuk transfer data nilai dan ujian remidi mahasiswa. Saya tancapkanlah hdd saya ke komputer jurusan.
Urusan selesai memang, namun saat saya tancapkan hdd saya di laptop saya, tiba-tiba laptop saya hang lagi.
Saya pikir laptop saya yang rusak, namun setelah saya tancapkan di komputer lain, tiba-tiba semua ... saya bold dan perbesar ya SEMUA, file saya hilang. Tergantikan isinya oleh flash disk teman saya yang isinya 1 GB, bayangkan ya, hdd sebesar 300GB tiba-tiba menjadi 1GB dan semua data saya HILANG.

Saya shock! Panik, sekedar hilang separuh seperti yang lalu itu nggak masalah, dan toh ada orang yang mau membantu saya. Nah ini SEMUAnya ...

Tapi nggak tau kenapa yang kali ini saya cepat sekali menenangkan diri, bahwa masalah ini pasti bisa teratasi, atau kalau memang data saya hilang semua, berarti saya sudah tidak berjodoh lagi dengannya *halah*
Memang saya tanya-tanya di twitter dan Avit lagi, namun saya teringat obrolan dengan teman saya, hmm, semua data yang hilang masih bisa ditemukan menggunakan aplikasi-aplikasi yang bertebaran di internet kok.
Lalu tanpa pikir panjang saya mencari aplikasi Data recovery di google.

Percobaan pertama, siang sampai malam, saya scanning hdd ext saya, ketemu sih filenya tapi nggak bisa di back up karena aplikasinya mesti purchase alias membeli, alias seharga $70, makjang, saya bingung.
Terus saya tanya Avit lagi, dia bilang, "Pakai Get Data Back for NTSF, mbak"
Akhirnya saya google lagi dan mendapatkan aplikasi tersebut.

Setelah berjam-jam menggunakan aplikasi tersebut.
Oh Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menyimpan data-data saya tersebut di komputer.
Katanya, setelah semua data tersimpan di komputer saya harus memformat hdd ext saya.

Saya lakukan, and voila! I did it ...
I finish my own problem, tanpa ngerepotin orang, hihihi

Eh, ngrepotin nggak ya kalau nanya-nanya mulu ? :p

So, the bottom line is,
Pertama, file-file penting memang seharusnya saya masukkan ke dalam komputer atau laptop saja, atau setidaknya selalu diupdate, jadi bisa selalu ada saat dibutuhkan.
Kedua, hati-hati memasukkan usb ke dalam komputer manapun, virus itu menakutkan mameeen ...
Ketiga, semua hal ada akar permasalahannya, temukan itu, perbaiki dan semuanya akan berjalan baik, jangan main panik dulu *sok bijak* *note to self juga* :D
Keempat, terima kasih Tuhan engkau telah menciptakan orang-orang yang pintar yang telah membantu saya, apalagi penemu google, hahahaha ...



I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

9 comments:

  1. wooo... kalo aq pasti udah nangis2 tu... :P

    ReplyDelete
  2. wah kalo di bawa di toko bisa kena jutaan tuh buat recovery data

    ReplyDelete
  3. Aku punya 3 backup disk, 1 2TB, 2 1TB (yg satunya mobile). Artinya, menyadari arti penting kepemilikan akan sebuah data.

    Alhasil, semua tulisanku, dari SMU kelas 1, datanya ada semua.

    Ga penting ?
    Memang... Tapi aku hanya ingin dataku terus ada sampai kapanpun.

    So... Backup please

    ReplyDelete
  4. @rizky : ya itu, ky, semua masalah ada akarnya, temukan itu :D

    @aprie : untungnya enggak ya, prie :D

    @raffael : baik, komandan!

    ReplyDelete
  5. Kamu pasti kebanyakan pikiran ya, sampek gampang banget panikan dan ngejatuhin HDD dari meja..

    ReplyDelete
  6. gw harus kenalan sama Frenavit nih sepertinya hehee...

    ReplyDelete
  7. wah kalo aku sih, kerjaan seringnya aku backup ke email, dek. atau dropbox.

    -ndutyke

    ReplyDelete
  8. kalo aq pasti wes mboh kate lapo.. pasrah.. hahahahahaha

    ReplyDelete
  9. aku udah tau data recovery sih dari dulu.. tapi jarang makek, soalnya aku orangnya emang hati hati..


    HUWALAH IKI OPO TO NDOP!!

    btw, kalau cari easy recovery yg gratis juga banyak kok, tanya kepada mbah google pasti banyak link2 bertebaran..

    ^_^

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...