Saturday, October 29, 2011

Komiknya 5 CM

Assalamualaikum,

Pernah dengar 5 CM ? Bukunya Dhonny Dhirgantoro itu loh ...
Walaupun buku ini sudah lama terbit tapi gaungnya tetap terdengar sampai sekarang, bahkan mungkin cetakannya sudah yang keberapa belas kali ya :D. Bukan hanya dari bukunya, tersiar kabar bahwa filmnya juga akan muncul nanti entah kapan, masih tetep stay tune ngeliat twitternya @Donny5CM :D, namun untuk sekarang ini didahului dengan keluarnya Komik 5 CM dimana Dhonny bekerja sama dengan Is Yuniarto, seorang komikus Indonesia yang namanya cukup terkenal di dunianya.



Ceritanya masih sama sih (baca buku 5CM kalau pengen tau cerita aslinya), walaupun ada beberapa hal yang dihapus demi menghemat kertas (kaya'nya) *halah* :p Walaupun mungkin kalau belum pernah membaca bukunya, membaca komiknya saja bagi saya bakalan jadi kurang greget, soalnya cepet banget jalan ceritanya. Memperkenalkan tokoh-tokoh Genta, Zafran, Arial, Ian dan Riani masing-masing pada satu chapter dan kemudian cerita mereka di Mahameru, itu aja. Banyak hal yang saya merasa kurang diceritakan. Tapi ya sudahlah, setidaknya saya jadi bisa mengandai-andai, bagaimana mereka dalam bentuk visual. 

Harga buku ini di toko buku besar sih Rp. 45.000,- agak costly ya buat sebuah komik, walaupun besar bukunya mirip dengan novel. Tapi tetep lah, demi 5CM apa sih yang enggak :-*

Pokoknya saya tetap tunggu perkembangan selanjutnya dari Bang Donny ... Wihiiyy ...


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Friday, October 28, 2011

Black and Pink

Assalamualaikum,

Saya sudah cukup lama punya rok ini, kata yang jual ini produk Korea *katanya* dan dalam jangka waktu itu saya ragu bagaimana cara terbaik untuk menggunakannya, soalnya kalau saya pakai kepanjangan dan terlalu bercorak.



Beberapa waktu lalu saya sempat melihat gambar terusan yang motifnya mirip ini, akhirnya saya terinspirasi untuk menggunakannya begini. Dimanfaatkan sebagai kemben dan ditutup dengan cardigan (warna hitam) :D hehehe. And please, abaikan backgroundnya, rumah saya emang kurang rapi sih =)) *atau saya yang gak bisa milih angle yang tepat ? hmmm, pertimbangan selanjutnya sepertinya*

Loh ini blog kok jadi semacam blog-blog style sebelah ya ? Ya, biarin deh, nggak sering ini :D


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Sunday, October 23, 2011

Saat di Bandung (3) : Bubble-nya Syifa

Assalamualaikum,

Kemaren saya mengatakan bahwa Syifa -ponakan saya- lebih sibuk sama main gelembung sabun daripada liat indahnya kawah putih. Ini beberapa foto yang saya ambil saat Syifa ngotot-ngototnya niup gelembung, hehehe, lucuuu. Sebelum niup dia tanpa sadar bilang, tuk, duwa, tiga ... ;)) 
Aphii yang ngotot, sampe gak sadar difoto
Karena pas pulang Ibu saya membeli satu kantung cairan untuk gelembung sabun itu, di hotel pagi-pagi setelah sarapan kita main gelembung lagi. Aphii seneng banget :D

Cairan merah sabun
Karena tongkatnya nggak tau ilangnya kemana, Akungnya Syifa membuat tongkat pembentuk gelembung menggunakan hanger, hahaha, kreatif ya Bapak saya :D 
Gelembung yang saya buat :D
Akung, Syifa dan Ayah main gelembung

Seru yaaa ... kalian sengotot itu saat niup gelembung ? :D


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Thursday, October 20, 2011

Saat di Bandung (2) : Ciwidey

Assalamualaikum,

Sebenarnya saya sudah ngidam lama ingin ke Kawah Putih Ciwidey, entah sejak jaman Acha dan Irwansyah masih sama-sama di film Heart atau sejak video klip Kasih Tak Sampai-nya Padi pokoknya saya kebayang banget pengen ke sana. And that was it ... that was the time *usep usep tangan*

Okay jadi ceritanya hari Minggu tanggal 16 Oktober 2011 kemarin setelah muncul ke pernikahan kakak dari kakak ipar saya, kami sekeluarga minus kakak ipar saya yang masih sibuk bersilaturahmi dengan keluarga beliau yang dari Padang. Kami berembug, kita jalan-jalan kemana yang setidaknya membuktikan kita sudah ke Bandung ?

Karena kami saat itu berada di daerah Kopo Bandung, akhirnya kami putuskan untuk pergi ke daerah atas sejalan terus ke daerah Ciwidey. Kata driver yang mengantar kami bahwa perjalanan dari Kopo ke Ciwidey itu setidaknya menghabiskan 2 jam. Wuw, lama juga sih. Walau dalam hati saya tetap nggak peduli, yang penting saya harus menginjakkan kaki di Kawah Putih Ciwidey, hahaha, jadi berangkatlah kami.

Berbekal pengetahuan tentang Ciwidey dari si Puput, saya sadar bahwa ke Kawah Putih itu lumayan jauh dari kota Bandung. Benar saja dari daerah Kopo ke pintu masuk Kawah Putih sendiri mencapai 1 jam 45 menit. Masuk ke gerbang area wisata kawah putih ternyata perjalanan tidak berhenti sampai di situ, karena masih ada 5 km lagi ke atas untuk mencapai puncak kawah putih. Entah ada yang salah dengan penjaganya atau memang hari itu jatuhnya lebih murah, saya berenam dan mobil menghabiskan uang 195ribu rupiah. Ternyata memang masuk ke dalam kawasan Kawah Putih membayar Rp 15.000 per orang dan mobilnya Rp. 150.000.

Sesampainya di atas, kami langsung mampir ke kamar mandi dan musholla untuk Sholat, barulah menuju ke Kawah Putih yang berjarak 100 meter dari parkiran mobil. Aphii, Syifa maksudnya, ponakan saya malah lebih tertarik pada mainan gelembung yang ditiup itu loh, hahahaha, lucu banget dianya sampe ngotot pengen niup gelembung. Mampir sebentar ke kawasan kawah putihnya untuk foto-foto dan kakak saya mengambil foto saya dan Aphii yang menurut saya bagus banget, hehehe.
Momennya baguuus
Tidak lama sih kami di sana, karena kasihan ponakan saya nanti kebauan belerang terus, kan nggak baik. Jadi kita turun dari kawasan kawah putih.

Selama perjalanan pulang, kanan kiri jalan banyak yang berjualan strawberry, Ibu saya ingin sekali membeli sekotak untuk oleh-oleh. Karena ada beberapa spot dimana kita dapat memetik sendiri strawberry, mampirlah kita ke salah satu tempat itu. Huaah, pengalaman baru, memetik dan kemudian mengumpulkan dan kemudian dimakan sendiri :D Ponakan saya juga seneng banget keliatannya, dia ikut memetik mengumpulkan dan memberikannya kepada Utinya ^_^

Aphii memetik dan memberikan strawberry pada ibu saya
Saya memetik strawberry
Aphii dan strawberry ^_^
Setelah itu kami selesai, kami lanjutkan perjalanan pulang ke Kopo untuk menjemput kakak ipar saya. Jadi nggak enak sama beliau, soalnya kakak ipar saya juga pengen banget jalan-jalan, malah nggak dapat kesempatan karena acara keluarga lebih penting.

Rasanya pengen kembali lagi, belum puas ... semoga masih tetap ada kesempatan :)


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Wednesday, October 19, 2011

Saat di Bandung (1)

Assalamualaikum,

Alhamdulillah tahun ini saya banyak mendapatkan kesempatan berlibur ke luar kota dan ke tempat-tempat yang saya harapkan bisa saya datangi. Seperti halnya awal tahun ini saya ingin sekali kembali lagi ke Bali, bulan ini saya mendapat kesempatan untuk menginjakkan kaki lagi di Bandung. Yeah, mungkin bagi yang sudah sering ke Bandung itu bukan suatu hal yang luar biasa, tapi saya menganggap ini suatu kesempatan langka :)

Berawal dari makan bubur ayam Bandung enak dekat Hotel Rumah Tawa tempat kami menginap.

Ini enak bangeeet ...
Lalu Mengincip Batagor dan Siomay "mahal"nya Kingsley dekat dengan hotel juga

Satu biji batagor itu harganya Rp. 8000,- saudara-saudara, dan itu mahal beuudh ...
 Datang ke nikahan kakaknya kakak ipar *jangan bingung dengan frasenya* :D

Saking pengennya pake warna merah semua, jadi tenggelam ditelan panggung yang merah :))
Ke Kawah Putih Ciwidey

Postingan selanjutnya kita bahas ya

Membeli oleh-oleh *kakak saya sih yang beli*

Aphii di foto dimana ngadepnya kemana xD
Dan memaksa foto Kak Dian Palupi ini *eh* si Puput zput maksudnya :D dalam keadaan kumus2 jaya, hahaha. Makasih ya sudah mau jauh-jauh dari Dago ke Jalan Jakarta untuk bawain Maicih jahanam itu, hahaha ...
Kita (saya dan ponakan saya) kumus-kumus, si Puput masih seger ~.~"
Awalnya banyak rencana lah saat ke Bandung, ingin setidaknya mampir ke Trans Studio, Gedung Merdeka atau Paris Van Java walaupun hanya berfoto di bagian luarnya, tapi karena keterbatasan waktu hal tersebut tidak dapat terealisasi.

Yeah, maybe someday will do :) InshaAllah ada jalan ... *tetep pake nyanyi*

Next saya ceritain waktu saya di Ciwidey deh :D

I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Wednesday, October 12, 2011

Anggota DPR

Assalamualaikum,

Ibu saya selalu bilang pada saya begini, "Dek, jadi perempuan itu harus bisa jadi anggota DPR, jadi nanti kamu nggak bingung ngurusin urusan rumah tangga"
Nah loh apa hubungan DPR sama rumah tangga ? Hahahaha, maksud Ibu saya adalah Anggota Dapur.

Dulu saya sering malas saat Ibu saya berkata seperti itu, walaupun sejak beberapa tahun yang lalu kami sekeluarga sudah tidak memiliki asisten rumah tangga lagi. Atau setidaknya Asisten rumah tangga yang mau masak sekaligus membersihkan rumah. Alhasil kami menggunakan katering untuk makan kami sehari-hari.

Tapi, saat itu saya sebenarnya sudah dibiasakan setiap pagi setelah saya bangun dan sholat shubuh harus ke dapur masak air untuk termos dan membuat teh untuk Bapak saya. Dan sore hari pun saya melakukan hal yang sama. Setiap harinya itu yang saya lakukan, jadi seandainya saya pulang agak maleman dikit tuh, saya dianggap lalai dari tugas *nah loh, curhat* xD

Lalu beberapa waktu yang lalu tiba-tiba katering langganan kami tutup, sehingga membuat saya berinisiatif saya harus belajar masak. Bukannya saya nggak bisa masak sih, saya bisa masak nasi goreng enak *menurut saya*, saya bisa masak kue dengan resep-resep tertentu juga. Tapi untuk makanan sehari-hari semacam sayur begitu, saya waktu itu belum bisa melakukannya.

Akhirnya belajarlah saya.
Diawali dengan membuat Sop, kemudian sayur asem, bobor bayam, pecel, tempe penyet, opor ayam, rawon, soto, orak arik dan lain-lain. Alhamdulillah ya ... *halah* akhirnya saya benar-benar menikmati pekerjaan di dapur dan bisa mengklaim diri saya kalau Fenty ini bisa masak, teman-teman! hahaha *yak ampun, cek bangganya* :p
Walaupun mungkin masih ada kurang di sana sini, tapi setidaknya saya belajar dan saya merasa saya nggak bakalan kagok kalau tiba-tiba mertua saya datang dan menyuruh saya masak.
Haha, mertuaaa? Ya iyalah, nantii kalau saya sudah menikah xD

Tempe Penyet
Maaf fotonya jelek, tapi itu rasanya enak dong :D
Anyway, kalau bisa dibilang masakan favorit saya itu bobor bayam dan tempe penyet, selain gampang, bagi saya itu enak :D

Ini cerita dapurku, bagaimana cerita dapurmu ? #eh


I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Saturday, October 8, 2011

Ini tentang rasa : Antologi Rasa

Assalamualaikum,

Pernah jatuh cinta sama orang yang jatuh cinta sama orang lain ?
I guess we all did, right ? Atau setidaknya saya pernah merasa begitu :)
Saya beberapa waktu lalu membuat status twitter seperti ini, ada sih yang beberapa mention ke saya cerita tentang pengalamannya. Ada yang suka sama temannya dan malah temannya itu minta bantuan ke dia untuk mendekati orang lain, ah sakit pasti ...

Oh ini saya bukan lagi curhat, saya mau mereview buku yang saya baca tempo hari karena promosi dari beberapa teman NBC saya di twitter dan bbm. Judulnya Antologi Rasa, apa artinya, saya sendiri kurang paham :D. Cerita basicnya seperti itu sih, ada tokoh bernama Harris yang jatuh cinta pada Keara, tapi Keara jatuh cinta pada sosok bernama Rully, tapi sayangnya Rully jatuh cinta pada Denise. Mereka berempat sudah bersahabat bertahun-tahun, karena berkantor di tempat yang sama.
Mbulet kan ? hehehe. Lalu ada konflik-konflik di antara mereka yang membuat kita cukup gregetan kalau membacanya. Endingnya ? Baca sendiri deh ... :D

Itu cover bukunya :D
Mungkin cerita seperti ini sudah biasa ya, tapi di tangan Ika Natassa *penulisnya* rasanya ceritanya jadi sangat sangat menarik. Soalnya kita dibawa menjadi tokoh-tokoh tersebut dengan pembawaan berbeda dan amazingnya detail banget ceritanya. Sayangnya sih saya bukan tipe orang yang nyaman membaca cerita-cerita urban kebarat-baratan yang hidup bebas dan sebagainya.
But bottom line dari sisi penulisannya, I like it.

Maksud saya sih proyek kemaren saya pengennya nulis seperti ini, jadi saya pikir tidak salah saya membeli dan membaca buku ini, karena bisa jadi referensi saya untuk proyek tersebut :)

Tertarik ? Monggo cari di toko buku, nggak terlalu mahal loh, nggak sampai 50ribu, hihihi.


I think that's all, thank you


Wassalamualaikum,

Monday, October 3, 2011

Instant? Don't think so...

Assalamualaikum,

Jadi saya menonton banyak infotainment yang ngobrolin tentang artis-artis instan yang saat ini mulai disebut dimana-mana. Pasti sudah aware dengan Ayu Ting Ting dan Soimah kan? *jujur, saya baru tau Ayu ini kemarin, kalau Soimah, saya tau sejak beberapa tahun lalu*

Ayu Ting ting *mirip Ghea Idol yak?* xD
Well, saya tidak setuju salah satu infotainment menyebutkan bahwa mereka adalah artis instan, yang tiba tiba makbuk! muncul begitu saja.

Saya tipikal orang yang percaya bahwa semua kesuksesan pasti ada usaha keras di dalamnya. Ya, walaupun tidak bisa dipungkiri ada sebuah keberuntungan di akhir perjalanannya.

Soimah Pancawati
Keberuntungan, seperti yang saya pernah dengar dari motivator (favorit ibu saya) di salah satu televisi swasta bukan hanya 1% usaha 99% keberuntungan atau kebalikannya, atau fifty-fifty. Nope, memang semuanya adalah 100% keberuntungan.
Kita melakukan semua hal, semua kegiatan, semua aktifitas positif kita agar apa sih? Ya, agar beruntung kan?

Jadi semua usaha yang artis-artis itu lakukan memang 'hanya' karena keberuntungan. In the hard way, of course :D. Keberuntungan yang diambil dengan perjuangan tanpa henti.

Lalu ada satu pandangan saya tentang "captured by a moment", maybe... Or yeah it must be, bahwa Tuhan memang mensetting seseorang seperti mereka di momen yang paling tepat untuk mereka 'akhirnya' mendulang kesuksesannya.

Saya masih ingat beberapa artis yang juga berjuang dari hal-hal terburuk seperti Tukul, Sule, Aziz Gagap dan beberapa artis ibukota yang kita tau sejak lama berusaha mendapatkan apa yang mereka inginkan. And there it was, the moment, momen yang ditunjuk Tuhan dimana mereka akhirnya bisa sukses. Yeah, so waddya know? Semua dengan harapan yang baik pasti akan berakhir baik kan? Instead a big obsession, lalu jatuh karena endingnya tidak seperti yang diinginkan. Saya bisa sebutin sih beberapa, tapi nggak enak ah mencibir banget kesannya, hehe.

Tapi memang, bagi saya sebuah kesuksesan itu ada klimaksnya, dan tergantung kita atau mereka bisa menjalankan kesuksesan tersebut di poin yang sama dan tidak turun. Atau mungkin mencapai sukses di bidang yang berbeda.

Yuk ah kita membuat diri kita beruntung yuk :)

*lost focus, ngobrolin ayu ting ting jadi ngobrolin diri sendiri xD*

Foto diambil dari google :D

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Saturday, October 1, 2011

Support @mariberhijab

Assalamualaikum,

Semoga ini bukan hanya event yang adanya di satu masa aja, kebetulan saya memang pengen sih share cerita kenapa saya berhijab dan bisa menginspirasi orang, perempuan muslim pada khususnya untuk berjilbab. Makanya saat seorang fashion blogger bernama Ola Fadly membuat sebuah gerakan mari berhijab, saya tertarik ikut sharing di dalamnya. 


Saya nggak posting panjang, saya nampilin gambar screen shoot tulisan saya di blog mari berhijab

Teman-teman blogger perempuan saya yang sudah berhijab, kaya' mbak Tyka, mbak Latree, Chici dan Mimi, Nilla, Nora, Nike, Puput, Uthie, dan beberapa teman lain yang banyak banget lah kalau saya sebutkan nggak cukup satu postingan *lebay* :p, yuk yuk ikutan sharing di blog ini, dari hal kecil kan kita bisa membuat suatu yang besar, seperti mendorong banyak perempuan muslim yang belum berjilbab untuk mulai belajar ke arah sana, siapa tau kita kecipratan pahala *amiiiin* :)

Follow twitter @mariberhijab dan share cerita kalian di mariberhijab@gmail.com :)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...