Thursday, June 30, 2011

Menulis SMS

-Thursday, June 30th 2011-

Assalamualaikum, 

Hey, Jules ... kamu cepat sekali ya datangnya ? 
Udah Juli aja nih, well, anyway ... saya tiba-tiba pengen ngobrolin sesuatu yang lumayan bikin saya mikir sih beberapa waktu ini. Tentang etika bersms atau bbm dengan saya sebagai, well ... sebagai dosen. Yak, mulai lagi deh saya mengkritik, hehehe.

Jadi saya pribadi memang memberikan nomer ponsel saya kepada mahasiswa yang memang membutuhkan bimbingan saya, well, who doesn't ? Akhirnya saya sering mendapatkan sms dari mahasiswa saya bertanya tentang tugas ataupun kehadiran saya di kampus. Saya sering ketawa sendiri sebenarnya melihat cara beberapa dari mereka sms kepada saya. Seperti misalnya beberapa waktu lalu, ada mahasiswa yang sms saya...

Bk, saya ngrm email ke bk fenty mav telat cz instalerx eror truz .. thx bk

Ya emang sih, saya dan teman-temen mungkin paham dengan inti dari sms ini, tapi sesulit itukah saat ini untuk menulis sms dengan kosakata yang benar ? Kenapa Mbak diganti dengan Bk ? Kenapa maaf diganti dengan mav ? Err ... tunggu saya masih ada beberapa contoh lagi, kali ini dengan penulisan khas remaja jaman sekarang, see this ...

Iaaa mbakk ... Ksanaa skgg ... (Iya mbak, kesana sekarang)

Mbak Fenty maav  ini sayaa (si A) ... Sayaa telatt .... 

Lucu ya cara remaja jaman sekarang nulis sms, semua tulisannya pake dobel-dobel gitu hurufnya, hehe. Saya sih masih bisa maklum, yang penting kata-katanya cukup sopan.
Nah yang paling ganggu, hmm ... saya lupa isi smsnya apa, tapi intinya di akhir sms dia bilang "gpl" alias gak pake lama ... itu GANGGU BANGET! Hey, saya aja dapat sms dari temen saya merasa ini ganggu banget, apalagi ini mahasiswa yang bilang gitu. Saya ingat waktu itu saya membalas dengan mengingatkannya, "Walaupun kamu tdk bilang "gpl" saya pasti akan langsung sms kamu balik, kan ? Jadi tolong, bisa sopan sedikit nggak ?"
Akhirnya waktu itu dia meminta maaf dan selanjutnya sms saya dengan nada yang lebih sopan. Thanks God.
Saya pribadi sih menulis sms sama seperti saya menulis di twitter, plurk maupun di blog, misalnya saya tidak pernah mengganti kata ganti "nya" menjadi "x" mungkin itu masalah kebiasaan sih, tapi bagi saya itu cukup aneh, sorry if you did, hehe. Lalu jika ingin mempersingkat kata saya gunakan yang masuk akal lah, seperti misalnya masuk itu menjadi msk bukannya mzk apalagi mzg, hehehe ... ada loh yang begitu :p kebanyakan mereka mengganti "k" dengan "g" yang seringnya malah bikin bingung orang yang tidak terbiasa membaca hal tersebut seperti saya. Balik lagi, itu masalah kebiasaan, tapi mbok ya'o ya, ngirim sms ke dosen dengan tulisan yang lebih jelas. Baiklah, saya akui saya tidak biasa hidup di zaman remaja-remaja sekarang ~.~"

Teman-teman sendiri bagaimana ?


Picture taken from HERE
Wassalamualaikum 


I think that's all, thank you 

Saturday, June 25, 2011

Review Game : Jack of All Tribes

-Saturday, June 25th 2011-

Assalamualaikum,

Hari ini saya seharian main game sampai lupa mandi, lupa makan dan bahkan lupa sama tugas *pembenaran*

Ah ya sudahlah, abaikan keluhan saya, mari kita lihat game apa sih yang saya mainkan seharian ini ?
Seperti biasa, saya search game-game baru di Novitacu, dan kebetulan ini yang MBnya agak kecilan, jadi bisa terdonlod dengan cepat *cepat pale lu ... 2 jam itu nggak cepat, kunyiil!!* ah begitulah lah pokoknya. Daripada saya komplain soal kecepatan modem internet saya, mending kita kembali pada pokok bahasan gamenya.

Judul game-nya adalah Jack of All Tribes. Seperti judulnya, game satu ini tentang seseorang bernama Jack yang mengepalai beberapa tribe atau sebut saya perkampungan primitive. Game ini hampir seperti game strategi sih. Ceritanya, Jack yang awalnya mendapat sebuah lucky ticket di sebuah taman bermain, masuk ke dalam sebuah lorong yang ternyata adalah pintu masuk ke masa lalu (jaman primitive). Pada jaman tersebut, Jack diharuskan untuk membereskan masalah di beberapa perkampungan di sebuah pulau. Ia dibantu oleh anak kepala suku yang cantik, yang bernama Rainbow (kalau nggak salah). Apa saja masalahnya ? Kebutuhan primer, seperti sandang, pangan, papan untuk warganya, lalu melawan suku barbar, terus kalau ada kebakaran bagaimana mengatasinya dan sebagainya. Dalam setiap perkampungan sudah ada tujuan yang harus diselesaikan yang ditampilkan di kotak pada kanan bawah layar (lihat di gambar).

 
Walaupun ini adalah game time management, jadi menyelesaikan masalahnya seharusnya selesai dalam waktu yang disediakan, tapi di kalau ngelewatin waktunya nggak dapet sanksi, hehehe, enak, jadi nggak kepikiran *halah apa toh*
Saya cukup suka sama ide cerita, tampilan gambar dan yang pasti, game ini lumayan gampang, hehehe, makanya saya nggak berhenti main seharian. Lucunya tokoh Jack ini dua kali menyebutkan film beken hollywood, Pirates of the Carribean dan Lord of the rings, yang mengindikasikan pada beberapa kampung yang mirip dengan film tersebut. Kaya'nya pembuat game-nya ngefans sama film-film itu.

Kalau mau donlod game-nya, via novitacu aja ya ? Nih saya kasih linknya ^_^ *semoga link-nya belum diremove seperti yang sudah-sudah, hehehe*



Wassalamualaikum 


I think that's all, thank you 

Thursday, June 23, 2011

Waktu ngomongin orang

-Thursday, June 23rd 2011-

Assalamualaikum,

Saya jadi keingetan belum pernah cerita ini. Beberapa waktu lalu -berbulan lalu maksudnya- saya pergi hang out bersama teman-teman lama saya. Nah kebetulan salah satu teman saya tersebut sempat satu perusahaan dengan teman kuliah saya dulu. Tentu saja saya nyeletuk dong,  
"Loh kamu kenal si A ya berarti?"
"Iya, dia yang mau nikah itu kan?"
"Iya"
Pembicaraan mulai nggak mengenakkan karena teman saya tersebut mendengar kabar berita dari temannya yang lain bahwa si A itu begini begitu, intinya yang jelek-jelek lah. Saya yang sedikitnya lebih kenal si A daripada teman lama saya tersebut nggak tau kenapa jadi merasa gak enak banget. Teman saya kok diomongin nggak enak gini sih?

Membuat saya berpikir untuk selalu jaga omongan, bahwa mungkin apa yang kita utarakan pada orang lain bisa menjadi sebuah sandungan buat orang yang dimaksud. Padahal mungkin apa yang kita ceritakan bukan sesuatu yang negatif. Tapi orang yang kita ceritakan bisa menjadikannya negatif kalau orang tersebut tidak suka pada orang yang dibahas. Karena pada saat ada orang yang tidak suka pada kita, pada -anggap saja- eksistensi kita atau nama lainnya iri, cemburu, jealous, omongan yang jelek pun akan keluar.

Yak ampun, mulut kita racun ya emang, bisa membuat banyak orang menderita *aissh, gitu deh pokoknya*. Apalagi saat kata-kata tersebut sampai ke orang lain dan kemudian orang tersebut menambah bumbu racun lainnya. Tau kan kalo 1 cerita sampai ke orang lain, orang lain akan membuatnya jadi 1.5, saat cerita 1.5 sampai ke orang lain bisa menjadi 2 dan seterusnya, bisa jadi baik, namun seringnya buruk. We're human, we're assume ... tapi kadang asumsi kita nggak selalu benar.

Kalau ada kata yang terkenal itu "mulutmu harimaumu" ...

So, be careful ...

Wassalamualaikum

I think that's all, thank you

Friday, June 17, 2011

Bulan, astronomi dan pikiran absurd

-Friday, June 17th 2011-

Assalamualaikum,

Yak ampun, saya kemana aja sih kok ngilang dari blog. Sorry, people, I've been busy .. busy motor *halah*

Selain proyek editing first novel saya kemaren *entaran aja ya sinopsisnya*, saya sibuk diajak liburan sih sama si kunyil tercinta saya itu. Jadinya saya agak-agak malas untuk posting di blog. Hohoho, kemana coba semangat saya ngeblog beberapa waktu ini.

Anyway, saya jadi pengen bahas yang bikin saya amaze deh beberapa waktu ini. Masih ingat dengan gerhana bulan yang terjadi 2 hari lalu ? (dini hari tanggal 16 Juni 2011) Keren ya ? Adanya sebuah kekuasaan Allah, sebuah gerhana, sesuatu yang tidak digerakkan oleh manusia namun alam. Alam yang diciptakan oleh Allah. Dan lagi saya suka sesuatu yang berhubungan dengan bulan, bintang, dan benda-benda angkasa lainnya. Tapi yang paling banget-banget sih saya memang suka Bulan :)

Gerhana bulan kemaren, warnanya merah, bagus ya ? :)
Well, saya kok tiba-tiba teringat jaman saya masih sekolah dulu ya ?

Saya tuh suka banget sama yang namanya astronomi, secara ibu saya guru Fisika, akhirnya kami punya banyak kumpulan buku-buku tentang astronomi, luar angkasa dan sebagainya itu. Rasanya menarik aja ilmu tentang bumi dan antariksa ini. Juga, bahasan ini menjadi favorit kuliah Ibu saya di kampus. Haha, it runs in family, I think.

Hal yang sering saya bayangkan saat membahas tentang astronomi adalah jika kita hidup di bumi ini, dengan adanya makhluk hidup, ada manusia, hewan, mikroba, tumbuhan dan lain-lain, apakah mungkin di suatu galaksi far far away entah dimana ada sesuatu yang seperti kita ?

I mean, pernah nggak sih kalian bayangkan, bukan cuma kita yang ada di bumi yang hidup di jagat raya ini ? Saya heran aja kalau memang cuma kita (yang ada di bumi) yang hidup di jagat raya, lalu buat apa semesta yang luar biasa besarnya ciptaan Tuhan ini ? Bumi kita merupakan planet yang tidak terlalu besar dibandingkan Jupiter, Uranus, dan sebagainya itu. Bahkan kita hanya hidup di sebuah galaksi yang tidak lebih besar dibanding galaksi Andromeda yang paling besar. Kita yang ada di bumi melihat banyak bintang di atas sana sebenarnya mungkin adalah sebuah pusat-pusat tata surya dari galaksi yang berbeda. Masih ingat kan dengan pelajaran IPA jaman dulu, bahwa bintang adalah suatu benda langit yang memancarkan cahayanya sendiri. Matahari merupakan bintang di sistem tata surya kita. 

Hal-hal amazing kaya' gini loh, membuat saya merasa mungkin kalau there's something out there. Something beyond our imagination. Hehe, absurd banget sih.

Jadi begitu loh, saya paling demen pelajaran ini, ilmu bumi dan antariksa kalau ada di IPA jaman SD, SMP, SMA. Somehow, mimpi saya adalah pergi ke luar angkasa, ke galaksi lain, seperti Star Trek atau Star Wars. Which is absurd banget, gimana coba saya bisa ke luar angkasa ? Wong ke luar negeri aja saya nggak pernah :p Secara mungkin perlu paspor yang lebih mahal dibanding ke luar negeri, hahaha.

Well, ini ceritaku bagaimana ceritamu ? *nguyah indomie*

Wassalamualaikum


I think that's all, thank you

Wednesday, June 8, 2011

Renoveling : What's in your mind ?

-Wednesday, June 8th 2011-

Saya akhirnya serius akan mempublish novel roman remaja lama saya yang jadi di tahun 2005 silam via Nulisbuku.com. Why? saya hanya ingin sedikitnya mimpi saya terwujud untuk punya novel berbentuk buku di tahun ini. Haha, ambisi terpendam.
Jadi sembari saya menyelesaikan cerita yang saya bahas kemaren yang saat ini coba saya selesaikan, saya mulai merencanakan untuk mempublish cerita lama saya itu.

Eh saya nggak mau buru-buru juga sih, secara saya baru menyadari kenapa novel saya tersebut tidak mau diterbitkan oleh penerbit mainstream di waktu itu (⌣́˛⌣̀"!)

Ternyata memang belum ada kejelasan beberapa cerita dan bahasanya kadang tidak enak didengar. Okay, saya bukannya mulai sok keminter. Tapi selama 6 tahun belakangan, banyak pengalaman pribadi *cieeh*, banyak tulisan dan buku yang sudah saya baca dan ternyata memang, novel saya ini belum "berisi". Haha, bukan berarti jelek juga sih, saya sudah sangat bersyukur bisa menulis 152 halaman yang "bercerita" dan bagi saya itu cukup membanggakan kok. Hanya saja kejelasan tokoh, ucapan, pengantar, narasi, setelah saya baca lagi memang belum lengkap. Maka itu saya berinisiatif untuk melengkapinya. Saya berlagak jadi editor nih sekarang, mengedit kesalahan kata, kekurangan narasi dan kejelasan tokoh di novel ini.

Dan setelah mengedit beberapa jam barusan saya sudah bisa menambah 4 halaman baru *yippie* hehehe. Untungnya bagi saya bab-bab awal ceritanya mulai bisa dipahami. Kita lihat saja apa mungkin bertambah sampai 20 halaman :D

Tentang judul, okay, dulu novel ini berjudul "What's in your mind?" Secara tokoh-tokohnya kebanyakan mikir, haha, saya banget. Dan waktu itu memang saya juga nggak kepikiran yang lain, mepet dengan waktu deadline pengumpulan naskah. Namun sekarang saya berpikir untuk mengganti judulnya dengan yang kata-kata berbeda. Mungkin akan terpikirkan dengan berjalannya waktu dan bantuan beberapa perewangan *halah* colek teman-teman yang pengen bantuin saya :D

Postingan selanjutnya *kalau nggak kepikir posting tentang hal lain* saya akan coba tulis ringkasan ceritanya :D tunggu ya :)

Langkah selanjutnya bikin cover, yippiie *buka corel dan photoshop* (gym)

*postingan promosi banget* (っ˘з˘)っ

I think that's all, thank you

Monday, June 6, 2011

So here's the plan

-Monday, June 6th 2011-

Assalamualaikum,

Ini tentang novel yang ingin saya selesaikan *yang semoga tidak sampai akhir tahun ini*, sebuah harapan dari hampir setiap tahun, yang bahkan pernah saya tulis di wishlist saya di tahun 2008.

Hmm, ternyata memang saya mengalami kesulitan *ah mungkin saya aja yang nggak mau berusaha lebih keras*, tapi bagi saya yang emang pengeluh ini sulit untuk membuat berbagai karakter untuk masuk ke dalam sebuah cerita. Tapi beberapa contoh novel yang saya baca seperti halnya 5 CM, Traveler's tale, Negeri Van Oranje, bahkan teenlit macam Sisterhood of Traveling Pants aja bisa jadi dan ada wujudnya. Jadi kenapa saya nggak bisa ?
Er, memang sih beberapa novel yang saya sebut di atas, ada yang tidak ditulis sendiri oleh satu orang saja. Beberapa orang ikut urun rembug dalam novel tersebut, sehingga satu penulis bisa fokus pada satu karakter. Tapi ada juga yang mampu melakukan semuanya seperti Donny Dhirgantoro di 5 CM dan Ann Brashares di SOTP-nya. Yeah, I guess they're an expert.

Oh iya, sebenarnya saya sih memang mendapat teman join nulis, si Mirna *seperti yang saya tulis di postingan tentangnya beberapa waktu lalu*, tapi saya lagi nggak mau ganggu dia, soalnya banyak masalah dan banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan. Akhirnya saya mencoba untuk menyelesaikan semuanya sendiri *dulu*

Lalu, saya sedikit mengalami kebingungan menentukan plot novelnya, saya sudah tau ceritanya, saya tau endingnya seperti apa, tapi saya bingung dengan cerita di dalamnya, ah! Tipikal sekali kan? hehe.

Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk membuat saya tidak bingung dengan cerita yang saya buat ini, dengan iseng saya print screen draft novel saya yang masih 26 halaman itu, dan seperti yang teman-teman lihat ada berbagai macam font color di dalam draft tersebut. Ya, masing-masing tokoh A, B, C, D dan E memang saya bedakan melalui font color, kecuali pada obrolan pada tokoh. Ya cukup membantu sih.


Saya kadang merasa lucu sendiri, ini tuh draft ke berapa saya, mungkin draft cerita ke 7, karena hanya yang pertama yang jadi tapi tidak diterima di penerbit. Yak ampun, saya jadi semacam takut yang ini juga nggak selesai ~.~" ah, tapi percaya diri sajalah ...

Jadi, menurut teman-teman, adakah cara lainnya agar saya bisa cepat menyelesaikan novel ini ? Perlukah saya teman join menulis yang lain ? Mungkin ada yang tertarik ?

Atau saya cuma harus berusaha lebih keras ?

Yak ampun, saya kok sombong sekali ya, padahal belum tentu novel saya banyak yang suka, hahahaha. Biarin deh, yang penting berusaha. SEMANGKA !!!

Wassalam

I think that's all, thank you

Friday, June 3, 2011

Two sides of coin

-Saturday, June 4th 2011-

Saya sedang memiliki dilema. Saat saya yang seorang dosen baru, yang secara umur dan fisik nggak jauh dari mahasiswa-mahasiswa saya *hey it is*. Hal tersebut membuat saya merasa mereka adalah teman-teman saya or at least kakak lah bagi mereka. Beda dengan Ibu saya yang memang sudah lama menjadi seorang dosen, yang umurnya berbeda jauh dari mahasiswa-mahasiswa beliau. Makanya saya meminta mereka memanggil saya "Mbak" instead "Bu". Namun, ternyata hal tersebut ada resikonya juga.

Hal yang terlihat sekali adalah, mereka lebih menggampangkan saya, sebagai dosen tentunya, bukan sebagai teman. Ya, dalam pengalaman saya yang minim ini, yang baru menginjak 10 bulan,  saya mengenal beberapa dari mereka cukup dekat. Mereka teman-teman yang menyenangkan, seru diajak sharing dan hang out tapi saya lupa bahwa kedekatan itu ada resikonya.

Ada satu contoh, saya menulis sebuah status di twitter tentang saya yang bete karena diledek oleh Ibu saya. Ya ada seorang mahasiswa yang memang cukup dekat dengan saya merespon status saya dengan kata "Kapok". Walaupun mungkin dia hanya bercanda, bagi saya itu sangat tidak sopan. I mean, teman-teman saya saja tidak ada yang merespon begitu. Ya memang mungkin seharusnya saya lebih menjaga omongan saya di media sosial. Atau mungkin seharusnya mereka follow saya di akun yang berbeda. Itu mungkin memang salah saya. Contoh lain adalah di kampus sendiri, rasa hormat dan sungkan ke saya dan beberapa rekan saya itu tidak ada. Tidak ada "Selamat pagi mbak", "Selamat siang, mas" seringnya mereka hanya nyelonong pergi tanpa peduli kami ada di sana. Bukannya kami berlagak ingin selalu dihormati, tapi ya saya pribadi waktu kuliah dulu, ada beberapa dosen yang usianya tidak jauh berbeda dengan saya. Tapi saya selalu menghormati mereka as a lecturer, walaupun ada saatnya kami bisa ngobrol tentang banyak hal yang tidak ada hubungannya dengan kuliah.

Lalu dalam salah satu meeting dosen, hal ini diobrolkan oleh Kajur kami. Beliau berharap bahwa kami (dosen2 baru) seharusnya meningkatkan wibawa kami kalau sudah berhadapan dengan mahasiswa. Don't let them calling you "Mbak/Mas", ask them to call you "Bu/Pak" yeah, walaupun umur kalian cuma beda 3-5 tahun saja. Walaupun kalian ingin berteman dengan mereka tetap harus ada sebuah jarak. Sehingga masih ada rasa hormat untuk kalian dari mereka. Karena ucapan beliau saya jadi berpikir, saya mungkin akan melakukannya di semester depan. Semoga sih suasana itu masih bisa dibangun baik.

Tapi adakah saran-saran dari teman-teman tentang hal ini ? Apa sebenarnya saya memang tidak perlu dekat dengan mereka? Perlukah mereka memanggil saya dengan sebutan "Bu Fenty"? Saya lebih ingin dipanggil "Mam" atau seperti mbak Tyka dengan "Miss Tyka"nya, hehehe. 


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...