Tuesday, May 31, 2011

Lapar mata

-Tuesday, May 31th 2011-

Bulan ini saya impulsif, eh, apakah impulsif kata yang benar?

Saya memiliki sebuah rencana bulan ini, bahwa saya harus membeli sepasang sepatu coklat gelap berbahan suede dengan heels 5 cm untuk saya bekerja, karena sepatu saya sebelumnya hampir jebol. Well, I did bought it. Walaupun tidak persis seperti yang diinginkan, at least saya membeli yang saya perlukan.

Lalu ada "beberapa godaan", di saat saya melihat suatu barang, ada sebuah rasa keinginan yang SANGAT, padahal kalau dinalar saya tidak begitu membutuhkannya, sebuah kondisi yang disebut "lapar mata" atau impulsif?

Mau tau barangnya apa saja? ini daftar barang yang saya beli bulan ini di saat saya merasa HARUS membelinya (saat melihatnya).

1. Ciput(s), on what so called investment, remember my post couple days ago?
2. Cardigan Pink, kalau ini saya nggak tau kenapa akhirnya benar-benar membelinya, waktu itu saya merasa perlu membeli, tapi kemudian saat di rumah, saya sadar cardigan itu nggak pantas buat saya ~.~"
3. Tas dengan model unik, I just don't know why, saya naksir pada tas itu (Banget) ketika saya di tag temen saya via fb beberapa waktu lalu. Saat saya memiliki dan menggunakannya, kepuasan itu hilang :( tapi, setidaknya itu unik *pembenaran*
4. Botol minum *bermerk*, well saya dari dulu pengen banget punya tempat minum tahan lama tanpa harus pakai botol air mineral *yang katanya tidak bagus untuk kesehatan jika digunakan terus menerus* Jadi atas dasar cinta lingkungan dan cinta kesehatan sendiri, ya saya beli. Nggak salah kan? *semoga bukan pembenaran lagi* ~.~"
5. Buku, kalau ini saya sering banget impulsif, pas di rumah belum tentu kebaca T_T
6. dan beberapa item yang kurang perlu kalau dihitung-hitung, hampir mencapai honor ngajar saya bulan ini. Seperti .... percuma dong saya digaji, nggak ada yang ditabung, hiks ...

Yak ampun, saya cuma butuh sepatu bulan ini, dan saya malah membeli banyak barang lainnya ... T_T

Oke, semoga ini menjadi pembelajaran untuk saya, bahwa saya mulai menjadi seseorang yang boros, which is not good. Allah, maafkan saya :( saya mohon ingatkan saya *nangis di pojokan, nunggu gaji bulan depan buat nabung beli kamera dan laptop* T_T

Butuh financial planning ... or planner ? :'(

Note : Happy birthday Surabaya #Surabaya718, bye May ... Hi, June ... ~.~" semoga bulan depan saya tidak lebih boros dari kemarin


I think that's all, thank you

Saturday, May 28, 2011

Tentang cinta yang Ungu

-Saturday, May 28th 2011-

Assalamualaikum,

Jeng-jeng, oom-oom, adek-adek ...
Karena seabreknya jadwal saya *cih* jadwal nggroweng maksudnya kali, Fen? :D
Ya ya ... karena saya takut nanti nggak sempet menggunakan free pass 21 yang beberapa waktu lalu saya dapet gratis. Gratis dari penukaran bon setelah menunjukkan KTM saya *iya, KTM, kartu tanda mahasiswa bukan KTP, kalau saya masih punya KTM berarti saya masih mahasiswa dong ya?* #lagicurang #janganbilangsapa2 #udahketauan ~.~"

Akhirnya tadi saya sempatkan juga untuk nonton di 21 Royal Plasa. Nonton film Hollywood, Fen ? Haha, I wish ... di Royal cuma ada 4 film yang maen, 3 film Indonesia dan 1 film China. 1 Film romantis, 1 Film Panas Geje, 1 Film Horror, dan 1 film Action. Ya, jelas saya milih yang romantis, karena saya kan romantis #halah
Intinya saya menonton film perdana Ungu itu, Purple Love. Ha!
Dari awal, saya nggak mau berekspektasi tinggi, saya cuma pengen nonton, nonton yang gratisan, nonton sesuatu yang bisa membuat saya terhibur. Lalu apakah Fenty terhibur ? *angguk angguk* Ya, Fenty cukup terhibur . Menonton film ini semacam menonton FTV di SCTV, hahaha. Predictable, but beautiful.

Berawal dari patah hatinya Pasha terhadap Lisa (Qori, Putri Indonesia itu tuh, aktingnya BIASA!) yang selingkuh dengan laki-laki lain, lalu Pasha stress. Tapi stress-nya hilang dibantu oleh teman-temannya dan Talitha (Nirina) seorang gadis baik hati dan periang luar biasa *karakter yang sangat Na' banget* Jatuh cinta-lah Pasha pada si Talitha. Padahal Talitha sudah akan mengenalkan temannya yang namanya Shelly (Kirana Larasati) kepada Pasha, yang tidak pernah kejadian. Malah Shelly jatuh cinta pada Oncy, teman Pasha. Lalu lalu, si Talitha ternyata memiliki sebuah rahasia yang membuatnya "nggak pede" untuk bisa bersama Pasha. Apaan sih rahasianya ? Rahasia masa' diomongin di blog, bukan rahasia lagi dong, nonton gih, haha ... eh terserah ding, saya cuma nggak mau ngomong aja, kesian filmnya masih main di bioskop :p
Haha, klise kan ?

Satu yang bisa saya tangkap dari film ini, seperti yang saya tulis di twitter saya di tengah-tengah saya menonton film ini adalah :
Ya, sebegitu mudah si Pasha lupa pada Lisa yang sudah mengkhianatinya, saat Talitha hadir dalam hidupnya. Atau saat kita sudah jatuh cinta pada orang lain, hal termudah adalah melupakan kisah yang lama. Pernah ada di kedua posisi itu, huhuhu ~.~"

Tentang filmnya lagi, mungkin yang lebih menarik lagi adalah sosok Shelly yang awalnya sepertinya princess banget, tiba-tiba jadi semacam psycho dan alay. Hahaha ... tapi aktingnya Kirana Larasati keren, saya suka :D

Okay, itu sedikit sharing saya soal film Purple Love yang saya tonton tadi, kalau teman-teman mau nonton, syukur (bersyukur lah, masih ada yang mau nonton film Indonesia, walaupun klise :D) kalau enggak, ya nggak pa-pa, kita tunggu saja karya-karya sineas Indonesia yang dapat membuat film yang jauh lebih baik lagi. 

Yuk mari nyanyi lagunya Ungu feat Andien dulu sebelum di close :p ....

"Ku ingin engkau slalu ....... Tuk jadi milikku ... kuingin engkau mampu .... kuingin engkau selalu bisa ... temani diriku ... sampai akhir hayatku ... meskipun itu hanya terucap ... dari mulutmu  .... dari dirimu ... yang terlanjur mampu  ... bahagiakan aku ... hingga ujung waktuku .... selalu ..."


Wassalamualaikum


I think that's all, thank you

Tuesday, May 24, 2011

Lagu buat #DCS

-Tuesday, May 24th 2011-

IT MIGHT BE YOU

Dear you, barusan aku mendengar lagu ini di radio, aku rasa lagu ini diperuntukkan untuk kamu deh
Dengerin ya ?
" Time, I've been passing time watching trains go by
All of my life
Lying on the sand watching seabirds fly
Wishing there would be 
Someone waiting home for me

Something's telling me it might be you
It's telling me it might be you
All of my life ... "
Tahukah kamu hampir di setiap kali, teman-temanku, orang tuaku, keluargaku, menanyakanmu?
I'm tired ... but I still waiting, though
" ... Looking back as lovers go walking past
All of my life
Wondering how they met and what makes it last
If I found the place would I recognize the face ... "
Aku melihat mereka dan berpikir tentang kita.
Dear you, apa mungkin aku pernah melihatmu ?
Melihat wajahmu yang mungkin pernah menghiasi mimpiku ?
" ... Something's telling me it might be you
Yeah, it's telling me it might be you"
Aku tau kamu disana, menungguku, menungguku menemuimu
Atau sebenarnya kita sudah pernah saling mengenal ?
" So many quiet walks to take
So many dreams to wake and will so much love to make, ooh

I think we're gonna need some time
Maybe all we need is time ..."
Waktu ...  itu terbang ... menyebalkan ya ?
Semakin cepat waktu itu berjalan, positifnya semakin cepat kita akan bertemu.
Aku mencoba untuk sabar loh ... demi kamu
" And it's telling me it might be you
All of my life ...
I've been saving love songs and lullabies
And there's so much more
No one's ever heard before ... "
Ya, kadang aku bernyanyi untuk kamu di suatu malam, berpikir mungkin kamu akan mendengar dan tertidur karena nyanyianku ...jangan berpikir suaraku jelek ah, kamu belum pernah dengar suaraku kan ?
It's quite good *pede*
" ... Something's telling me it might be you
Yeah, it's telling me it must be you
and I'm feeling it'll just be you
All of my life
It's you, it's you I've been waiting for all of my life
Maybe it's you Maybe it's you I've been waiting for all of my life "

#random #galau #akibatnulisnovel

hahahaha ... abaikan lah ... kecuali kalau kamu merasa kamulah DCS saya #halah



Classic banget ya lagu ini ... saya sukaaaa :-* saya juga suka Tootsie, hehehe, beberapa waktu lalu sempat liat juga di salah satu tv kabel waktu saya mampir ke Balikpapan.

Stephen Bishop, you're amazing ... *smooch*


I think that's all, thank you

Obrolan sebelum lunch

-Tuesday, May 24th 2011-

Ruang dosen jam 11.30 PM, Adit, Gusti, Fenty sibuk di depan laptop masing-masing
Adit : Weh, ayo ndang mangan, selak ngajar jam siji. (Hoi, ayo kita makan, ngajar jam satu nih)
Fenty : Ayo loh, ket mau ngomong thok, ndang berangkat (Ayo, dari tadi ngomong aja, langsung berangkat)
Gusti : Nuna nggak dijak tah? (Nuna nggak diajak tah?) *nih cowok perhatian banget sama Nuna, hahaha*
Fenty : Tak telfonnya.
Fenty (on the phone) : Nya, dimana? Kita mau makan nih, ikut nggak?
Nuna (otp) : aku sik asistensi arek-arek iki, Mbak, limang menit maneh lah. (Aku masih asistensi anak-anak nih, Mbak. Lima menit lagi lah)
Fenty (otp) : Ya sud, kita ke rektorat dulu ya?
Nuna (otp) : Oke, tak tunggu ngarepe ftsp. (Oke, aku tunggu di depannya ftsp)
12.00 PM, balik rektorat, Adit, Gusti, Fenty plus Nuna sudah masuk mobil sambil kipas-kipas kepanasan.
Fenty : Haduh panas banget, mangan nang endi iki? (Makan dimana nih?) *sambil menyalakan ac bagian belakang mobil*
Gusti : Di Ayam 133 aja tah?
Adit : Gak ah, aku pengen sing mie-mie ngono ae. (Nggak ah, aku mau makanan mie-mie gitu aja)
Nuna : Nang Mie Santun tah?
Adit : Emoh, sing liyane tah. Hoo, nang Mie YM ae. (Gak mau, yang lainnya lah. Ohh, di mie YM aja)
Nuna : Nang endi iku mas, kok aku nggak tau eroh (Di mana itu, mas, kok aku nggak pernah tau)
Adit : Cedhek kok (Dekat kok)
Gusti : Mie YM itu mie chatting tah?
Fenty : Iyo be'e, pesen langsung lewat YM!
Nuna : Mangane via chatting. (Makannya via chatting)
Adit : Ding! Pesen. Ding! Sampek. Ding! Mangan.
Fenty : Mbayare piye? (Bayarnya gimana?)
Adit : yo Ding! maneh ...
Fenty : .... *virtually absurd*

#GunungAnyar #nganggur

Eh ini bukan dalam rangka promosi tempat-tempat tadi kok, tapi kalo mau mampir kampus saya, nanti InsyaAllah saya traktir disana *kalau udah gajian* :p Ini hanya dalam rangka tutorial bahasa Jawa ngoko xD. Etapi ... Mie YM lumayan enak kok (not virtually) :D

Tapi itu kemaren, hari ini mau pesen Pizza ... etapi ... kita telfon untuk delivery malah nggak diangkat. Batal!
*berasa kaya' dosen-dosen yang hedon banget sih* xD


I think that's all, thank you

Sunday, May 22, 2011

About a book called "Perhaps You"

-Sunday, May 22nd 2011-

Love is weird, huh ?
You can falling in love, when you least expect it.
You can falling in love, even you haven't met the guy or you just met this guy for once.
Or, You can falling in love either broken heart in the same time.
Ah love love love ...

Saya baru saja membaca buku, bukunya Stephanie Zen, jujur, sebelumnya saya belum pernah baca bukunya sama sekali. Oh sorry honey *I feel guilty*
Awal-awal saya punya blog yang ini, saya sering mampir ke blognya. Yap, dia seorang blogger yang kebetulan ada di Surabaya, hahaha, dan saya bahkan belum pernah bertemu muka dengannya. All I know, she's one of a shoes fetish, badminton freak, and Daughtry fans haha ...
Tapi setelah saya tau dia mau buat buku lagi *oh iya, dia sudah menelurkan 10 buku loh, WOW* yang sebelumnya saya tanya di twitternya tentang ceritanya, ternyata buku yang ini bukan bergenre teenlit (lagi), seperti buku-bukunya yang sebelumnya. Saya  jadi tertarik BANGET untuk membacanya. Secara saya mikir, kalau saya baca buku tentang teenlit lagi saya pasti bakalan labil :p
Cover bukunya :D
Oh okay, about the book ... judulnya PERHAPS YOU.
I must say, ceritanya cukup bagus, alurnya oke, dan saya pikir dia sangat menguasai medan *hahaha, bahasa saya*. Saya selalu menggadang-gadang bahwa jika kita menulis sesuatu, cerpen atau novel, mau gampang ya cari topik yang terdekat dengan kita aja. Misalkan nih, saya yang seorang lulusan desainer interior membuat tokoh yang seorang desainer interior. Hehe, ini curhatin buku sendiri jadinya *crossing finger* Jadi Steph yang salah seorang pekerja di perusahaan lighting distribution *cmiiw* jelas sangat menguasai sekali tokoh Abby dalam bukunya. Maksudnya ?

Tokoh sentral di buku ini adalah Abby, Abrielle Yusuf. Seorang gadis pintar yang memiliki karier cemerlang di perusahaan Ayahnya, yang kebetulan perusahaan lighting *got it?* :D Tapi karir Abby meningkat dari usahanya sendiri bukan dari Ayahnya.
Abby, seorang yang berpikiran "lurus" tiba-tiba berubah saat mengenal seorang Chris, rekan kerjanya yang ada di Jakarta. Anyway Abby ada di Surabaya sedangkan Chris berada di Jakarta.
Yang awalnya Abby membuat benteng pertahanan agar tidak didekati karena dia masih mencintai cinta pertamanya, Daniel. Akhirnya luluh lantak karena dia mencintai orang yang bahkan belum pernah ditemuinya sekalipun, yep Chris. Hanya dari bbm, twitter, facebook dan telefon, semua bisa terjadi *hah, tuh kan?* :p
Tapi tidak semudah itu, Chris sudah memiliki seorang kekasih yang mengenalnya sejak kecil, itu membuat Abby harus menjadi yang kedua. Saat Abby benar-benar jatuh cinta pada Chris, Daniel datang kembali ke dalam hidupnya, yang ternyata memiliki perasaan yang sebelumnya Abby rasakan padanya.

Jadi siapakah yang akan dipilih Abby ? Chris atau Daniel ?
Atau siapakah yang akan dipilih Chris ? Abby atau pacarnya ?
Yak silahkan baca sendiri saja ya :)

Membaca tokoh Chris bikin jatuh hati euy, hahaha ... soalnya dia nggak ganteng, tapi tapi tapi ... bikin gregetan gitu deh *halah*. Walaupun masih banyak penggambaran perfect dari beberapa tokoh lain di dalam buku ini, yang bagi saya kesannya "remaja" banget, well, bagi saya. Tapi buku ini cukup bisa menyiksa dan menguras emosi saya, hahaha, dan jujur saya selalu suka buku seperti itu. Mungkin karena saya orang yang cukup DRAMA, hal-hal seperti yang diceritakan Steph di bukunya membuat mata saya tidak teralih dari bukunya untuk membaca dan membaca terus.

Note : Saya cuma mikir, kalau pacarnya Chris itu sudah mengenalnya sejak SD, kok Chris bego banget ya nggak tau tabiatnya ? *eh*
Anyway Steph, Good Job, tetep nulis yang keren-keren ya ... ditunggu buku selanjutnya :)

Gambar diambil secara sembunyi-sembunyi dari blognya Steph


I think that's all, thank you

Thursday, May 19, 2011

Sesuatu tentang lulus SMA

-Thursday, May 19th 2011-

Assalamualaikum
Jadi tadi saya itu mendengar obrolan di salah satu radio di Surabaya.
Tentang anak-anak SMA yang merayakan kelulusan dengan yah ... bagi saya sesuatu yang nggak waras.

Corat coret is okay, konvoi jika aman boleh, tapi mencorat coret bendera Indonesia, minum alkohol sambil berkonvoi tanpa helm dan parahnya seorang siswi berjilbab yang membuka jilbab dan pakaian di depan umum adalah HAL YANG NGGAK WARAS.


Saya pribadi dulu adalah anak SMA yang follow the rules, selain juga bagi saya kelulusan saya bukan sesuatu yang patut dirayakan dengan hura-hura. Karena toh dulu saya berpikir nilai saya nggak bagus-bagus amat, apa yang harus dirayakan dari semua itu ?
Saya hanya bersyukur bahwa semuanya selesai (waktu itu) beneran, karena kalau kita mencorat coret pakaian kita kan nggak bisa disumbangin dong ? *eh kolot banget ya?* hehehe

Dulu saya juga nggak berpikir tentang masa depan banget, kalau saya lulus saya hanya tau saya harus kuliah, itu saja. Dan untuk bisa kuliah berarti harus belajar lagi, bimbel lagi, jadi saya pikir saya belum benar-benar lulus. Buat apa melakukan sesuatu yang klimaks kalau masih ada yang lebih klimaks lagi.
Kecuali kalau memang adek-adek itu berpikir proses belajar mereka cuma sampai situ, ya itu urusan lain.

Lalu obrolan tadi juga membahas apa yang dilakukan adek-adek kita itu salah siapa sih ?
Ada seorang guru yang akhirnya merasa bersalah, "mungkin ini kesalahan saya, seharusnya saya bisa memberi contoh yang lebih baik"
Ada yang bilang, "ini kesalahan orang tua yang terlalu menyerahkan semuanya ke sekolah"
Ada juga yang bilang, "Ini permasalahan kurikulum yang hanya berpikir pada pelajaran eksakta dan sosial saja. Sedangkan agama dan moral tidak terlalu diperhatikan. Perhatikan saja, saat ini mana ada bimbel memberi pelajaran tentang agama dan PPKn ?"

Bagi saya, ya semua harus berperan dalam masa depan anak-anak kita kelak, apalagi dengan bebasnya informasi saat ini, mereka menjadi sangat mudah terpengaruh. Dan, saya sebenarnya suka poin ke 3, bahwa pendidikan agama dan moral itu benar-benar harus ditanamkan sejak dini, di sekolah di rumah dan di masyarakat.
Ya ampun, jadi inget kata ustad Yusuf Mansyur, kalau kita punya anak mending dimasukkan ke pesantren atau sekolah yang berbasis agama, sehingga disiplin yang menjadi basis moral dan pendidikan agama yang baik membuat seorang anak itu insyaAllah baik untuk masa depannya. Saya sih jadi mikir mau memasukkan anak saya (nanti) ke sekolah berbasis agama, semoga ada rezeki untuk itu nantinya *karena kabarnya mahal, apalagi itu terjadinya masih lama* ~.~"

Balik lagi ya, semua harus berperan ... jadii ... ayo kita buat adek-adek kita tersebut menjadi personal yang lebih baik :)

Gimana menurut teman-teman ? :)

Salam

Picture taken from this POST

I think that's all, thank you

Mam, ini loh fashion buat aku ...

-Thursday, May 19th 2011-

Assalamualaikum

Jadi kan saya ini lagi pengen-pengennya rada segeran dikit. Loh? Mandi aja Fen, kan seger? :D

Hahaha, bukan itu sih, jadi saya itu terinspirasi dari beberapa blog cewek-cewek berjilbab di hijabers community. Ya bagi yang sudah pernah blogwalking pasti tau dong dengan cewek-cewek cantik berjilbab itu -poke Arul, Frenavit, Aziz dan kroninya, hehehe, mention cowok-cowok jomblo *eh*-. 
Lalu ada Mimi dan Chici (si kembar) yang  beberapa waktu lalu masang foto di facebook pakai baju dengan warna hijau dipadukan dengan pink yang saya suka banget, saya menjadi lebih terinspirasi (Lihat deh fotonya, ah mereka sih memang aslinya cantik :D)
Si kembar Medan yang cantik, ayoo siapa mau kenalan ? :D
Bagi saya pakaian mereka seger banget, warna warni, lucu dan unik. 
Intinya saya mencoba berpakaian seperti mereka.

Tapi saya juga nggak menelan mentah-mentah semua fashion itu pasti cocok dengan saya *ah saya tau kekurangan saya kok*. Misalkan saja maxi dress dengan corak bunga-bunga yang lagi ngetrend saat ini, saya coba pakai, ternyata oh ternyata, saya mendelep saudara-saudara. Mengingat saya pendek, ternyata baju terusan seperti itu membuat saya lebih pendek lagi. Jadi ya saya hanya mencoba untuk memilih warna-warna jilbab yang seger dan baju yang sekiranya memang cocok dengan saya sekarang (tubuh  saya yang sekarang juga maksudnya) xD.

Lalu saya mulai berinvestasi dengan membeli ciput, beberapa jilbab dan pashmina baru. Ada pink, merah, biru, abu-abu, ungu, dll. Kemudian pakaian juga, beberapa cardigans dan baju dengan warna-warna semacam fuchsia *ya itu salah satunya yang saya pakai beberapa waktu lalu*, warna wortel dan coklat *warna favorit saya*

Dan mulailah apa yang saya lakukan itu, menuai komentar dari orang. Risda misalnya, dia yang getol pengen saya merubah sedikit style saya semacam Dian Pelangi (aih jauuuh), seneng banget melihat saya dan model-model jilbab saya. Lalu ada lagi, ibu saya, kalau beliau, well... Beliau agak nggak setuju dengan perpaduan warna yang saya lakukan.

Misalnya seperti gambar ini, saya pakai baju merah dengan dalaman kaos biru dan dipadu dengan jilbab biru tapi ciputnya yang merah. Komen pertama langsung "ciputnya itu mestinya item". Okay, bukannya saya bilang item itu jelek, tapi item itu kan membosankan. Iya kan iya kan? *eh pembenaran*
Abaikan anglenya, ya memang membuat saya tampak terlihat jenjang xD
Ada juga deh baju-baju yang dikomentari oleh ibu saya, atau ini seharusnya pake warna ini warna itu. Alasan ibu saya ya, "Ya kamu pakenya suka, tapi kan orang lain belum tentu suka"
Dengan ucapan itu saya jadi mikir, apakah semua yang ibu saya pikirkan sama seperti yang kamu atau kamu pikirkan? Enggak kan? Semua orang punya opini, semua orang punya pemikiran terhadap sesuatu yang mungkin berbeda dengan orang lain.

Ya baiklah, mungkin ini untuk pembenaran saya sendiri, tapi kembali lagi, saya tau bagus tidaknya sebuah style atau fashion untuk diri saya sendiri kok (pembenaran lagi) setidaknya saya bisa tanya teman-teman kalau ada yang nggak cocok dengan saya. Iya kan ?

So are you willing to help ?

Salam

I think that's all, thank you

Monday, May 16, 2011

Ternyata namanya Lim Hyung Joo

-Monday, May 16th 2011-

Assalamualaikum,

Jadi begini, waktu saya kuliah dulu saya suka banget dengan serial drama Korea Sassy Girl, Chun  Hyang. Eh bukan My Sassy Girl film loh ya ? Ini yang main si Barbie Korea, Han Chae Young, tau kan ? nggak tau juga ? Nyooh saya kasih fotonya ... cakep kaan ? ;) itu serialnya (Chun Hyang) jaman dia masih muda banget, imut-imut, sekarang dong filmnya udah dewasa-dewasa gitu *hiyaa, kok tau Fen? errrr* Dia juga pernah main di Boys Before Flowers versi Meteor Gardennya Korea itu kok.
Han Chae Young
Anyway, serial ini salah satu soundtracknya dinyanyikan oleh performer namanya Lim Hyung Joo. Nah ini selain saya baru tau tuh penyanyinya siapa, setelah bertahun-tahun jadi lagu favorit saya *hampir 5 tahun lebih*, saya baru tau juga judul lagunya adalah HAENGBOK HAGIL BARAE, yang artinya I hope You're happier atau hope you'll be happy atau aku berharap kamu lebih bahagia. Dan saya pikir penyanyinya udah tua, ternyata tuh liat, masih koko-koko keren gituh ... xD


Lagu ini sempat saya mention di 10 lagu yang harus ada di playlist MP3 saya beberapa tahun yang lalu, postingan yang INI :D Kata salah satu teman saya waktu itu, lagu ini serem, macam pemakaman aja, aduuh segitunya. Tapi soalnya kesan operanya kentara banget sih (jadi opera itu identik sama yang serem serem ya?) hahaha ... ndak sih :D Lim Hyung Joo memang merupakan penyanyi Popera -  Pop Opera, jadi ya lagunya memang semacam itu.

Mau denger lagunya ? Ini video youtube cuplikan my Sassy Girl Chun Hyang-nya dan backsound lagu haengbok hagil barae, kalau mau cari donlod lagunya, cari aja di 4shared atau google, Sassy Girl Chun Hyang atau Lim Hyung Joo. Selamat mendengarkan :)



Salam

I think that's all, thank you

Sunday, May 15, 2011

I've been tagged : Can't leave home without

-Sunday, May 15th 2011-

Assalamualaikum ...

Wihiiy, barusan dapet tag dari Starlet, blogger asli Surabaya yang tinggal di California. I love her blog, tapi kalau komen ke doi saya nggak pernah pakai bahasa inggris, hahahaha, ampun, terbatas banget soalnya :p yang penting ngerti yang ditulis apa.
Anyway, Alet tag saya tentang tas yang saya gunakan dan apa yang selalu saya bawa di dalamnya. Tapi taukah Alet, bahwa saya cek orang-orang yang di tag sebelum dirinya bahwa ini tentang barang-barang yang nggak bisa kalian tinggalkan saat kalian pergi *gee, saya agak kurang kerjaan deh*. Hehehehe, well, mungkin memang tas adalah salah salah satu tempat terbaik untuk menyimpan semua hal tersebut.

Jadi oke, ini tas saya, tas simple nggak bermerk dan itupun dihibahkan sepupu saya untuk saya sekitar 5-6 tahun yang lalu, ya, selama itu, dan tahan lama kan? Tas ini nggak pernah rusak loh :). Saya suka :D it simple, small, and brown. Saya pikir warna coklat gelap bisa dipadukan dengan baju apa saja dan nggak keliatan kalau kotor :p
Actually I drew it on my layout blog before this, it was on the bottom left corner that time. Yeah :D *I just realized that* :p Tas yang ada di gambar sekarang itu sebenarnya saya juga pakai, tapi jarang :D kalau tas itu dioleh-olehin sama mbak Nuuii dari Malaysia setahun lalu, lucu, etnik gitu :D

Let see, apa saja ya isinya?
Dompet, dompet yang lebih sering berisi kertas bon ini saya dapat dari souvenir pernikahan teman kuliah saya. Saya tau warnanya ijo pupus nan ngejreng, tapi saya lumayan suka dan cukup berguna buat saya :D
Notebook dan bolfoin, two become one. 2 hal yang yang nggak boleh keluar dari tas saya. Saya suka notebook dari humble books, saya taunya karena Alia yang iklanin di blognya beberapa tahun lalu :D notebook ini sudah ada saat saya masih kuliah 2 tahun lalu dan bolfen ini saya dapet dari acara Kampoeng Media beberapa waktu lalu itu, enak dipakenya :D Tissue, saya sebenarnya jarang bawa, tapi sepertinya ini item berguna kalau lagi flu ya :p

Ponsel, yang berarti saya harus bawa 3. Gini ini kalo labil, ponsel gak bisa satu :p itu ada BSC (Blackberry Shiny Curve) saya, N70 nomer publik saya dan cdma yang saya pake buat telfon :p
Cell phone Charger (exp blackberry), recently I need to brought one (⌣́˛⌣̀"!)
Make up purse, isinya mascara, bedak, eye shadow, pensil alis dan lipstik. Saya pengguna make up natural  hehehe, ndak ada yang warna selain coklat dan krem :D, selan juga untuk bawa peniti dan jarum pentul  kalau tiba-tiba pengen ganti model jilbab dan  Shower 2 shower spray, saya suka baunya, seger :)

Terakhir, Lumix camera, well, sebenarnya setelah ada BSC saya cukup jarang menggunakannya. Khusus untuk foto-foto yang agak bagusan dikit, kaya' waktu saya wisata candi itu saya pakai, walaupun bukan DSLR hasilnya bagus *bagi saya* :D *difoto pake BSC*  Anyway, itu purse-nya saya ambil dari salah satu souvenir wedding teman saya, hahaha, makanya merk-nya Tria lop Arif xD

Selain itu saya juga sering membawa Harddisk Eskternal dan charger laptop di tas saya, khusus untuk pergi ngajar. Harddisk yang saya beli dengan menghabiskan gaji pertama saya mengajar, hahaha, ya ya, nggak pa-pa, itu berguna sekali :)
Biasanya kalau saya mengajar saya pakai tas yang ini, hehehe, tas nyatut punya Ibu saya (yang jarang terpakai), dan saya iseng pasang belt batik di bagian atasnya (yang malah kesannya aneh banget, biarin sih) xD.

Selain itu tentu saja saya bawa laptopnya, yang biasanya saya  letakkan di laptopcase yang saya pesan dari Maritjee tahun lalu. Jadi sadar, saya ini jarang beli tas, kalau nggak dikasih, dihibahkan, ya minta xD

Baiklah, saya pikir sudah semua, sekarang siapa ya yang akan saya tag. There you go ...
** Mbak Tyka | Ndutyke Stories **
** Mirna | My Diary **
** Puput | Bon Appétit" My Mumble **
** Citra "Chici" | Langkah Kecil Chici **
** Nike |  Jurnalnya Nike, Saya menulis maka saya ada **
** Nilla Pinky | Feel and Think **

Hohohoo, selamat mengerjakan :D

Salam ....

I think that's all, thank you

Thursday, May 12, 2011

Fen, buatin blog dong?

-Thursday, May 12, 2011-

Saya sedang sering mendengar pertanyaan seperti ini beberapa hari ini dari teman-teman saya. Dan saat saya mendengar sebenarnya saya cukup bingung, bukankah membuat blog itu semudah membuka blogger, wordpress, tumblr atau posterous dan banyak lagi lainnya, sign up langsung posting?

Lalu kenapa saya yang harus membuatkan mereka ya? Hehehe.

Seandainya mereka sudah membuat blog dengan alamat blablabla.apa.com lalu meminta saya utak atik layoutnya mungkin saya masih bisa bilang, "boleh". Tapi kaya'nya mereka ndak berpikir kesana.

Saya sih senang banyak teman-teman saya (di luar teman blog) yang mau buat blog baru. Tapi ya agak ribet juga kalau ditanyain ini itu, padahal membuat blog itu semudah membuat email atau buat profile baru di facebook. It's simple and it's free.

Yang gak free itu ongkos utak atik layoutnya. Eh saya belum pernah juga sih nanganin layout blognya orang. Saya mikir, saat saya mengganti layout blog orang dan itu gayanya saya, jadi nggak nyambung sama gaya orangnya. Nanti mereka komplain, mereka gak mau bayar?
Hahaha, ini nih salah satu calon web designer *guaya* yang gak pede sama apa yang dia bisa :p

Cih, web designer dari Hongkong, Fen!? Mana belajarnya? Sibuk ngeblog mulu nggak pernah buka photoshop, corel, dan belajar program web lagi, kapan buat layout baruuu ? (⌣́˛⌣̀"!)

*Ngilang*

I think that's all, thank you

Monday, May 9, 2011

Mari ngomongin manner dan bahasa

-Monday, May 9th 2011-

"Ayo Syifa, ndang turu!" itu kalimat yang biasanya mbak nanny-nya Syifa katakan saat akan nidurin Syifa pada waktu siang.
Ibu saya, utinya Syifa langsung negur, "Tiduur..." Dengan nada sedikit menyindir. Tapi mbaknya nggak nyambung.
Syifa yang lugu *lucu gundek* hehehehe
Ibu saya memang sedikit nggak nyaman sama mbak nanny-nya Syifa ini. Bukan karena kerjaannya gak rajin. Tapi lantaran bahasanya yang kurang enak didengar.

See, mbak pengasuh ini memang turunan jawa, banyuwangi tepatnya. Tapi dari kecil sudah tinggal di Kalimantan (tengah kalau nggak salah, nggak tau juga tepatnya dimana dan kapan, tau kan dengan banyaknya transmigrasi jaman dulu). Keluarga dan orang tuanya memang tidak membiasakan ataupun mengajarkannya bicara dalam bahasa jawa halus. Anyway, sebutannya kromo inggil, yang merupakan bahasa jawa yang paling alus. Biasanya digunakan untuk orang yang lebih tua dan tinggi kedudukannya. Ibu saya yang memang menjunjung tinggi hal-hal tersebut akhirnya jadi tidak nyaman sendiri dengan bahasa si Nanny.
Kalau ke Syifa mungkin karena konteksnya bukan orang jawa, seharusnya mbaknya bilang, "ayo Syifa, bobo' dulu" bukannya ngomong, "ayo syifa ndang turu". Ia juga sering menggunakan kata "aku"dibanding "kulo" pada Ibu saya. Mangan, Sempak *excuse me*, ngomel dan bahasa2 lain yang saya sendiri agak merasa risih jika ditujukan pada saya dan keluarga saya, apalagi ke Syifa. Ya memang kesannya jadi strata ya? Tapi menurut saya itu suatu sikap pembawaan diri. Saat kita berhadapan dengan orang A yang begini kita mesti bersikap dengan begini, lain halnya dengan orang B yang memiliki sifat yang begitu, mungkin sudah seharusnya kita bersikap begitu. Nah mbaknya ini, menyamaratakan semuanya, mengajak ngobrol semuanya dengan bahasa yang ia tau. Hmmm...

Dan Ibu saya sebenarnya agak takut pada akhirnya, Syifa terpengaruh sama nanny-nya itu.

Saya sendiri hanya sedikit tau beberapa bahasa kromo inggil, makanya saya masih bisa mengerti saat diajak ngobrol orang yang berbahasa begitu. Karena saya mendengar dan biasanya jika ada satu kata yang tidak saya pahami, saya langsung tanya ke yang lebih tau atau tanya ke orangnya langsung.

Tapi masalah ngomongnya, tunggu dulu. Dari kecil saya dibiasakan menggunakan bahasa Indonesia dibanding bahasa jawa. Makanya logat saya kadang-kadang aneh saat mengucapkan bahasa jawa, walaupun itu ngoko (di bawah kromo) :p

Untuk saat ini, jika saya ingin terdengar sopan pada orang lain ya saya pakai bahasa indonesia, hehehe, paling aman.

Jujur loh saya pengen banget bisa belajar bahasa jawa kromo inggil. Rasanya lebih pantes aja kita bicara bahasa tersebut saat bicara pada seseorang yang lebih tua dan "terbiasa" ngobrol dalam bahasa jawa alus. Kesannya sopan :)

Jadi mbaknya mau ikut belajar sama saya ndak ? *nengok mbak nanny-nya Syifa*


I think that's all, thank you

Thursday, May 5, 2011

Saat BSC dihantam SOS

-Thursday, May 5th 2011-

Sekarang saya tau rasanya si BSC *Black Shiny Curve* atau bebe saya itu bolak balik dihantam SOS :p
See that thing on the right corner ? :p abaikan application-nya xD
Membuat saya sadar, saya ini orang yang cukup sabar *halah iya tah Fen?* :p
Masalahnya saya ini heran sama diri saya sendiri yang masih bertahan dengan satu provider yang bolak balik sinyalnya dicari-cari dan SOS terus T_T sedih sih, bete sih, tapi kok saya masih bertahan ya? Saya gak pindah ke lain body *eh*, ke lain hati alias provider maksudnya.

Sama seperti saya masih bertahan pada satu provider untuk modem internet di rumah. Ya, kadang-kadang lemot (kadang-kadang bikin pengen ngelempar xD), tapi ya saya masih bertahan selama 4 tahun terakhir. Walaupun saya ikutan nyatut di komputer Ayah saya yang internetnya lebih cepat, itu berarti saya semacam selingkuh ya? Hadeeh, perumpamaan yang aneh.

Ini ada hubungannya dengan sifat nggak ya? Apa iya saya sesabar itu? Sebuah kesetiaan? *maksa*

Saya lebih sering menunggu keajaiban itu datang, tapi saat saya percaya pada sesuatu saya jalan terus di path itu. Jadi sebelum benar-benar kena batunya, atau sesuatu yang bikin saya sakit hati banget saya tidak akan beranjak dari situ. Kind a stupid, makanya saya sulit untuk move on *kipas kipas kepanasan*

Ini curhat provider atau apa sih ?


I think that's all, thank you

Wednesday, May 4, 2011

The day I wore Fuschia (2)

-Wednesday, May 4th, 2011-

Yuk mari kita lanjutkan cerita yang kemaren, dimulai dengan foto saya *ini cerita apa narsis sih?* xD
Me at Candi Tikus, with another Fuschia look :)
Setelah kita singgah di Museum Trowulan sembari sholat Dhuhur, acara makan siang-pun dimulai. Ceritanya kita harus berjalan sekitar berapa ratus meter ke ujung jalan di seberang Danau/Kolam Segaran dari PIM. Lumayan juga menambah lapar, hehe. Setelah sampai di warungnya, hoho, ternyata makan siang kita hari ini adalah Wader goreng. You know wader ? Jaman dulu kalau saya nengok budhe saya di Banyuwangi sering banget digorengin ikan ini. Ibu saya, jaman saya kecil sering bilang ke saya yang tanya, "itu ikan apa sih, ma ?" | "oh itu ponakannya Bandeng" hahaha, dan saya percaya begitu saja, sampai sekarang pun saya masih berpikir itu ponakannya bandeng :p Sebenarnya rasanya memang nggak mantap-mantap amat macam masakan budhe saya di Banyuwangi sana, tapi yang namanya lapar ya tetep aja lahap makannya :p

Foto blur, pencahayaan kurang :(
Rencana awalnya setelah kita makan siang, kita mampir sejenak ke Danau Segaran yang ada di depan warung wader tersebut. Konon, kata Jie, dulu danau segaran dibuat menjadi tempat hang out para petinggi kerajaan untuk menjamu orang-orang yang datang ke kerajaan tersebut. Konon katanya lagi, setelah perjamuan makan, piring-piring yang terbuat dari emas kerajaan tersebut dilempar untuk having fun ke dalam danau tersebut. Tapi, katanya lagi didalam danau tersebut sudah dipasang jaring-jaring sehingga piring-piring emas tadi bisa diangkat ke permukaan lagi :p ah, curang, bisa jadi perburuan harta karun tuh padahal :p Anyway, wader dan makanan lain (udang, mujair, dll) yang kita makan di warung tersebut dipancing/dijaring dari dalam danau ini, warga benar-benar memanfaatkan apa yang ada ya ? :) Yang ini saya nggak sempet  motret, memory card saya, saya minimkan penggunaannya :(

Kembali lagi ke situs bersejarah, candi selanjutnya adalah Candi Brahu. Candi yang merupakan perpaduan budaya Hindu dan Buddha. Memiliki tinggi 25 meter dan lebar dan panjang 18 x 22.5 meter. Konon sih katanya candi ini dibangun untuk pembakaran mayat-mayat raja Majapahit 1 sampai 4. Tapi belum ada ahli arkeolog yang menemukan bukti otentik tentang hal tersebut. Berbentuk seperti rumah yang pintunya ada di atas, usut punya usut kalau mau ke atas mesti bawa tangga sendiri :p jaman dulu emang udah ada ya ? *mungkin mereka mesti manjat* :p
Candi Brahu yang nggak ada tangganya, tapi ada pintunya
Nah ini yang paling ditunggu-tunggu, mungkin yang ini tidak ada hubungannya dengan kerajaan Majapahit, tapi masih berhubungan dengan budaya dan agama yang dibawa yaitu agama Buddha. Patung ini cukup terkenal di Indonesia, karena konon kabarnya patung ini terbesar di Asia Tenggara, is it ? Atau mungkin yang kedua setelah Thailand ? Err ... nggak tau deh :p Sleeping Buddha, saudara-saudara ... :D
Saya pikir di tempat ini ada banyak patung lain yang menarik, ternyata hanya ini yang paling menarik. Tapi amaze juga sih, ada patung segedhe itu tidur pula, hahahaa.
Sleeping Buddha
Setelah dari vihara ini, langit mulai menunjukkan geliatnya, yup, waktunya turun hujan!
Perjalanan terakhir seharusnya hanya membeli oleh-oleh di Onde-onde Boe Liem, yang katanya terkenal enak, yang juga membuat saya penasaran pengen beli. Untungnya kok ya stoknya belum habis, karena 5 orang setelah saya sudah memborongnya ludes. Untungnya sih masih bisa pesan yang akhirnya dititipkan pada pihak panitia. Anyway, sebenarnya rasanya sama, rasanya onde-onde maksudnya, hanya saja, ada sedikit rasa keju di dalamnya. Saya sih merasa nggak suka-suka banget, tapi at least pernah mencoba :)

Nah, perjalanan terakhir berakhir ke kuliner juga, ya secara Jie gitu, seorang foodblogger, yang menawarkan kepada kita untuk mampir ke Depot Anda, Mojokerto. Katanya sih Sop Buntut-nya yang enak, berhubung saya lapar *yak ampun, wader nggak cukup ternyata* akhirnya saya ikut mengiyakan ajakannya. Tapi dengan syarat, bayar dewe-dewe, hahaha. Untungnya ada Dije yang siap bayarin *dosen matre, eh anyway Dije itu mahasiswa saya dong, yang saya culik padahal besoknya UTS* :p
Hmm, ternyata emang beneran enak, apalagi pas hujam-hujan gitu, sedep banget dah ...

Akhirnya perjalanan selesai, pukul 19.30 kita sampai di Surabaya dengan selamat. Hoho, what a trip, ayo tahun depan Jie mau mengadakan lagi loh ... ikut yak ^_^ ke destinasi yang mungkin kita nggak bayangkan sebelumnya :p


I think that's all, thank you 

Monday, May 2, 2011

The day I wore Fuschia (1)

-Monday, May 2nd 2011-

Walah judulnya malah nggak mengisyaratkan pada hal yang akan saya bahas nih :p Tapi mengisyaratkan fotonya :p *makasih buat Risda dan Dije yang sudah mau menemani dan motret motret saya kemarin* ^_^

Jadi kemarin, the first of may, saya dapat kesempatan jalan-jalan ke Trowulan bersama rombongan Tour De Majapahit 2011 yang diselenggarakan oleh Inijie.com dan mahasiswa-mahasiswa semester 4 dari Hotel and Tourism Management UC (CMIIW). Rencana awal di hari Minggu nan cerah (berakhir hujan) kemarin, kita akan mendatangi 8 tempat terkenal di Mojokerto, tepatnya di Trowulan. Tapi di lapangan kita malah mendatangi 10 tempat !:D Unpredictable, hehehe. Anyway, postingan ini saya bagi dua ya ? Saya banyak mau share tentang ini :)

Destinasi paling pertama yang kita datangi adalah Wringin Lawang, disebut seperti itu karena candi ini berupa pintu (gapura) yang dulunya waktu ditemukan ada sebuah pohon beringin yang besar di depannya *sudah ditebang* Bentuk gapura tersebut disebut dengan candi bentar, sebutan bagi bangunan gapura berbentuk dua bangunan serupa dan sebangun tetapi merupakan simetri cermin yang membatasi sisi kiri dan kanan pintu masuk. Candi bentar tidak memiliki atap penghubung di bagian atas, sehingga kedua sisinya terpisah sempurna, dan hanya terhubung di bagian bawah oleh anak tangga (wikipedia). Sewaktu ditemukan salah satu bangunan hancur, yang aslinya 15.50 m, hancur menjadi 9 meter. Sehingga bentuk yang sekarang adalah bentuk pugaran, menyerupai bangunan yang di sebelahnya yang masih utuh. Menurut penelitian bangunan ini dianggap sebagai gerbang masuk menuju perkampungan, namun masyarakat menganggap bangunan ini sebuah gerbang menuju ke istana. Maka dari itu masyarakat membuat gapura ini sebagai punden, sebuah tempat sakral untuk meletakkan sesaji. Mereka percaya, jika masyarakat sekitar yang sedang ada hajatan namun tidak meletakkan sesaji dulu maka akan terjadi musibah. Wallahualam :)
Destinasi kedua yaitu Gapura Bajang Ratu, hampir mirip dengan Gapura Wringin Lawang, hanya saja bangunan ini dianggap sebagai gapura menuju tempat yang lebih private, seperti rumah atau istana. Jika Wringin Lawang berupa Candi Bentar, sedangkan yang ini merupakan Paduraksa, karena memiliki atap penutup di antara dua bangunan gapura tersebut. Keunikan candi ini terletak dari hiasan reliefnya yang berupa kepala monster/raksasa di tengah-tengah candi, disebut sebagai Kalamakara, yang berguna sebagai pelindung. Taukah kalian jika jari tangan monster tersebut berbentuk "v", yang kami pahami sebagai "peace" hehehe, it's kind a cool right ? Walaupun muka serem tapi cinta kedamaian :D

Kalamakara yang jari tangannya berbentuk "v" :D
Mouse Temple, yup, destinasi ketiga kami adalah Candi Tikus. Bukan karena bentuknya seperti tikus tapi  karena saat ditemukan, situs ini menjadi sarang tikus. Makanya disebut Candi Tikus. Merupakan kolam (pentirtaan/tempat mandi) di kompleks pemerintahan Majapahit. Anyway, kami datang ke sini in the middle of the day, yang artinya itu panaaaaass bangeeet *kipas-kipas* Tapi hasil fotonya keren-keren, hahaha, sayangnya kok ya memory card saya tiba-tiba menjadi berkurang banyak walaupun fotonya nggak lebih dari 50 file, aneh ~.~"
Pentirtaan, biasanya juga untuk acara-acara suci jaman dahulu

Tujuan berikutnya adalah PIM, bukan Pondok Indah Mall, melainkan Pusat Informasi Mojopahit, hehe. Terkenal dengan nama Museum Trowulan. Nah disini banyak banget tuh relief-relief, batu, arca-arca yang berhubungan dengan kerajaan Mojopahit tempo dulu. Semua hal yang berhubungan di Majapahit ada disini, bapak-bapak guidenya sampai hafal banget sama sejarahnya. Mereka itu sejarawan atau arkeolog sih ? 
Dan walaupun di area sebesar itu sudah dipenuhi dengan peninggalan-peninggalan tersebut, ternyata masih banyak lagi yang masih tersimpan di gudang. Ternyata Mojokerto keren ya, banyak banget peninggalan  dan sejarah yang ada di dalamnya (red: Trowulan). Sayangnya kita nggak boleh mengambil foto disana, alasannya karena takut dicopy oleh orang, apalagi negara asing. Anyway, disini ternyata ada patung asli dari Wisnu terbang naik burung Garuda, remember ? Yup, Garuda Wisnu Kencana! Ah sayang nggak boleh difoto, tapi saya at least bisa pegang :D
Saya foto jalan masuknya aja :p
Postingan selanjutnya tunggu besok ya, yang ini banyak makan-makannya :p And another fuschia picture of me *halah*


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...