Tuesday, February 22, 2011

Game Review : Delicious - Emily's Childhood Memories

-Tuesday, February 22nd 2011-

Ngomongin game yuk, mumpung saya belum banyak kerjaan :p

Delicious - Emily's Childhood Memories, game ini ternyata dirilis tahun 2011, dan saya sudah berhasil menamatkan game ini hanya dalam waktu 2 hari *halah, penting ya dibahas?*
Game semacam Diner Dash, jika teman-teman lebih familiar dengan game tersebut. Saya sebenarnya sudah familiar dengan game Delicious dari dulu, sejak yang Winter Edition dan Delicious 2 (saya malah belum pernah main yang versi pertama) :D
Dan ternyata ini sudah versi yang ke 6 (wah kemana aja ya sayah) :p

Inti game Delicious sendiri adalah seorang perempuan bernama Emily, berusia late 20, cantik, seorang koki, dan berjuang untuk mendapatkan kesuksesan di setiap restorannya.
Jika sebelumnya ia berjuang mensukseskan restorannya dan restoran pamannya.
Di Delicious - Emily's Childhood Memories, ia "mengenang" kembali apa yang pernah ia jalani dari ia masih kecil, membantu ayahnya di restaurant rumahnya sampai skenario-skenario selanjutnya sampai ia dewasa.

Jujur saya sukaaa sekali game ini, karena jarang sekali permainan time management seperti ini ada cerita yang dibuat sangat perfect.
Game ini dibuat atas 5 skenario yang per skenario ada 10 permainan, antara lain :
1. (The Farm) Emily saat umurnya 5 tahun, dimana ia baru saja pindah ke sebuah pertanian bersama kedua orang tuanya (Ibunya sedang hamil adiknya saat itu). Kemudian Ibunya melahirkan dan Emily memiliki adik yang bernama Angela.
2. (The Garden) Emily saat berumur 10 tahun, dimana ia bertemu sahabatnya Francois (yang sudah ada di Delicious 2) dan Angela yang mulai nakal.
3. (The Campsite) Emily saat berumur 15 tahun, dimana ia ingin pergi ke prom dan memiliki first crush, Hunter.
4. (The Restaurant) Emily saat berumur 20 tahunan, pertama kali ia bekerja di restoran milik pamannya, Antonio (pernah muncul di Delicious 2).
5. (The Farm 2) Emily saat sekarang, saat ia ingin mengembalikan usaha orang tuanya di pertanian.
Karakter Emily dan orang tuanya (Ibunya yang sedang hamil) di game pertama
Dan di setiap permainannya selalu saja ada cerita baru dan mini games yang menyenangkan, and surprisingly meaningful. Beberapa momen dapat kita tangkap melalui kamera, dan secara otomatis masuk ke album scrapbook Emily, dan itu juga yang membuatnya meaningful :)
Gambarnya jangan ditanya, bagus bangeeeet ... warnanya, detail backgroundnya, detail karakternya, walaupun ini bukan game 3D, tapi detailnya keren untuk game 2D :)

Dan oh, ada special features macam DVD juga, disana ada blog, strategy, yang jika kesulitan memainkan game ini kita gak perlu susah-susah cari di gamefaqs :D, dan yang paling menarik video concept art dari karakter-karakter dalam game ini, keren banget :D.
Pokoknya dari sisi manapun saya suka game ini. Nih saya share linknya, kalau kalian tertarik ^_^

http://hotfile.com/dl/101310296/732ad73/Delicious-EmilysChildhoodMemoriesPE.part1.rar.html
http://hotfile.com/dl/101312052/c82cf04/Delicious-EmilysChildhoodMemoriesPE.part2.rar.html

Link diambil dari SINI

*selamat bermain, semoga ketagihan* :p

Game rating : 9 from 10


I think that's all, thank you

Thursday, February 17, 2011

Ini (kaya'nya) masalah selera

-Thursday, February 17th 2011-


Hohoho, saya mau ikut trendtopic ngomongin sinetron ah, hehehe.
Saya amaze nih bahasan sinetron di blog jadi kaya' sebuah masalah kenegaraan yang harus dibasmi.
Jadi sebenarnya harus dibasmi nggak sih ?

Inget sinetron, saya jadi inget sama Pakde jauh saya yang dulu saya kenal penggemar sinetron, iyaah, pakde (sama bude-nya juga sih) Beliau yang sudah pensiun tersebut sepertinya memiliki banyak waktu luang sehingga bisa sering-sering menonton televisi. Saya awalnya heran melihat Pakde saya tersebut, dimana pria identik dengan acara olahraga, berita dan mungkin beberapa tayangan informatif lainnya.
Tapi beliau memilih sinetron!
Saat jam menunjukkan pukul 7 malam, remote harus ada di tangan dan orang lain harus terima menonton apa yang beliau tonton. Saya tidak tau kalau sekarang, ini saya cerita dulu, jaman sinetron stripping mulai merajalela, hmm, sinetronnya Naysilla Mirdad dan Dude Herlino kalau nggak salah, INTAN bukan ya?
Yeah well, karena saya cukup tertarik dengan Bang Dude seperti hal-nya Nora *hmm*, saya menganggap sinetron ini masih wajar-wajar saja *hihihi, ini pembenaran*

Pakde saya tersebut itu tau, tau banget malahan isinya sinetron itu ya begitu itu, ngomongin harta, ngomongin martabat, ngomongin tangisan, ngomongin cerita yang nggak selesai-selesai. Tapi beliau masih saja sangat menikmati sinetron tersebut, walau mengerti, "ah pasti habis ini begini, ah pasti habis ini begitu"
He's smart (I think) dan beliau berpikir sinetron tidak akan membodohi beliau, tapi tetap saja beliau menikmatinya.

Tapi sinetron striping semacam INTAN dulu itu, bagi saya pribadi tidak seperti sekarang yang semakin gila rating. Para PH memiliki caranya yang maha sadis untuk membuat "para penonton"nya tetap menonton sinetron tersebut (catat! para penontonnya, bukan orang yang nggak suka dengan sinetron).
Kalau di manajemen ada yang namanya Strategi Ofensif dan defensif, cara-cara baik sampai aneh untuk membuat pelanggan bertahan atau mantan pelanggan tertarik kembali ke produk tersebut.
Ambil contoh Putri yang Ditukar, PH tersebut merasa perlu membuat sinetron tersebut tayang lebih panjang dan lamaaa, 3-4 jam saya baca di blog lain ? dan PHnya juga membuat para tokoh di sinetron tersebut menjadi sosok yang naif dan bodoh, sehingga Keluarga Amira dan Zahira nggak sadar-sadar mereka itu emang *unbelievably* ketukar.
Masa' ya masalah ketukar aja harus dibuat sampai beratus-ratus episode ?

Apakah sinetron yang tayang di channel tersebut saja yang melakukan teknik "mengambil" pelanggan seperti itu ? 
Ternyata di sinetron yang tayang di channel sebelahnya juga melakukan hal yang sama.
Pernah tau dengan sinetron Islam KTP ? Well, Multivision yang merupakan PH dari sinetron tersebut juga mengambil teknik memperpanjang jam tayangnya.

Sebenarnya dari 2 contoh sinetron ini tidak ada yang saya suka sih, walaupun kalau dilihat dari sisi positifnya (mungkin, bagi saya) lebih positif sinetron Islam KTP.
Karena saya toh bukan penikmat sinetron, seperti hal-nya pakde saya tadi.

Oh ya, ada satu lagi cara PH untuk membuat sebuah judul sinetron itu ditunggu-tunggu penggemarnya, yaitu dengan cara membuat "season-season" macam serial luar negeri gitu, biar keliatan bonafid (saya pikir) :D
Saya jadi ingat juga, ada salah satu teman saya yang merupakan penggemar sinetron, kalau nggak salah Cinta Kamila yang dia suka ?
Ngomongin Cinta Kamila, judul ini kalau nggak salah juga dibuat berbeda-beda setiap "season"nya, ada edisi Cinta Kamila Ramadhan, edisi "Cinta Kamila Sepenuh Hati" lah apa lah (ngarang :p)
Nah saya pikir nih sinetron udah kelar (ini karena saya liat dari status fb teman saya tersebut) tapi ternyataa ... sinetron ini mau tayang lagi kelanjutannya, saudara-saudara *tepok jidat*

Saya pernah suka sinetron, jujur saja, saya suka sinetron-sinetronnya Deddy Mizwar (sampai sekarang, yang memang tayangnya hanya pada bulan Ramadhan).
Kita tau beliau tidak mainstream, walaupun dibuat sama strippingnya, cerita sinetron ini tidak diperpanjang sampai dibulet-buletin kaya' benang kusut. Ada awal, ada klimaks dan ada akhir di setiap episodenya. Dan plus lagi, ada hikmah dan quote yang bagus di dalamnya.

Kembali lagi itu masalah selera. Pertanyaannya, dari selera tersebut apakah iya hal tersebut bisa membodohi para penontonnya?
Para artis-artis yang terkenal karena sinetron stripingnya itu (yang saya tau) selalu mengeluarkan statement yang serupa setiap diwawancara infotainment.
"Para penonton sudah mulai pintar kok, jadi tidak akan mungkin terbodohi dengan apa yang tayang di televisi"
Saya sih nggak merasa terbodohi, tapi saya nggak tau berjuta-juta penonton sinetron tersebut.

Ada sih bodohnya saya, saya jadi lebih sering mencibir mereka (artis-artis). Mungkin seperti usianya yang muda namun sudah berdandan dan bersikap seperti 10 tahun lebih tua dari usia mereka. Atau dandan kok ya gak tau tempat, bangun tidurpun masih full make up :D
Atau apa lah yang bisa membuat saya heran. Tapi itu aja kok, nggak lebih :p

Saya nggak pro siapa-siapa sih, saya cuma sharing apa yang saya pikirkan saja. Kembali lagi, itu masalah selera :)
Selera saya sih ya sinetron yang tadi saya sebutin, atau acara kuis atau acara petualangan atau spongebob dan avatar! hihihihi

Menurut pembaca blog saya gimana nih ? :D

Gambar diambil dari sini : http://justjudyjudyjudy.com/wp-content/uploads/2010/01/evil-tv-wings-abstract.jpg


I think that's all, thank you

Sunday, February 13, 2011

Liburan Awal Tahun (2) - Bali day 2

-Sunday, February 13th 2011-

Mari kita lanjutkan perjalanan kita *er saya* di Bali, setelah postingan kemaren.

Hari 2 - 5 Februari 2011

Anyway, ini perjalanan terakhir kami di Bali, jadi pagi-pagi setelah kita sarapan langsung check out dan melanjutkan perjalanan sampai besoknya pulang ke Surabaya. Fiuh ...

1. Dewata - Pusat Oleh-oleh
Sepertinya pusat oleh-oleh di Bali sudah semakin menjamur, karena disana kita bisa menemukan barang-barang atau makanan khas Bali yang dijual dengan harga miring, namun tidak bisa ditawar. Seperti pusat oleh-oleh Cahayu kemarin, hari itu kita dimampirkan ke Pusat oleh-oleh yang satu ini, namanya Dewata. Katanya punya pemerintah Bali. Barangnya bagus-bagus loh, dan memang harganya cukup miring. Sepertinya nanti (kalau ke Bali lagi) bisa mampir ke sana lagi kalau sempat :)
Tampak Depan Pusat Oleh-Oleh Dewata

2. Pasar Sukawati
Siapa yang nggak kenal Pasar yang satu ini ?? wogh ... anda pasti tidak pernah ke Bali!! *diceples* Eh anyway, saya belum pernah ke Pasar Sukawati yang ini, ternyata yang ini Pasar Sukawati 1, yang biasa saya datangi Pasar Sukawati 2.
Tampak Depan Pasar Sukawati 1
Mungkin karena masih pagi dan butuh penglaris, makanya harganya jadi murah banget *entah murah beneran, atau murah bo'ongan* :D. Saya dapet kalung ini nih yang saya pake, 7500 sajah :p dari yang harganya 15.000, saya jadi berpikir mungkin harganya asilnya 5000 ya ? :p *abaikan modelnya yang manyun, lihat kalungnya* xD

3. Joger - Bedugul
Ah yang ini saya nggak sempat foto, tempatnya sepertinya jauh lebih luas dibanding yang di Kuta. Joger nggak mau bilang ini cabangnya, karena Joger bukan pohon *err*. Ini disebut Teman Joger, yang maksudnya "Tempat Nyaman" Joger. Tapi bagi saya, ini bukan tempat yang terlalu nyaman, ah mungkin karena banyaknya orang yang berseliweran di sana ~.~"

4. Bedugul
Saya sudah lamaaaa sekali nggak kesini, jadwalnya sebenarnya Ishoma yang seharusnya jam 12-13 gitu kan ? Kami sampai di sana jam 3 sore, bleeh ... Ini mah makan sore. Ini nih yang paling unik, disana, kalau mau sholat bayar ~.~" Rp. 2000,- setelah wudhu dan sholat. Saya baru tau kalau Sholat harus bayar, ck ck ck ...

Me in front of Danau Bekatan - Bedugul
5. Pantai Lovina
Setelah bilang iya dan tidak iya dan tidak, akhirnya rombongan memutuskan untuk mampir juga ke pantai ini. Secara ya itu sudah jam 5 sore dan dalam keadaan gerimis, tapi nggak pa-pa deh, toh dapet kesempatan juga mampir ke pantai yang cukup terkenal dengan lumba-lumbanya ini. Ketemu lumba-lumba nggak ? ooohh tentu tidak! hahaha, ya secara itu sudah sore dan cuaca seperti itu ...
Sunset at Lovina Beach, walaupun ketutup mendung tetap indah :)
Tapi kita sempat ngobrol sama bule-pakle *hihi* yang lagi jalan-jalan di sepanjang pantai. Bule Belanda sepertinya, kami ngomong bahasa inggris, si bule-pakle malah nggak nyambung :p *jadi merasa lebih pinter, hasyaah*
Dengan Bule Belanda :p
Perjalanan dilanjutkan ke Gilimanuk, alhamdulillah lagi selat bali sedang bersahabat dan juga tidak terlalu penuh orang. Sampai di Jawa kita makan malam di salah satu restoran, setelah itu sempet mampir juga ke pusat oleh-oleh Tape di Situbondo, tapi saya juga nggak sempat foto yang ini. Kita sampai sana sekitar jam 1 malam, tapi masih ramai dengan orang, sepertinya memang buka 24 jam.

Oh iya, tanggal 6 Februari 2011 jam 00.00 waktu itu, ibu saya yang duduk di sebelah saya bangun dan mencium pipi saya dan bilang, Selamat ulang tahun !! hihihi ... setelah itu tidur lagi :p

Hmmm, habis ini ada liburan lagi nggak ya ?? *nggak puas-puas* kita tunggu saja :D


I think that's all, thank you

Wednesday, February 9, 2011

Liburan Awal Tahun (2) - Bali day 1

-Wednesday, February 9th 2011-

Seperti yang saya bilang di postingan sebelumnya, bahwa saya akan berlibur lagi, nah ini liburan lanjutan saya, uhuy banget toh *big grin*

Jadi ceritanya, Ibu saya yang kebetulan ada jadwal liburan sama temen kantor, butuh pendamping waktu liburan ke Bali, karena saya "nganggur" akhirnya saya diajak. Beliau bilang ini kado ulang tahun saya, yeah what a wonderful gift, maaf aku belum bisa ngado bayi buat mama *loh* *ceples* hihihi

Berangkatlah dari Surabaya, liburan Imlek di pagi hari, sampai di Bali malem jam 10an. Alhamdulillah lancar, nggak ada macet-macetnya dan selat Bali-pun bersahabat.

Disana kami 2 hari, plus perjalanan berangkat dan perjalanan pulang jadi 3+1/6 hari :D. Jadwalnya lumayan padat, dan ada beberapa tempat yang saya belum pernah datangi *walaupun saya lahir disana* ihik ...

Hari I - 4 Februari 2011

1. Cahayu
Pagi, setelah sarapan kami berangkat ke Objek pembelian oleh-oleh yang pertama, haha, sedikit heran hari pertama kok udah beli oleh-oleh. Disana sentra pembelian kacang asin Rahayu khas Bali itu loh, tapi ada beberapa barang dan makanan khas bali juga dijual di sana :) Saya ngopi pagi sama Ibu saya disana :p Kopi Bali emang enak banget :9

Ibu saya yang menikmati kopi dengan di lilir :p

2. Tari Barong / Tari Keris
Ah saya lupa nama tempatnya apa, tapi ada di daerah Celuk (sentra pembuatan perak). Rame banget penontonnya, saya aja duduk di pinggir depan, itupun ngambil foto di cerita-cerita yang saya pikir penting :p Anyway, Barong sekarang dibuat slapstick gitu ya :D *atau dari dulu?*

Barongnya lagi nyari ekornya
3. Istana Presiden Tampak Siring
Kesempatan langka nih diajak ke sini. Biasanya di ajak ke pemandian yang ada di bawahnya kan ? Nah sekarang dapet kesempatan untuk jalan-jalan di areal 19 hektar itu. Pake ada peraturan-peraturan gitu, nggak boleh bawa tas besar, nggak boleh pake sandal jepit, nggak boleh pake t-shirt. Kalau t-shirt dan sandal jepit oke lah, kalau tas kenapa ya ? Bukannya disana nggak ada barang-barang yang bisa diambil, lagipula ada kamera CCTV dimana-mana. Hmmm ...
Di Jembatan Persahabatan yang ada ornamen merah di atapnya, apa karena lagi Imlek ya ?
4. Kaos Jangkrik - Sunset Road
Saya baru tau ada produk bernama Jangkrik di Bali. Saingan Joger katanya, tapi pamornya mungkin jauh di bawahnya. Walaupun menurut saya sama saja :D, sama bagusnya maksudnya. Ternyata yang punya Jangkrik ini orang Jawa juga, kakak beradik lulusan Seni Rupa dan Biologi UNESA. Selain outlet kaos Jangkrik di sini dibuat sebuah Museum Kartun Indonesia, satu-satunya di Asia Tenggara (katanya). Salah satu keunikan tersendiri dari tempat ini. Tapi sayangnya saya dan Ibu saya nggak sempat berlama-lama disana, karena Ibu saya memutuskan untuk pergi menengok rumah kami yang ada di daerah Sesetan Bali. Jadi kami hanya sempat makan siang (Mamimu) dan melihat demonstrasi karikatur langsung dari pemilik gerai.
Tampak depan Museum Kartun Indonesia

Bu Dekan yang lagi dibuat karikaturnya
5. Kuta Beach
Ada sedikit cerita sebelum kami beralih ke Kuta. Dari gerai Jangkrik kami memutuskan untuk pergi sejenak ke rumah kami di Bali untuk melihat keadaan rumah yang sudah dikontrak. Karena kami bingung mau naik apa ke sana, akhirnya kami meminta orang dari travel untuk mencari. But then ... kami ternyata akhirnya diantar oleh pemilik gerai Jangkrik itu sendiri. Wuw! Jadi nggak enak banget udah ngrepotin. Tapi jadi banyak pengalaman yang bisa saya dapat dari obrolan dengan beliau, kapan-kapan saya harus ke Jangkrik lagi :D
Anyway, tentang Kuta ? Well, it was breezy! anginnya banter, dan ah sayang sekali ya sekarang Kuta itu kotor :|
Kuta yang terkenal namun kotor
6. Grand Seaview - Jimbaran
Ini pertama kalinya saya ke Jimbaran, dan pengalaman yang tak terlupakan. Karena hujan, akhirnya kami yang sebelumnya makan di pinggir pantai harus masuk restoran yang ukurannya nggak seberapa. Sudah rumpek-rumpekan, saya pun dapat jatah makan yang terakhir. Akhirnya jadi nggak nyaman :( walaupun sih makanannya cukup enak.
Makan dengan rumpek-rumpekan karena nggak ada tempat lagi
Anyway, saya mengajak Neno ketemu disana, wahahaha, untungnya kita masih bisa ketemu, walaupun dengan keadaan urgent seperti itu. Semoga lain kali bisa ketemu do'i lagi :D
Saya dan Neno dengan keadaan yang nggak asik tertimpa angin, hahaha

Kembali ke hotel dengan perasaan campur aduk. Istirahat, capek, zzzzzz ....

Hari 2
.......................................
Kita akan kembali setelah pesan-pesan berikut ya ? :D
(Liburan Awal Tahun (2) - Bali day 2)


I think that's all, thank you

Monday, February 7, 2011

Best wishes

-Monday, Februay 7th 2011-

Sejak kemaren saya sudah 26 tahun ternyata, semakin sedikit umur yang didapat.
Saya dapet kado capek kemaren, karena saya diajak Ibu saya liburan, alhamdulillah :) *tunggu postingan selanjutnya ya :)* 
At Lovina beach, yay! one day before my birthday
Terima kasih buat teman-teman yang sudah menyempatkan untuk mengucapkan. Doa kalian amazing banget pokoknya. Ada yang semoga dapet rejeki, ada yang dapet kebahagiaan, ada yang dapet jodoh, and bla bla bla ... hahaha, pokoknya semua baik :)
Thank you so much :)

Hari ini (7 Februari 2011) ulang tahun pernikahan Mama dan Bapak saya yang ke 30, Alhamdulillah, keduanya diberi kesehatan dan kebahagiaan :) semoga bisa mencapai ulang tahun emas :) Amiiinn ...

Februari memang bulan yang menyenangkan :)


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...