Friday, November 26, 2010

Perawatan rambut yang terbungkus jilbab

-Friday, November 26th 2010-

Seperti hampir semua perempuan yang berjilbab, seperti saya, Nilla, mbak Tyka, Nora, Chici dan Mimi, Alia, Nike, Mitra *ini ceritanya absen temen blogger yang berjilbab, hehe, ternyata buanyak dan masih banyak lagi*, mungkin memiliki permasalahan yang sama yaitu kerontokan rambut. Nah saya baru nemu artikel bagus nih di Tabloid Nova, judulnya  "Sehat dibalik kerudung"

Sekedar pamer foto Nora dan sayah yang berjilbab *tanpa ijin Nora* >:D

Isi artikelnya adalah sebagai berikut :

Banyak yang beranggapan bahwa rambut yang tertutup atau berkerudung akan terhindar dari kotoran seperti debu, atau mungkin juga merasa aman dari radiasi ultra violet yang dapat merusak kutikula dan korteks. Dan ternyata teori tersebut salah, sebab rambut yang tertutup terutama di kawasan yang beriklim tropis akan menjadi lembab, kelembapan tersebut yang akan memicu munculnya ketombe, kulit kepala dan rambut yang berminyak dan rontok. Dan beberapa perawatan agar rambut tertutup Anda selalu tampak sehat.

Gunakan samphoo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis kulit, untuk rambut berminyak hindari pemakaian kondisioner yang berlebihan, karena akan membuat rambut menjadi rontok.

Untuk menjaga agar akar rambut selalu kuat dan tidak rontok,  gunakan hair tonic setiap selesai keramas.

Gunakan penutup kepala atau jilbab yang menyerap keringat. Misalnya bahan katun atau kaos karena akan meminimalis panas pada rambut.

Sebelum menggunakan jilbab, keringkan rambut dengan menggunkan pengering rambut atau angin-anginkan jangan keringkan dengan handuk karena akan membuat rambut rontok. Jangan gunakan jilbab saat rambut masih basah dan akan membuat kepala lembab serta menimbulkan bau yang tidak sedap.

Potong ujung-ujung rambut yang bercabang untuk menjaga kerapihan secara teratur 3 bulan sekali.

Hindari mengingkat rambut dengan kencang, karena akan membuat rambut menjadi rapuh dan sering patah.

Lakukan perawatan kesehatan rambut minimal sebulan sekali seperti creambath , hair masker  atau hair spa .

Kalau yang sudah saya lakukan sementara ini sih, keramas rambut tiap 2-3 hari sekali dan creambath tiap bulan saja. Tapi sayangnya rambut saya rontoknya masih banyak :( mungkin saya harus ngikutin tips ini dengan benar ya ... ataukah ada tips-tips dari temen-temen yang lain biar saya nggak stress melihat rambut saya yang semakin "sakit". 

Apa mungkin tergantung dari keturunan dan jenis rambut ya ?


I think that's all, thank you

Tuesday, November 23, 2010

Gap and something on it

-Tuesday, November 23rd 2010-

GAP /gaep/ n[c] 1 empty space in something or between two things; 2 something missing; separation: ~s in one's knowledge


Gap, yang saya tangkap dari kata ini adalah kesenjangan, jarak atau gank. Atau dalam istilah beken-nya Gap-gap'an (baca: gep-gepan). Ini soal rekan mahasiswa saya, well ... bagi saya beberapa dari mereka agak, hmmph ... berjarak. Saya mengatakan ini karena saya merasa mulai mengenal beberapa dari mereka.

Ada yang aktif ikut berpartisipasi dalam perkuliahan dan ada yang masuk saja tanpa adanya partisipasi.
Bagi yang tidak berpartisipasi itu, yang saya tangkap adalah, "Sing penting mlebu, entuk absen, muleh, wes" (baca: "yang penting masuk, dapat absen, pulang, sudah")
Padahal kegiatan kami relatif "banyak", banyak dalam arti bukan hanya duduk di meja, mendengar dosen bicara dan selesai. Karena kebetulan mata kuliah kami adalah mata kuliah studio, yang intinya mahasiswa diminta untuk "doing something" dalam perkuliahan, apa ya ... hmm ... ya tugasnya tidak hanya mencatat dan dapat soal, mereka harus berkreasi untuk menghasilkan sesuatu. Tapi ternyata banyak dari mereka (ya walaupun nggak sampai setengahnya) yang tidak mau melakukannya atau lebih tepatnya malas melakukannya.

Nah, masalahnya, bukan hanya absen yang kami nilai, karena kegiatan-kegiatan yang bagi mereka "gak penting" itu yang akan kami nilai. Kalau mereka nggak mau melakukannya, lalu kami memasukkan nilainya bagaimana ?
Ini lagi yang cukup disayangkan, mahasiswa-mahasiswa tersebut membentuk satu kelompok (gank), yang berarti hanya beberapa kelompok tersebut yang nilainya amburadul. Kok ya'o, punya nilai jelek kok ngajak-ngajak orang. 

Kami, khususnya saya sebagai orang yang "menilai" akhirnya bimbang, apakah mereka layak diluluskan atau tidak? kalau toh mereka mau sedikit saja berkompromi dengan berpartisipasi dalam setiap mata kuliah, kami bisa memberikan nilai yang lebih layak.
Takutnya, at the end of semester, mereka meminta pertanggungjawaban kenapa nilai mereka jelek, padahal setiap minggu selalu masuk mata kuliah ini. Ya, kami memang bisa menjawab pertanyaan itu dengan alasan ini itu, tapi tetap saja saya pribadi merasa bertanggung jawab terhadap ketidak pedulian mereka. Sepertinya saya memang harus mencoba untuk melakukan pendekatan pada mereka, untuk kepentingan mereka juga ~.~" Toh, kalau nantinya mereka tidak peduli juga, kami lepas tangan deh.

Saya jadi ingat jaman saya kuliah hal yang sama dengan mereka beberapa tahun lalu, saya bukan termasuk orang yang benar-benar pintar, dikenal, sangat cerdas atau apa lah. Tapi at least, saya melakukan apa yang diminta oleh dosen. Saya merasa, saya hanya butuh untuk aktif berpartisipasi dalam setiap mata kuliah, tidak masalah nilai yang saya dapatkan, karena menurut hemat saya *halah* pasti ada sebuah nilai plus setiap kali kita melakukan hal tersebut. Dan ternyata benar, nggak ada mata kuliah yang saya ulangi.

Ya, memang sih, kita nggak bisa menyamakan semua karakter orang, malahan banyak sekali karakter orang di masyarakat. Saya pribadi bisa menilai dari 70 mahasiswa yang kebetulan kami dampingi tersebut.
Dan ternyata benar, jadi dosen itu bukan mengajar, tapi belajar :D
Inilah yang sedikit saya rasakan saat beberapa bulan ini berkecimpung dalam dunia baru ini :| pasti lebih banyak yang lainnya ... *siap siap*


I think that's all, thank you

Sunday, November 21, 2010

Artikel yang nggak tau kapan munculnya

-Sunday, November 21st 2010-

Jadi ceritanya lebih dari sebulan yang lalu, saya, Brillie, dan pasangan Xero dan Elmo *eh maap aku lupa nama kalian* :p diwawancara oleh wartawan salah satu surat kabar paling laris di Jawa Timur, itu tuh yang punyanya Bapak yang nanganin Listrik ituh *ish dibahas*

Anyway, sampai sekarang artikel misterius itu tidak pernah muncul di surat kabar tersebut. Jadi daripada saya bingung sendiri, menunggu dan menunggu, dan menanggung malu karena saya pernah ngomong di twitter *uhuk* mending saya tampilin aja foto-foto *akting* kita, waktu diwawancara oleh mbak wartawan waktu itu. Hehe ;p





Kereeen kan ? *dengan gaya Happy Salma di iklan panci*


Place : Keiko Cafe


I think that's all, thank you

Friday, November 19, 2010

9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan

Saya baru nemu artikel oke nih buat temen-temen *yang merasa* perlu memperhatikan kecantikan :D Ternyata ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan perempuan dalam perawatan kecantikan. Apa saja?

1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.

Ahaay, cara termudah bagi saya adalah dengan menggunakan jilbab, hihihi, soalnya warnanya kan ganti-ganti, jadi nggak akan monoton :D Tapi tetep sih, kadang bosen kalo model jilbabnya itu-itu aja, kadang saya cari model yang gampang, fashionable tapi masih casual. Mau itu rambut atau pake jilbab, yang penting kita pede aja kan? :D

2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.

Ohh ya ya, note that ... anu, sekarang saya jadi tukang tidur kok, jadi bisa dipastikan kulit saya bagus kan ? kan ? *ngotot*

3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.

*noleh kanan kiri* saya ? menghindari lemak ? never ... xD

4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.

Yang ini belum bisa diniatin dari dulu, hiks, how how ?? Saya kan juga ingin kulit saya berseri-seri, bukan hanya senyum saya yang berseri-seri *halah*

5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.

Oh ternyata harus dibersihkan ya ? bukannya dengan begitu kuas dan spons kita jadi gampang rusak gara-gara air ya ? *kok balik nanya?* ada ide lain ?

6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.

oh my God, adakah cara terbaik selain membuangnya ? kadang itu sangat costly ya, apalagi bisa bahaya jika dibuang sembarangan. Mungkin dengan menggunakannya sebagai pewarna alternatif ? *wink wink* dan kadang kita nggak tau jangka waktu kadaluwarsa-nya dimana ? karena kadang di kosmetik nggak ada tanggalnya, iya kan ?

7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.

Saya sering banget kaya' gini T_T baiklah, saya akan lebih rajin cuci muka sebelum tidur ...

8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.

Oooh, gitu ya ternyata, padahal habis mandi pake air anget tuh bisa seger, iya kan ?

9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.

Hmmm, kalau saya nyemprot di urat nadi leher kaya'nya gak ngefek deh, soalnya saya kan pake jilbab ~.~" *karena emang saya biasanya nyemprotin di pergelangan tangan dan lipatan tangan sih :-"

Eh, anyway, tetep loh, walaupun saya komen sana sini, artikel ini banyak positifnya, jadi kita lebih rajin memperhatikan diri kita ? Ya kan girls ? *postingan ini kok kaya'nya diperuntukkan untuk kaum perempuan doang ya?* hihi




I think that's all, thank you

Tuesday, November 16, 2010

Little thoughts about Love

-Tuesday, November 16th 2010-

Apa sih cinta itu ?
Saya masih bingung mendefinisikannya, sebuah perasaan menyayangi, memiliki, menggilai sesuatu atau seseorang ? Apa ?

Selama beberapa kali *saya merasa* jatuh cinta, yang saya rasakan lebih pada kebahagiaan menggebu-gebu. Overrated seperti yang Vio bilang ? Hmm, maybe.

Senyum-senyum sendiri, ketawa tiba-tiba, peluk-peluk orang disekitar kita saking gregetnya, nyanyi-nyanyi lagu bahagia walaupun ada orang lain di sekitar kita. Aneh.
Oh ya, saya pernah dalam fase dibilang aneh atau gendeng atau abnormal atau apalah you name it karena melakukan itu.
Bisakah kita bilang cinta itu gila ? atau cinta itu aneh ?

Lalu ada saatnya cinta itu membuat kita menangis tersedu-sedu *ehm, itu saya ya?*, entahlah dengan kalian.
Bolehkah saat kita mencintai seseorang, kita dibuat menangis olehnya ?
Opini saya sih bilang, boleh, karena cinta seperti hidup, ada naik turunnya, ada masa terang ada masa redup.
Jadi apakah jika saya lebih sering menangis berarti terlalu banyak masa redup ?
Atau saya saja yang terlalu berpikir keras dan membuat semuanya berat bagi saya dan akhirnya membuatnya menjadi redup dengan sendirinya ?
Lagi-lagi itu memang saya aja, hehehe.
Karena kata seseorang saya ini orang yang terlalu banyak mikir, tapi nggak dilakukan. My bad, saya terbiasa dengan hidup yang seperti itu. Takut menghadapi sesuatu, hingga hal tersebut tidak dilakukan dan akhirnya menyesal kemudian. Ah kok jadi ngomongin pribadi saya sih.

Okay, saya menulis postingan ini bukan karena saya sedang kasmaran, ah apa lagi arti dari "kasmaran" itu ?
Kalau yang Pinkan Mambo bilang sih, "Siang dan malam aku tak kuasa melupakan bayangmu .... ataukah ku hanya merasa kasmaran ??"
Jadi kasmaran itu bukan suatu sikap yang mendefinikan cinta secara khusus kan? Menurut Pinkan loh ya?
Hanya sebuah perasaan sementara karena menggilai seseorang *itu masih kata Pinkan* :D


Jadi apa yang kamu rasakan Fenty ?

The thing is, saya sedang *merasa* menyayangi seseorang, ya selama setahun lebih ini dan perasaan itu belum luntur sampai sekarang.
Ada hal-hal yang tidak bisa saya share pada orang tentang bagaimana hubungan kami. Yang jelas, saat saya ada di dekatnya, I can't stop smiling *literally*
Saya *terlalu* bahagia di dekatnya, merasa semua masalah hilang, walaupun dalam hati saya tau ada saja masalah yang akan muncul. Saat saya tidak ada di dekatnya, banyak hal yang saya ingin katakan, saat bertemu, hanya senyuman yang saya berikan.
Apakah saya masih abnormal atau hanya karena saya tidak berpikir jernih ?
Karena kadang saya merasa masalah kami ada jalan keluar yang tidak menyakiti banyak pihak, hanya saja saat ini memang belum ada jalan keluar yang membahagiakan itu.
Eh, kok jangan ngomongin ini *curcol lagi*

Jadi sebenarnya itu kasmaran atau cinta ya ?

Jika cinta itu sebuah definisi dari ikhlas, ikhlas memperhatikan, menyayangi dan melindungi. Ya, berarti saya memang cinta, bukan sekedar kasmaran. Namun saat keikhlasan itu berarti melepaskan, entahlah, cukup sulit melakukannya. Pasti teman-teman pernah dengar sebuah quote,
"If you love someone, set him free. If he comes back, he's yours. If he doesn't, he never was ..."
Well, bagi saya itu masih sulit. Padahal mungkin itulah esensi dari sebuah cinta.
Ikhlas menerima dan melepaskan.
*melirik seseorang yang pernah bilang ini ke saya*

Walau bagaimanapun juga, cinta itu datangnya dari Yang Kuasa kan ?
Yang bagi saya datangnya tiba-tiba, tapi sulit menghilangkannya.
Dan Yang Kuasa pasti tau tentang hal-hal yang memang sudah menjadi takdir saya.
Saya belum berhenti berusaha dan berdoa padaMu kok, Allah.
Jadi ....
"Semoga Kau berikan aku keikhlasan super dan bisa menjadi 'Superman ikhlas' seperti dirinya" =)


I think that's all, thank you

Saturday, November 13, 2010

Blognya Dekave

-Saturday, November 12th 2010-

Eh saya punya blog baru, promosi aja sih, sebenernya bukan blog saya. Tapi blog jurusan tempat saya mengajar dan saya didapuk menjadi salah satu adminnya disana. Jadi saya punya kerjaan baru nulis disana. Sering-sering mampir dan komen ya ? ^_^

Kalau temen-temen, teman kalian, adik atau saudara yang tertarik untuk masuk jurusan kami, boleh lihat-lihat dulu nih kegiatan kami :D 

Jadi, mari mampir ke http://dkvupnjatim.com

Blognya Dekave UPN Jawa Timur

RED : tampilannya masih sederhana, belum mencerminkan blog tentang desain sih ya, hihi, pengen ikut utak atik layoutnya, tapi kaya'nya saya cuma bisa nulis aja disana :D Tapi harapannya ke depan bisa berkembang lebih baik lagi :)


I think that's all, thank you

Tuesday, November 9, 2010

Ketemu Nilla

-Tuesday, November 9th 2010-

Saya kemaren sempat mampir ke Tangerang karena ada acara wedding sepupu saya, menginap di tempat salah satu saudara saya di BSD. Eh ndilalah, kata Si Nilla tempat tinggalnya di daerah sana. Klop banget dah, akhirnya dia mampir ke rumah saudara itu, karena jujur deh ya, saya agak ribet kalau mau kemana-mana di daerah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya T_T


Awalnya saya ngajak ketemuan beberapa temen selain Nilla, ada Galih Satria, Fahmi Aulia, Adhini, Jimmy Luvhara dan kroninya, hehehe. Tapi apa mau dikata, kalau urusan acara keluarga dan ketidak tahuan saya akan daerah Jakarta dan sekitarnya itu dengan terpaksa saya meminta mereka untuk ketemu di rumah saudara saya aja. Tapi yang bisa ternyata cuma Nilla :D

Ya, at least ada kesempatan ketemu salah satu blogger favorit saya yang satu ini :)


InsyaAllah tahun depan yang tinggal sebulan lagi, kalau ada rezeki lebih saya ke sana lagi ya, dengan berbekal peta, duit buat kendaraan umum dan menginap sana sini. Hehehehe, doakan saya semoga harapan ini tercapai ^_^


I think that's all, thank you

Thursday, November 4, 2010

Tentang program komputer

-Thursday, November 4th 2010-
*Memasukkan nilai mahasiswa ke dalam Excel*
Seorang teman nyeletuk,
"Wii, kok bisa sih mbak pake' program ini, aku loh nggak iso blas"
Saya meliriknya dan tertegun, "Masa ? Ini kan excel?"
"Hehehe, iya mbak, aku lebih mending suruh ngerjain Corel daripada excel"
Lain waktu seorang teman ngobrol dengan saya, 
"Tau nggak mbak, ada loh temenku yang nggak bisa Word, nulis laporan pake Photoshop"
*tercekat* 
"Niatnyaaaaa...."


Kadang saya bersyukur bisa lancar menggunakan 2 program umum itu. Saya jadi terpikir saat awal-awal mengenal program-program komputer. Dulu jaman saya SMP, CMIIW, DOS dan Lotus ya ? Saya termasuk yang lumayan cepat beradaptasi dengan mata pelajaran tersebut. Alhamdulillah, karena dari jaman saya kecil di Denpasar, di rumah memang sudah ada komputer. Walaupun di saat itu saya hanya ngerti main game aja :D. 

Waktu SMApun saya lumayan cepat menangkap pelajaran komputer, seingat saya, jaman waktu ada tugas ataupun ujian Wordstar saya paling cepat selesai dan keluar dari kelas. Yang dibutuhkan dari pelajaran Wordstar itu cuma satu, ketelitian. Hafal dengan rumus batas kanan dan batas kiri, Bold, italic dan underline, untungnya saya cukup teliti, makanya sukses. Jadi ini masalah teliti atau karena saya mengenal komputer ya ? hehehe.

Kembali lagi, seharusnya dengan adanya Word dan Excel, pengganti wordstar dan Lotus, memudahkan orang untuk menggunakan program-program semacam itu kan ? Kenapa malah ambil yang ribet dengan menggunakan photoshop ya ? Hmmm

Kalau dipikir lagi program komputer itu semakin lama semakin berkembang, macam-macam dan mempermudah orang, karena program-program seperti ini memang bagian dari teknologi kan ? Yang dulu orang menggunakan kamera manual dan nggak bisa ditusir, sekarang sudah ada photoshop yang mempermudah hal tersebut. Entah dengan scanner atau dengan kamera digital.

Hal-hal seperti ini membuat saya ingin untuk mengembangkan pengetahuan saya dalam hal program-program komputer lain seperti Flash, AutoRevitt, Joomla dan program-program membuat website itu *saya nggak tau apa aja namanya*. Karena kalau dihitung-hitung, saat ini saya hanya familiar beberapa program komputer antara lain Microsoft macam Word, Excel, Powerpoint, Project lalu Coreldraw, Photoshop *itupun masih perlu lebih banyak belajar*, AutoCAD, ArchiCAD dan 3DMax *yang ini saya bahkan udah lupa, karena udah lama nggak pegang, hihi* oh iya saya lupa ... Minitab, SPSS dan Easyfit juga, hahaha *jadi inget sama tesis* xD

Semoga dengan begitu pengetahuan saya semakin berkembang dan dapat lebih memberi manfaat kepada orang lain. Semoga diberi kesempatan ya ? ^_^

Kalau cerita kalian bagaimana ?


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...