Monday, October 25, 2010

Postingan ke 200 !!

-Monday, October 25th, 2010-

Yaaay ... hihihi, nggak penting banget yak gini dirayain, well anyway ... akhirnya postingan saya di blog ini sampai 200 juga. Walaupun saya jarang-jarang posting dan entah kesambet apa beberapa waktu ini saya jadi rajin posting lagi. Ada aji-aji penembus sukma rupanya #hasyah ...

Setelah postingan tanggal 17 Februari 2009 lalu menjadi postingan saya yang ke 100 dan dipenuhi dengan hadiah, sekrang masuk juga ke 200, tapi sekarang nggak ada hadiah apa-apa.
Lah emangnya saya ulang tahun di bulan Oktober ? :D


Intinya saya seneng lah, bisa mencapai yang sekarang ini. Uh, lagaknya kaya' lagi testimoni di manaaa gitu :p

Uh oh ya ... hari ini UTSnya mahasiswa saya dimulai, doakan mereka sukses ya ^_^ *jadi kami para dosen nggak susah menentukan nilai mereka* ~.~"

Dan doakan semoga ada postingan ke 300, 400 dan seterusnya sampai ke seribu ... amiinn *wik banyak ya* :p

Ah saya curiga ini pasti karena saya deactivate fb, makanya jadi rajin mampir ke sini #dibahas ... hei bagi kalian yang sama blogger angin-anginan seperti saya, cobalah cara ini *hehehe, beda-beda kalee fen*


I think that's all, thank you

Thursday, October 21, 2010

Tebak-tebak tak berhadiah

-Thursday, October 21st, 2010-

Foto-foto ini diambil beberapa minggu yang lalu. Rencananya setiap minggu kami memang meminta para mahasiswa untuk ber-dresscode dalam setiap mata kuliah yang kami (team dosen) ajarkan ini. Selain meningkatkan kepercayaan diri, kreatifitas dan show up ke orang-orang sekitar -sebagai mahasiswa desain hal tersebut sangat penting-, hal ini jelas membuat suasana di kelas, atau dalam kesempatan itu di luar kelas lebih fun dibanding mata kuliah lain.

Anyway, kesempatan waktu itu dresscodenya bertemakan "Movie Character"

Inilah beberapa foto yang saya ambil ... hayoo ada yang bisa tebak nggak, mereka memerankan siapa sih ? :) *saya kasih sedikit clue dari filmnya ya?*

"Remember, remember the 5th November"

"I'll be back"

"SSSSSSSSSSSSSSSSMOKIN'!"

Yang ini saya nggak tau siapa, yang pasti karakter Jepang. Ada yang bisa beritahu saya ?

Nah yang terakhir ini film Indonesia, waktu kami tanya ini film apa, dia menyebutkan film yang asli nggak penting banget. Tapi pemikiran dia out of the box sih ... err ... ada yang bisa tebak ? :D

Masih ada beberapa karakter lain, tapi kalau saya tampilin semua pasti berat banget kebuka. Jadi sekarang ini aja dulu :D

Silakan ditebak :)



I think that's all, thank you

Wednesday, October 20, 2010

New Job

Saya senyum-senyum sendiri melihat salah satu tret di shoutbox saya yang disampaikan mbak Tyka. Ah ya, oke saya memang belum cerita kalau saya sudah bekerja, bukan pekerjaan dimana saya menjadi pegawai tetap memang. Tapi saya memang officially sudah bekerja sejak bulan lalu.

Seharusnya saya bangga atau malu ya ? Maklum, saya sebenarnya masih kecil banget pengalamannya dibandingkan teman-teman saya yang sudah duluan mengajar.
Iya, jadi saya mengajar sekarang. See, saya bahkan grogi sendiri kalau postingan saya dilihat mahasiswa saya #ihik #lirikkanankiri


Kata teman mengajar saya, kita ini istilahnya sudah menjadi publik figur, dimana apa yang kita katakan dan sebutkan diperhatikan oleh orang lain, khususnya mahasiswa kita. Seharusnyalah kita jadi contoh yang baik
Jaim ? mungkin. Makanya saya jadi sok behave gitu sekarang nulis-nulis status di salah satu social media. Ah lupa, saya lagi deactivate, lagi bosen :D

Ampuun, saya jangan ditanyain soal gimana pengalaman saya mengajar dong. Karena saya memang belum gape bener dalam hal ini.
Saya jadi ingat teman kuliah S2 saya bilang ke saya, "Hah ? Sekarang kamu ngajar ? Kamu kalau ngajar masih kaya' presentasi waktu kuliah nggak?"
"Ehhmm, iya sih, dikit-dikit"
"Ampun deh, hahaha"
Yaahh diketawain ~.~" langsung deh perasaan saya deg deg gak enak ati.
Huuh ... apa segitunya saya selalu grogi kalau di depan khalayak ramai ?

Saya sebenarnya nggak pede juga dibanding teman-teman mengajar saya yang sudah duluan punya pengalaman menjadi pembicara di mana-mana. Walaupun saya nggak seperti mereka, tapi saya memiliki kepercayaan bahwa suatu saat saya sedikitnya bisa lebih percaya diri dibanding sekarang. Saya sih berharap bisa memberikan sedikit masukan positif ke teman-teman yang saya ajar, semoga berguna ya :)

Well anyway, tetap saja saya tetap harus latihan dan latihan.
Jadi tolong jangan membuat saya berhenti berusaha :)

Tapi saya masih berharap untuk membuka usaha sendiri supaya bisa dapet rejeki lebih banyak, biar bisa nabung untuk kebutuhan masa depan #ceileh ... hehehhee


I think that's all, thank you

Monday, October 18, 2010

Pengen kopdar sama ...

-Monday, October 18th, 2010-

Ini bukan karena PB alias pesta blogger bakalan diadakan lagi *Berhubung saya nggak bisa kesana untuk ikutan :(*
Tapi karena emang saya pengen banget kopdar sama beberapa temen blogger yang belum sempat saya temui ini, atau mungkin pernah saya temui tapi udah lama nggak ketemu.


1. Nora (http://renotxa.blogspot.com)
Nggak pernah bosan bertemu perempuan ini :)
Tulisannya, ucapannya, ide-idenya, all ... heart you girl :-* *jangan disambet karena cium cium ya, cee* xD

2. Nilla (http://nilla.keritikentang.com)
Dari dulu, dari awal kenal, sampai sekarang, hehehe.
Ngiri sama mbak Tyka yang udah duluan ketemu
Selalu seru membaca cerita dia dan mbubh-nya ^^

3. Uthie (http://itemaniz.matriphe.com)
Pengen ngobrolin soal arsitektur #eh
Saat dia TA saya tesis, perfect match *halah*
Tapi dia lulus duluan :p untungnya saya akhirnya nyusul dia sih

4. Shaa (http://adashadisini.com)
Boo, kita mesti nggak kesampaian ketemu dari kapan tau ya.
Saya dua kali ke Balikpapan di tempat di mana ia tinggal, dia sekali ke Surabaya.
Dan ya, kita nggak pernah bisa ketemu.
Atau intinya saya kali ya yang ribet ngatur waktu buat ketemu doi.
I'm sorry, dear ... I will make it up to you, InsyaAllah :)

5. Nuuii (http://juicy-corner.blogspot.com)
Belum sempet berterimakasih secara langsung karena sudah ngoleh2in saya sama mbak tyka tas dari negeri seberang.
Hiks ... kapan ya, mbak ... Kita eksisnya di twitter aja sih *sad*

6. M Fahmi Aulia (http://mfahmia2705.blogspot.com)
Kok sudah jarang komentar lagi ya "mas ganteng" satu ini ?
Sibuk sama baby-nya kaya'nya :D
Suka dengan komentar-komentarnya, hehehe.

7. Mirna (http://bulanbulat.blogspot.com)
Saya nggak paham dia berdomisili dimana sekarang, yang pasti orang Surabaya dan sempat kuliah di Australia.
Teman dari sahabat saya, berawal dari friendster, terus beralih ke blog. Jarang saling komunikasi juga sih.
Tapi tetep aja penasaran sama si bulan bulat ini :)
And LOVE her writing

8. Nengbiker (http://nengbiker.com)
Sik yo, kujadwalkan pergi ke Malang, lalu kita bertemu, dan kau antar aku kemana-mana naik motormu itu. Hehehehe.

9. Galihsatria (http://galihsatria.com)
Terlalu sering kita komen-komenan via plurk, twitter, blog dan fb. Tapi sejak 2 tahun kenal itu, nggak pernah sekalipun ketemu, bener tak ? :D
Dai kalau main piano di depan saya grogi nggak ya ? #halah

10. Adhini (http://violetviolaa.blogspot.com/)
Pertama kali ketemu sudah kaya' temenan lamaaaaa banget.
Love this girl, tulisannya, semangat dietnya *eh*, hehehe, dan melankolisnya yang mirip saya.
Pengen ketemu kamu lagiii .... ^^

Eh maap loh yang nggak kesebut, tapi yang saya ingin temui sekarang ya mereka itu :D
Maybe next time will be you :)
*tetep sok seleb, hahaha, maap*


I think that's all, thank you

Saturday, October 16, 2010

Resiko

Saya sedang merasa kehilangan beberapa waktu ini.
Dan menurut saya pribadi hal itu berhubungan dengan resiko.

Jadi begini, saat kita memiliki sahabat entah dari kecil atau mungkin dari jaman kita sekolah atau kuliah. Kemudian perubahan terjadi, misalnya dia pergi ke kota lain, dia menikah, atau jeleknya dia memusuhi kita. Padahal sebelum itu kita sering sekali rely on her/him, sekarang dia nggak bisa langsung ada buat kita, atau mungkin nggak akan ada dan bisa di saat kita merasa perlu mereka.


Kadang saya egois berpikir, "Katanya sahabat ? kenapa kamu nggak ada buat aku di saat aku nangis kaya' gini ?"
Tapi saya sadar kok, seorang sahabat juga manusia, bukan tong sampah yang menjadi tempat kita menumpahkan uneg-uneg kita. Mereka juga punya masalah, mereka juga butuh "their time".

Sahabat saya yang sudah menikah, bagi saya dia pasti memiliki dunia baru dalam hidupnya. Dimana saya, tidak termasuk di dalamnya. Bukan berarti dia berubah sikap pada saya, dia berusaha, sangat berusaha untuk menghubungi saya. Tapi lebih sering lagi, dia nggak ada buat saya.
Kembali lagi, itu resiko, karena saya terlalu mengandalkan dia.
Tapi dia tetap manusia yang memiliki masalahnya sendiri, dan saya seharusnyalah yang memberikan pundak kita disaat mereka bersedih. Bukan berarti saya tidak memiliki banyak teman, tapi ... entahlah, mungkin dari sekian tahun kita sama-sama, mengerti watak masing-masing, menceritakan hal yang tidak diceritakan kepada orang lain, menjadikan hal tersebut berbeda dengan teman-teman lain.

Jadi teringat juga dengan salah seorang teman saya dulu.
Hal kecil waktu itu, dia meminta saya membangunkannya sebelum Maghrib via telefon.
Tapi saya lupa, saya baru menelfonnya setelah maghrib, dan akhirnya ia telat melakukan sesuatu. Dia kecewa awalnya, tapi dia lalu bilang, "Salah aku kok, aku mengandalkan manusia. Seharusnya aku mengandalkan Allah"
Ya, oke, agak berlebihan dia berkata seperti itu hanya tentang masalah membangunkan.
Tapi tetap saja dia benar.

Seharusnya, saya lebih mengandalkan Tuhan dalam urusan apapun.
Bukan berarti jelek memiliki sahabat dan menceritakan banyak hal pada sahabat.
Tapi saya pernah dengar dari sebuah Tausiyah, bahwa bukankah lebih baik kita curhat kepada Allah. Dimana tidak akan habis Ia memberikan spare waktu, besarnya tong sampah untuk mengeluarkan uneg-uneg kita, dan Ia malah selalu memeberikan solusi. Even mungkin kita nggak sadari itu, mungkin ketidaksadaran itu yang membuat kita lupa padaNya.
Jadi merasa sangat kecil :|

Ya, positifnya, saya jadi berpikir, mungkin ini solusi Allah buat saya. Agar saya lebih bersabar menghadapi banyak hal, tidak terlalu berkoar-koar saat merasa sedih atau merasa perlu menceritakan sesuatu yang seharusnya tidak diceritakan kepada orang lain. Mungkin perlu waktu buat tipe orang seperti saya. Dimana, kalau mungkin banyak yang kenal saya, saya jadi orang yang sok melankolis. Tapi saya tetap harus belajar kok untuk menghadapi banyak hal sendiri, menjadi mandiri dan memutuskan banyak hal sendiri.

Sudah menjadi resiko kita sebagai manusia dewasa kan ?

Tapi tetap saja, ah saya merindukan sahabat saya :')

Ah shoot ... maaf ya, saya lupa dan tidak sadar, ternyata saya memiliki sahabat-sahabat selain sahabat saya yang di atas itu. Thanks for all of your support guys ;) #nomention
I love you, people
love

I think that's all, thank you

Wednesday, October 6, 2010

Wes mari ... (Wis Sudah)

-Wednesday, October 6th 2010-

Hari Sabtu lalu, tanggal 2 Oktober 2010, pukul 09.00 WIB, saat saya duduk di sebuah kursi ditemani ribuan orang yang menunggu namanya dipanggil untuk pemberian ijazah dan bersalaman dengan seseorang, sempat saya merasa blank sejenak.
Berpikir, "Ya ampun, jadi aku ini sudah selesai ya ? nggak perlu lagi nih aku bolak-balik ke kampus dan ngurusin ini itu ?" dan kemudian tersenyum *sok manis*
Untungnya nggak ada yang pikir saya gila, karena banyak orang yang lain yang mungkin melakukan hal yang sama dengan saya, mungkin malah lebih parah dari senyum-senyum sendiri :p

............
................................
........................................
............................................


Tuh, kok jadi blank lagi, ah saya mah suka ribet mau nulis apaan beberapa waktu ini.
Saya jadi ingat dengan komentar dari Brillie, soal postingan saya yang semakin lama semakin kosong dengan tulisan. Isinya kebanyakan gambar, seperti postingan sebelumnya itu :D

Okay, kita coba lagi.
Jadi hari Sabtu kemarin akhirnya saya diwisuda bersama ribuan "alumni" ITS yang lain.
Senang ? Ya iyalah, berarti satu keinginan saya sudah terwujud, hmm salah, salah satu beban saya sudah terlepas, hehehe.

Saya yang dandan cantik *halah*

Setelah berdandan cantik, ditemani, disaksikan, dan didukung oleh kedua orang tua saya, kakak saya-yang sudah mau menyempatkan waktu dari Balikpapan ke Surabaya. Great :)


Sayangnya banyak teman saya yang belum melepaskan beban mereka juga seperti saya.
Saya sekelas dengan 17 orang lainnya dari tahun 2007 (ya saya telat setahun T_T), yang sudah lulus 5 orang, dan yang lulus kemarin 2 orang. Jadi masih sisa 10 orang lagi yang belum meloloskan diri *eh* meluluskan diri maksudnya :D Maklum sih, orang-orang sibuk, hihihi. Doakan semoga mereka bisa cepat kabur ya :D


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...