Wednesday, June 23, 2010

Penyakit akut itu muncul lagi

-Wednesday, June 23rd 2010-

Hi hi, temen-temen ...
Apa kabar ? Baik-baik sajakah ? Lama ya nggak ketemu ? *ungkapan basa basi standar, hahahaha*

Sedeng! kemana semangat menulis saya nulis di blog ini, hilang nggak berbekas, seperti kehilangan semangat untuk mengerjakan tesis saya lagi. Yeah ... padahal ya saya emang sudah dinyatakan lulus *alhamdulillah*, tapi rasanya belum lega, lah revisinya nggak kira-kira sih, dan terbentur kenyataan saya malas mengerjakannya *penyakit akut*

Hei, ada obatnya nggak sih ? Kalau ada tolong kasih saya satu strip, sepertinya saya butuh nggak cuma satu. Seperti obat yang diminum 3 kali sehari setelah makan sesuai resep dokter *ngelantur*


Selain minta obat saya juga minta doa, biar saya secepatnya dapat kerja atau memulai kerjaan baru. Saya juga nggak mau kok penyakit ini menggerogoti tubuh saya terus menerus, soalnya saya sadar penyakit ini bikin saya nggak bisa cepet dapet duit. Padahal saya kan butuh duit supaya bisa ke Eropa secepatnya *ihik, mulai lebay* ya pokoknya begitu deh :p

Ah iya, saya juga banyak janji ke orang kalau mau menulis ini dan itu di blog ini, tapi belum kesampaian. Maaf ya jeng-jeng, InsyaAllah secepatnya ...



I think that's all, thank you

Thursday, June 3, 2010

Tentang Radio Tape

-Thursday, 3rd June 2010-

Sunday morning rain is falling

Steal some covers share some skin

Clouds are shrouding us in moments unforgettable
You twist to fit the mold that I am in
But things just get so crazy living life gets hard to do
And I would gladly hit the road get up and go if I knew
That someday it would lead me back to you
...
That someday it would lead me back to you ...

Ada yang saya rindukan saat mendengar lagu Sunday Morning dari Maroon 5 di windows media player saya barusan. Kenangan kecil, hanya kenangan dimana Radio tape di mobil saya masih berfungsi dengan baik.

Kalau ditanya apa hubungannya ? Well, saya sering sekali memutar lagu Maroon 5 tersebut berulang-ulang di radio tape saya. Radio tape itu benar-benar sahabat yang baik, sahabat yang tidak membuat sebal saat menghadapi macetnya Surabaya setelah saya pulang kuliah dari kampus ITS yang jauhnya 50 menit dari rumah saya.


Radio tape yang hanya sebuah barang "antik", jauh dari kata indah jika dibandingkan dengan cd player di mobil teman-teman saya, dibandingkan dengan mp3 player atau iPod yang dengan mudah ditransfer ke dalamnya.

Tapi saya sayang pada radio tape itu. Bilang saya konvensional, tapi jujur, saya kangen membelanjakan uang saya yang dulu nggak seberapa itu dengan membeli kaset di Aquarius atau Disctarra.

Oh my ... terakhir kali saya membeli kaset mungkin sudah 6 tahun yang lalu, dimana pemutar tape saya masih berfungsi dengan baik. Saya ingat dua album terakhir yang saya beli adalah Album How to safe a life-nya The Fray dan Eyes Open-nya Snow Patrol.

Sekarang ? fiuuhh ... jangankan tape-nya, radionya saja sudah tidak berfungsi.
Saya mengalihkan diri ke radio dari ponsel saya, yang saya tau tidak bertahan lama karena daya baterainya yang minim.

Okay, jangan suruh saya beli, karena saya memang belum mampu beli sendiri, dan saya malu, ya malu untuk meminta pada ayah Saya. Ini untuk kesenangan saya pribadi dan seharusnya saya tidak boleh merepotkannya.
Mungkin nanti setelah ada rezeki lagi, saya akan nabung untuk beli radio tape yang lebih mendingan. Mungkin lengkap dengan cd player dan usb mp3 atau iPod itu. Atau mungkin dengan tv lcd-nya sekalian ?

Well, who knows ... saya akan berusaha mewujudkannya kok :)


I think that's all, thank you

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...