Tuesday, August 25, 2009

I just don't get it

-Surabaya, Tuesday, August, 25th 2009-

I just don't get it, mengapa Miss-Miss-an itu ada ?

Okay, saya akui saya pernah suka dengan event-event semacam ini, melihat cewek-cewek cantik, tinggi, langsing dsb ... lebih-lebih lagi kalau pintar.
Bagi cewek-cewek semacam saya, anggap saja itu sebuah keinginan terselubung, maybe I want to be like them. Tapi setelah beberapa tahun ini saya perhatikan, semua hal tersebut tidak menarik lagi buat saya.

Saya mikir aja sih, terus kalau sudah jadi misalkan Miss Universe, emangnya ngapain ?
Kok saya rasa mereka cuma jadi pemanis doang ya ?
Okay, mungkin cewek-cewek itu pintar, bertemu dengan orang-orang penting, mengelilingi dunia, menemui anak-anak kekurangan pangan, AIDS dan sebagainya.
Terus endingnya apa ?
Dengan bertemu orang-orang penting apa sih yang disampaikan mbak miss itu ? WORLD PEACE ?? *jadi inget cibiran di film Miss Congeniality* XD
Kemudian, dengan bertemu anak-anak malang tersebut, mereka menjadikan mbak-mbak miss itu role model mereka ?
Mungkin mereka bisa saja berpikir "Oh maybe someday I can be like her ?" *dengan mata berbinar-binar*
Which is impossible, kalau anak-anak itu nggak cantik, nggak punya badan oke, dan pendidikan yang bagus ? Atauuu dengan mendatangi mereka, lalu mereka jadi bahagia ? Dengan satu kunjungan saja ??? Ehm, I don't think so

Dan hadiah-hadiah itu *nengok blog chrisanty* ... fiuuuh, sepertinya perempuan ini cuma dijadikan manekin berjalan aja deh.
Contohnya aja, si mbak miss ini menemui seorang ibu negara di suatu negara antah berantah, dan kemudian Ibu negara tersebut melihat sepatu cantik yang dipakai mbak miss itu
"Duh mbak, iku sepatune apik yo ? Merek'e opo toh?"
"Oh inyyi Nina punyyya byyu, meyyek luar negyyi yoh" *maksudnya sok nyinta laura, kan dari luar negeri* =))
"Sakjane aku yo tau ndelok nang Tajur mbak, tapi durung sempet tuku, sampeyan yakin tah iku produk luar negeri?"
Mbak miss hanya memberikan senyum tiga jari terbaiknya :D
*haayyaah* :p

Item lain, budaya ? Saya sangsi juga sebenarnya, kenapa ya ajang miss universe itu hanya diwakili satu orang saja dari suatu negara ?
Ya kita bayangkan, misal Indonesia, negara-nya berpulau-pulau, yang kebudayaan masyaAllah banyaknya. Kemudian hanya diwakilkan pada satu perempuan, yang mungkin nggak aware-aware amat dengan kesemua budaya tersebut. Mungkin nggak sih pada event tersebut semua kebudayaan terwakili ?

Ah I don't know, mungkin saya cuma sedikit skeptis.
Toh acara semacam ini masih ada, masa saya bisa protes ? dan toh masih banyak mbak-mbak cantik yang minat ikutan. Hmm, maybe someday ada salah satu mbak-mbak cantik itu yang bisa mengubah dunia dan benar-benar menciptakan perdamaian dunia ?? Well, who knows ??


Eh anyway, adek Stefania *secara masih 18 tahun* dari Venezuela itu kok senyum gigi putihnya bisa selebar itu ya, lebih lebar dari senyum 3 jari Indra Bekti loh. And she looks old, I mean, for 18 years old girl XD


I think that's all, thank you

39 comments:

  1. Manusia butuh simbolisasi, klasifikasi, dan penghargaan sosial, yang bisa dijadikan sebagai teladan untuk orang banyak. Selanjutnya, kontes semacam ini tidak lebih dari sekadar jualan yang menguntungkan.

    I think that's all, thank you

    ReplyDelete
  2. Terkadang yg dirasa menarik, belum tentu bermanfaat. Nha, kalu sudah ditelaah kyk gini. Bisa taw cara budayain bangsa n bantuin orang lain tanpa perlu buka2an. Y tho...?

    ReplyDelete
  3. untung Indonesia gak pernah menang....

    menang disitu gak penting. masih jauh lebih penting dananya disalurkan buat menjaga warisan kesenian dan kebudayaan yang seolah-olah tak terurus, kecuali saat diklaim negara lain... miris...

    ReplyDelete
  4. share her body around the world wacks :D
    apalagi yg istimewa dari mereka?
    semua mata sudah melihatnya

    ReplyDelete
  5. santai aja, saya saja menikmati acara miss-missan itu :)

    ReplyDelete
  6. Jah komentar ttg neng Stefania gak enak banget XD huahahha

    ah gpp toh Mba' setahun sekali hiburan lihat barbie berjalan *gakjelasdotcom*

    tapi untuk hasil dari Miss-Miss an ini memang setuju dengan pendapatmu Mba Fen, kurang greget efeknya :)

    ReplyDelete
  7. hmm, efeknya mungkin cewek-cewek jadi semakin terobsesi dengan kecantikan alias packaging :)

    ReplyDelete
  8. wehehehe...ya seenggaknya makin banyak yg tw indonesia cew na cantik2 gag cuma jago ngebom..heheh

    ReplyDelete
  9. hahaha.. just a commercial purpose.. :D
    nice blog jeng ;)

    ReplyDelete
  10. @galihsatria : heh, remove that, itu quoteku (nottalking) jualan apa lih ?? jualan sepatu nina dan bikini ?? :D

    @notxa : ah tumben komentarmu disini positif sekali nduk :p

    @eskopidantipi : iya miris :(

    @cebong ipiet : tapi semua mata belum melihat cebong ipiet, kamu mau gak jadi miss universe ?? :p

    @anggara : oh saya nikmati kok, cuma sekedar komentar aja

    @ihwan : hahaha, cuma melihat kenyataan dari cara pandangku :D

    @pinkparis : that's true !!!

    @adams : hahaha, ya begitulah, mau gimana lagi

    @risdania : risda sayang, bombing gak cuma di Indonesia kan ;;)

    ReplyDelete
  11. tapi yang namanya keindahan tu universal, terlepas dari sopan tidak sopan..

    tekadang hal kayak gitu perlu untuk belajar gimana keindahan itu musti dipelakukan secara wajar.

    nikmati, resapi, n syukuri... alhamdulillah

    ReplyDelete
  12. iyah..18 taon harusnya masi pake putih abu2 udah senyam-senyum aja di catwalk..dditonton dunia lagehh..hmm..

    anak muda..

    haha..berasa tua..

    bdw knalan dolo yak ? tau dr empangnya cebong..*salaman* hihi

    ReplyDelete
  13. segala sesuatu yang langka pastilah seru. tapi lama kelaman bakal bosan dengan sendirinya. termasuk ajang MU inih, awal munculnya booming. kita lihat saja 5-10 tahun kedepan, apa kontes ini akan tetep berlangsung

    ReplyDelete
  14. Hehehehe....jg inget waktu saia iseng2 ikutan ajang putri2an semacam ini (tentunya yg ga pke acara buka2an gt...:D )


    manfaatnya??? ya hanya utk cuci mata para lelaki (maaf), dgn ukuran kecantikan. Ya tentukan kecantikan yg distandard kan para lelaki jg. Wong yg punya ide semacam ini kan laki-laki, pakdhe Donald Trumph itu. padahal mnrut saia acara ini sama hal nya merendah kan kaum hawa.

    dan masih menurut saia, hal semacam ini bertentangan dgn semangat R.A Kartini. Beliau pasti marah kepada wanita Indnesia kalau tahu wanita Indonesia menjatuhkan martabatnya berlenggak-lenggok di hadapan umum dengan maksud menarik selera sex pria. Bukankah jenis perbudakan seperti ini yang dilawan oleh beliau ?


    ah, sudah lah...percuma saia protes. wong yang diprotes jg sudah pintar2, punya dalih macam2...:D

    ReplyDelete
  15. Dek Stefania itu kayaknya mukanya lebih tua dari aku, hahaha.. Kita-kita orang Indonesia sangat beruntung coz muka kita yang berumur 20-something ini, kalo di luar negeri sering dikira belasan tahun..

    Aku berusaha ngukur senyumku, dan ternyata senyumku lima jari.. :-D

    ReplyDelete
  16. @anung : yes, it is, thank you :)

    @elmoudy : hmmm, emangnya aku ngomongin keindahan itu ya ? aku wondering esensi dari acara MU ajah

    @nguksnguks : hahaha, udah masuk kuliah umur segitu mah saya :p

    @eros : yeah, we'll see

    @akubunda : wooww, nda pernah ikutan ternyata :D kamu gak menang makanya protes *kabooorr* :p

    @vicky : lima jari gak pecah tuh bibir ?? hahahaha

    ReplyDelete
  17. yah memang mba, cuman sebagai manekin.. cuman sebagai hiasan dan icon semata padahal yang kerja dan berusaha bukan dia.. kurang lebih sama seperti Kuli bangunan dan arsitek. Mana yang lebih dihargai , ya Iconnya

    ReplyDelete
  18. whoaaa... i'm lost to this blog...
    I think I was at my own blog just now..
    mbak pengen jadi mbak universe yach???

    ReplyDelete
  19. Menurutku yang dikejar adalah popularitas. Kalo dah kepegang mo jualan apa aja juga laku. Jadi endingnya tetep bisnis juga. mis-mis itu cuma bentuk aja. Kalo dilarang bisa bikin acara yg lain. Intinya mengejar popularitas aja ...

    ReplyDelete
  20. OOT: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

    ReplyDelete
  21. aku pikir acara miss miss-an itu menjadi sedemikian "heboh" karena tuntutan industri, kebayang dong berapa harga gaun malam rancangan disainer dunia yang mereka pakai, sepatu pesta,perhiasan, make up? dan para miss miss-an itu secara tidak langsung diposisikan sebagai mannequin :)

    ReplyDelete
  22. @arham : iya :)

    @andi : kaggaaaakk

    @bang dje : iya, ending2nya jadi artis juga, hehehe

    @gajah_pesing : sama2 mas :)

    @nuuii : mereka memang manekin :p

    ReplyDelete
  23. walau di bilang "they have beauty, BRAIN, behaviour" tapi tetep aja beauty yang di utamakan... hihihihihi.. ^_^

    ReplyDelete
  24. Sering sih mikir kayak gitu Fen.
    Tujuannya apa, toh gelar itu tidak menjamin dia hidup enak artinya bahagia dgn uang banyak.
    Tp aq mikirnya, dunia ini suka melihat wanita cantik. Itulah jawaban sebenarnya hehee...

    ReplyDelete
  25. mbok gantian digelar mis OBESITAS...nah kalo ini jelas menonjolkan bobot. *pastiiii aku mikut

    ReplyDelete
  26. Mahkotanya keren sis!! tapi setuju, miss2an gitu ga ada nilai positipnya.. cuman pemanis mata ajah

    Met puasa yaa

    ReplyDelete
  27. @luvie : bener, eh tapi mbak MU kemaren gak cantik2 banget ah, senyumnya kelebaran, hahahaha

    @zee : yeah, dari semua cowok, kaya'nya berpikir kaya' gitu, "mereka kan cantik"

    @si jagoan makan : wiih, mbak manda mampir sini :D hahaha, aku termasuk gak ya ? :p

    @chrysanti : hehehe, iya mahkotanya MAHAL :p met puasa juga jeng :)

    ReplyDelete
  28. iya.. orang2 sana ga tau kenapa kok awet tua. beda sama kita2 asli indonesia, umur 22 masih dibilang seperti SMA **melirik ke diri sendiri

    ReplyDelete
  29. hmmm...bingung mo komen apa soalnya nikmatin juga tontonannya hahahaha~

    boong bgt kl cowok bilang gak nikmatin tontonannya :P

    ReplyDelete
  30. ah iya...gak begitu cantik dan gak begitu anggun :D

    ReplyDelete
  31. MU ajang kontes kepala batu bagi peserta dari Indo.

    Bicara awet muda sy termasuk satu diantaranya. *narsis dikit* . Semua temen2 non Indo sy ga pernah mengira klo sy sudah "berbuntut" dan usia 2x lipat dari yg mereka duga.

    Salam.
    Makasih sudah singgah di blog sy. 8-)

    ReplyDelete
  32. sister,boleh bagi tempaltenya ga?...keren bgt.
    BTW orang luar negeri emang gitu kali yah,,kecil2 aja kliatan gede,,,ga kaya' org indo,kecil2 udh tua.hehhee

    ReplyDelete
  33. Cewek itu memang mahluk yang luar biasa.....

    ReplyDelete
  34. @Brillie : hahaha, aku dikira masih SMP *lirik tinggi badan* hahahaha

    @didut : duh, yang cowok, hehehe

    @angelndutz : masih cantikan aku *dilempar sendal*

    @lamunadi : hahaha, bener, tergantung bagaimana pembawaan kita sih, kalo kitanya tetep feels young, bakalan keliatan muda terus kok

    @mel : wah itu khusus buat aku pribadi, Mel, hehehe, tapi aku bisa buat special order kok *promosi* :p, bener orang indonesia tuh awet muda dah :)

    @duniasapi : sapi cewek juga luar biasa kah ?? :p

    ReplyDelete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. senyumku cuman 2 jari, jadi ga bisa ikutan miss2an :-D

    ReplyDelete
  37. nggak bisa komen soalnya saya nggak tau apa yang dijadikan bahan penilaian selain proporsi tubuh.
    Kalau masalah perwakilan budaya memang nggak bisa diwakilkan dengan satu orang...tapi nggak bisa juga diwakilkan dengan banyak orang dari satu negara....thats why acara ini di gelar tiap tahun....

    btw agak kecewa si wakil dari Indonesia nggak masuk 15 besar meski rating di Inet paling tinggi...

    tapi setelah melihatnya di youtube...cari saja video presentasinya...

    she look so greedy....nggak smart dan terkesan tolol...

    OMG!!!!

    Kalo yang jadi winnernya sie salut soalnya mukanya sangat aristokrat

    ReplyDelete
  38. aha, seperti yg kupikirkan (thinking)

    btw kok posting ndak penting sih, ini bagus lagiii :)

    ReplyDelete

MARI-MARI SILAHKAN BERKOMENTAR, GAK BAKALAN RUGI KOK, CUMA TINGGAL COMMENT DOANG ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...