Wednesday, February 27, 2008

Foods Reviewer

Ada salah satu temen blog saya yang pernah tanya,
"Fen, mana review kulinernya lagi?"
"Well,
Ca, ini neh review kuliner-ku 2 bulan terakhir ini"
1. Kikil Kutei - Pindahan dari Pandegiling
Roman-romannya sih rasanya hampir (hampir loh) sama dengan Kikil Warujaya di sebelah flying over Waru-Sidoarjo itu. Usut punya usut, ternyata yang punya kikil ini adalah adik dari pemilik Waru Jaya (ya pantes aja rasanya mirip)
Tapi secara yang di Waru Jaya udah dikenal banyak orang, bahkan sudah sempet masuk Wisata Kuliner Maknyuss, ya akhirnya tenggelamlah nih kikil Pandegiling a.k.a Kutei ini. Warung Kikil ini berada di salah satu pojokan jalan di sekian banyak gang di jalan Kutei. Bukanya malem, jadi jangan bingung kalo siang-siang nggak nemu.
2. Pangsit Mie + Bakso Purnama Indah
Saya lupa namanya Purnama Indah atau apa, yang pasti depot ini berada di sebelah timur pasar keputran, jajarannya bekas bioskop keputran. Mienya enaaaak banget karena masih lengkap dengan pangsitnya, kabarnya ini tempat datenya nyokap sama bokap jaman dulu banget, huehuehuehue ...
Lumayan mahal sih, tapi secara mie pangsitnya enak jadi lumayan nggak rugi.
Sebenernya Purnama Indah itu, penjualannya lebih memfokuskan pada minumannya yang notabene kesemuanya adalah jus buah.
Sampai di menunya aja ditulis "Tidak menyediakan es teh/teh panas"
NB: Baksonya katanya enak juga, tapi lantaran bukan saya yang memesan jadi belum tau rasanya.
3. Tahu Campur Gunung Sari
Masih ingat dengan bakso Mahkota, nah warung masakan khas Jawa Timur yang satu ini masih dekat-dekat situ kok, tapi kalau mau menemukan ya mesti cari-cari dulu rada ke dalam.
Sebenernya nggak ada yang spesial dari tahu campur yang satu ini. Lantaran kami sekeluarga sudah berlangganan dari dulu, jadi setiap mencari tahu campur ya kesini aja.
Rasanya lumayan enak, porsinya pas, apalagi kalau di malam hari. Panas, bikin kenyang, tapi nggak kebanyakan. Hmmm...
4. Rujak Cingur Ketintang
Hueeehh ... fotonya rada nggak jelas dan tidak mengundang ya?? hehehe.
Tapi rasanya enak kok (bagi kalian pecinta rujak cingur loh), makanan ini juga merupakan khas Jawa Timur, bagi kalian yang tidak tinggal di sini.
Warungnya terdapat di pinggiran jalan raya ketintang hampir menuju ketintang barat.
Dulu saya rada geli kalau memakan rujak cingur, secara gitu ya makan hidungnya sapi.... hehehe
5. TopNoodle ( Mie Pangsit Hongkong + Siomay Daging )
Restoran ini mungkin sudah ada dimana-mana, tapi yang pernah saya datangi di salah satu Mall bertitel Royal Plasa sebelah FlyOver Wonokromo itu loh. Secara harganya lumayan mahal, sayang dong kalo nggak kenyang?? Kenyang kok, dan rasa mienya lumayan enak, tapi kuahnya agak berasa ginger alias jahe (Hongkong banget deh).
Tapi saya agak heran ketika pesanan Dimsum saya itu berasa kaya' jelmaan bothok tapi nggak pakai daun pisang, tapi pakai kulit pangsit. Tau bothok nggak guys? Itu makanan tradisional dari daging yang dibumbui pake Sere kemudian dibungkus pake daun pisang dan kemudian dikukus.
Ya rasa Siomaynya seperti itu tuh, tapi ya sutralah, bikin kenyang ini kok.
6. McD Darmo (Ayam + Burger)
Hehehe, sedikit tambahan aja, saya sempet kesini untuk makan siang soalnya.
Tau sendiri lah rasanya
7. Terakhir .... Kue Ulang Tahun saya ... hehehe
Seperti yang saya katakan di foto saya, kuenya kecil, walaupun rasanya nggak dahsyat, nggak pa-pa deh, secara belinya pun mendadak. Tapi saya bangga memakannya, soalnya nyokap yang beliin ...:-p, thanks Mom ...

Friday, February 22, 2008

Smells good means confident

Saya ini bukan expert masalah wangi-wangian, tapi yang jelas kalau ada parfum, eau de toilette atau sekedar colonge yang wangi, saya mupeng banget untuk mendapatkannya.
Cuma mupeng, karena dalam sejarah, saya punya wewangian paling mahal adalah 130 ribu rupiah (Hiks... itupun bukan perfume dan awalnya pun ngutang ;p)
Kenapa saya membahas tentang wewangian ini, karena kemaren saya tidak sengaja baru saja membeli wewangian yang walaupun nggak asli ;p, tapi ASLI harumnya bikin mupeng, dan murah pula .... (ooohh I love it).
Saya kenal dengan harumnya lantaran sahabat saya yang memiliki beberapa koleksi perfume (pengen...), sering memakai wewangian yang satu ini.
Dan jujur karena dia sering memakai perfume (apapun harumnya), saya jadi betah duduk dekat-dekat dengan sahabat saya tersebut.
Jadi menurut saya bener jika ada seseorang yang wangi, orang lain bakalan betah deket-deket sama orang tersebut.
Walaupun kalau kita melihat iklan AXE agaknya terlalu berlebihan ya, tapi dalam kenyataannya sedikitnya emang bener kok. Orang bakalan betah kalau temen, cowok, cewek atau bahkan orang yang baru dikenal yang duduk ataupun berdiri di sebelah mereka itu wangi.
Tapi di lain pihak, bagi pengguna wewangian itu sendiri, mereka bakalan lebih confident, buktinya saya ...;p
Membuat saya lebih pede lagi untuk hunting ... hahaha, hunting apaan Fen ??

Saya mau menyebutkan beberapa wewangian yang pernah saya pakai, dan apa efeknya pada saya :
1. SHE (Lot of varian)
Jaman SMP dan SMA saya pecinta produk SHE, entah karena termakan iklan kalau pake SHE itu teen spirit banget, yang pasti saya baru nyadar sekarang kalau baunya sangat nyegrak (kecuali yang bluette, karena buktinya saya masih sering memakainya sekarang)
2. Putri shake Colonge - Relaxing Lavender
Masih inget nggak ya iklan cologne yang satu ini, "Shake ... shake ... shake ...", saya suka banget harum varian Lavender. Cukup membuat pede, kaya'nya sekarang nggak produksi lagi, atau saya yang males membelinya lagi ya ?
3. Shower To Shower Cooling Body Spray - Breezy Violet
Cologne satu ini rajin banget saya pakai kemana pun saat ini, karena walaupun nggak bertahan lama, tapi di kulit terasa menyegarkan, karena ada kandungan mint di dalamnya
4. Charlie White/Silver/Red dari Revlon (punya nyokap)
Saya memang pencatut wewangian punya nyokap kalau pergi ke pesta-pesta, walaupun wanginya tidak sesuai dengan harapan (sebenernya silver wanginya enak loh kalau nggak berlebihan) tapi lumayan membuat pede lah
5. Love her Madly dari Revlon (punya nyokap)
Salah satu perfume yang saya catut juga dari kamar nyokap, walaupun harumnya lebih ekstreem, tapi kalau tidak dipakai terlalu banyak wangi kok. Temen saya pernah komentar kalau saya harum banget memakai perfume yang satu ini. Kangen sama perfume satu itu, sayang nyokap nggak suka, jadi gak pernah beli lagi.
6. Cassis Rose dari Body Shop
Ini pertama kalinya saya membeli wewangian dengan harga lebih dari 50 ribu rupiah (bahkan lebih dari 100 ribu ...). Sayangnya sekarang sudah habis ... hiks, wanginya nggak terlalu ekstreem tapi lumayan membuat orang lain nengok kok, hehehe.
7. Amor Amor (punya saya nggak asli, tapi teteup sedep banget harumnya)
Sahabat saya punya yang asli, tapi kalau dibandingkan sama aja ah, lebih murah pula, saya nggak peduli yang penting saya pede. And I love love love the smells of it ...
(Red: Packaging yang saya punya bukan yang seperti yang digambar, maklum lah...)
Saya baru nemu neh alamat blog tetangga yang bahas-bahas tentang perfume, judulnya Sebuah Petualangan Wangi , dapet masukan dari sepupu saya. Semoga bisa membantu yang sedang bingung nyari wewangian ... Cheerzz ...

Monday, February 18, 2008

Adaptation - Book to Movie

Saya suka baca buku, dilain pihak saya juga suka menonton film. Jadi bahasan kali ini saya akan menyatukan keduanya. Saya ingin mereview beberapa film adaptasi buku yang sudah saya pernah lihat sebelumnya *gara-gara nonton Notebook di TransTV kemaren malem sih.
Karena film adaptasi novel itu banyak banget, saya akan mereview 10 film saja kali ini yang kebetulan sudah saya baca dan lihat filmnya.
Sebelumnya saya akan menyingkirkan dulu beberapa film, karena mungkin *mungkin loh ... banyak orang menganggap film-film ini "must seen movie", bagi saya begitu.
(Film yang dimaksud: Harry Potter, Lord Of The Rings dan DaVinci Code).
Okay sepuluh film terpilih tersebut adalah :
1.
Notebook (Nicholas Sparks)
Bagi saya ini adalah salah satu film adaptasi novel romantis yang bisa bikin saya menganggap, "Wow, kena banget!"
Mungkin karena lantaran Ryan Gosling (Noah) dan Rachel McAdams (Allie) punya chemistry kuat di film ini (They're going out for real kan??).
Mungkin juga karena filmnya hampir sesuai dengan bukunya, dan jujur saja, this is one of my favourite romantic novel setelah Walk to remember yang dikarang oleh orang yang sama.
Memalukannya, saya nangis membaca buku ini ... dan lebih memalukan lagi, saya nangis juga liat filmnya ...
Oooohhh ... It's really sweet and sad story ...
Anyway, Ryan Gosling looks hot in here, biasanya saya nggak suka soalnya ... ;p
2.
A Walk To remember (Nicholas Sparks)
Saya cinta banget dengan bukunya, but why why why filmnya nggak sebagus bukunya ????
Entah karena efek Mandy Moore yang kalo ngomong mulutnya suka maju-maju gituh (beneran loh ;p) atau si Shane West yang aktingnya payah.
Yang jelas, saya mau banget membaca bukunya dan harus nangis bombay. Daripada menonton filmnya dan hati saya nggak trenyuh melihatnya.
3.
Princess Diaries (Meg Cabot)
Saya memang melihat filmnya dulu sebelum akhirnya saya menjadi tergila-gila pada Series Princess Diaries. Yang setelah saya baca ternyata jauuuhh berbeda, filmnya terlalu berlebihan dan disney banget. Tapi, lantaran menonton film ini, saya jadi jatuh hati pada tokoh Michael Moscovitz yang diperankan oleh Robert Schwartzman (yang anyway busway adalah salah satu anggota band The Roonies)
But for sure saya lebih jatuh cinta pada tokoh fiktifnya, yang gila aja, jadi cowok kok perfect banget ya ??!!!!
Tokoh Mia (Amelia Thermopolis) memang cocok banget dimainkan oleh
Anne Hathaway (sebelum akhirnya sekarang ia mengubah imagenya tentunya)
NB: But really, i hate the
second movie ... where's my Michael ??????
4.
Devil Wears Prada (Lauren Weisberger)
Masih berhubungan dengan Anne Hathaway juga kalau masih ingat. Untuk kali ini menurut saya buku dan filmnya sama-sama keren!!
Merryl Streep benar-benar gape banget memainkan tokoh Miranda Priestly di film ini, sangat-sangat sesuai dengan bukunya *buktinya ia bisa masuk nominasi Oscar waktu itu, eh bener gak ya Oscar, apa Golden Globe?.
Satu yang paling saya ingat dari buku ini, bagaimana tokoh Andy harus mencari novel Harry Potter terbaru permintaan bosnya, padahal belum waktunya terbit.
Dan Andy sukses mencarinya, gila ... kalau emang bener kejadian, wow applause !!!
5.
Ella Enchanted (Gail Carson Levine)
So Sorry, lagi-lagi kaya'nya Anne lagi neh, spesialis film adaptasi novel kaya'nya tuh orang.
Well, let's just talk about the story. Filmnya lagi-lagi terlalu Disney, and hellow !!! Char Fans Club?? Lucu juga sih filmnya, tapi dari sisi cerita Ella Enchanted versi novel lebih membuat saya mengerti penderitaan Cinderella.
Guys, you should read this book.
6.
Eragon (Christopher Paolini)
Saya pernah sempat mereview filmnya di friendster saya beberapa waktu yang lalu.
And yeah, filmnya parah, jauh banget dari kebanggaan saya membaca bukunya. Karena bukunya lumayan bisa disejajarkan dengan novel macam Lord Of the Rings loh.
Bahkan saya lebih suka novel Eragon daripada novel Lord Of the Rings yang tokohnya banyak banget itu (Novelnya loh ... bukan filmnya).
But anyway, tokoh Eragonnya yang dimainkan oleh Ed Speleers orangnya ganteng, hihihihi.
7.
Golden Compass (Philip Pullman)
Guys you should read all the series of this book !!!! Karena bener deh keren banget ceritanya !!!
About the movie, well ... efeknya emang bagus banget, apalagi tokoh Iorek si beruang yang keliatan seperti beneran.
Tapi dari segi cerita dan adaptasi dari novelnya, banyak banget membuat saya kecewa.
Cerita yang terlalu dipercepat, ending yang menggantung, setting yang diubah ... hhhh ...
Saya sih cuma bisa komentar aja, mudah-mudahan kalau memang dibuat Subtle Knife dan Amber Spyglass, film-film itu bakalan menjadi kebanggaan buat saya.
8.
Charlie and the Chocolate Factory (Roald Dahl)
Colourful !!!! Kalau ini mah dua-duanya sama ... novel dan filmnya oke, Walaupun ceritanya lebih cocok untuk anak-anak sih.
9.
Chronicles of Narnia The Lion The Witch and The Wardrobe (C.S. Lewis)
Saya suka bukunya (yang kisahnya semacam dongeng tidur untuk anak-anak) dan saya cukup suka dengan filmnya (walaupun ada teman saya yang tidak terlalu menikmatinya)
Dan ya saya menunggu film Prince Caspian, lanjutan dari film ini, walaupun kisahnya tidak terlalu spesial. Tapi semoga bisa menjadi hiburan tersendiri untuk saya.
10.
Lemony Snicket's A Series of Unfortunate events
Saya hanya membaca seri yang pertamanya by the way, yang menjadi adaptasi dari film yang dimaikan oleh Jim Carrey sebagai tokoh antagonisnya itu.
Cukup menghibur sebenarnya, walaupun saya tidak terlalu suka ceritanya.
Seperti yang kita baca di bagian belakang bukunya, "Jika anda tidak suka dengan cerita yang tidak happy ending jangan pernah membaca buku ini"
Saya belum tau ending serinya, happy ending nggak sih? Males bacanya sih, karena saya kan pecinta cerita happy ending ;p.

Tunggu, saya masih ada daftar beberapa film adaptasi novel, yang kali ini saya harapkan akan segera melihatnya :
1.
Stardust (Neil Gaiman) - Telah difilmkan
2.
Perfume:The Story Of Murderer (Patrick Suskind) - Telah difilmkan
3. Ayat-Ayat Cinta (Habibburahman El Sirazy) - Boooo, kelamaan nunggu, sampe bosen juga neh, tolong jangan bikin orang bosan menunggu dong ...
3.
Darren Shan-Cirque Du Freak (Darren Shan) - Dalam pembuatan
4. 5 CM (Dhonny Dhirgantoro) - Masih rencana (kata Dhonny)
5. Artemis Fowl Series (Eoin Colfer) - Difilmkan dong???
6. Supernova Series (Dee) - Difilmkan nggak sih ?

Mungkin ini hanya beberapa film adaptasi yang saya review disini, kalau ada teman-teman ingin menambahkan untuk pengetahuan film saya, boleh dong dibagi ...

++ Most of the link is taken from imdb.com

Thursday, February 14, 2008

There you go ... saya nulis lagi ...

Oooh, I missed my blogspot ....
Maaf ye gak pernah update, lagi males online beberapa hari ini, lantaran barusan tau juga kalau jatah 1 Giga Starone saya ternyata kelebihan. Akhirnya bayarnya harus nambah lagi *ooops, so sorry bro (bukan biaya mandiri soalnya, hehehe).

Minggu ini saya mulai masuk kuliah lagi, setelah libur selama sebulan lebih, rasanya kok merasa kagok ya menghadapi masa-masa pergolakan *cieeehh pergolakan ... kuliah-kuliah
yang MasyaAllah sulitnya itu. Tapi untungnya teman-teman "berpengalaman" saya cukup banyak memberi masukan positif kepada saya.


Ngomong-ngomong soal kuliah, did you know apa yang saya lakukan sewaktu jam-jam kuliah saya yang waktunya orang istirahat itu? (Fyi, kuliah saya antara pukul 18.30-22.10). Jangan pikir saya ikutan berdiskusi dengan teman-teman saya yang pinter-pinter itu ya. Nooo, saya lebih mengekspresikan kebosanan saya dengan nyoret-nyoret kertas kosong yang saya akhirnya penuhi dengan gambar-gambar nggak jelas saya (niwey gambar disamping adalah ekspresi kebosanan saya) -->
Cukup memalukan sih, dibanding teman-teman saya yang notabene memang tidak ada yang seumuran saya, saya merasa seperti anak kecil yang sedang dilanda kebosanan berlebihan. Bahkan ada teman saya yang melihat saya dengan tatapan dan senyuman aneh. Walaupun yang mereka katakan lebih sopan sih, "Yah maklum anak despro"

Anak despro yang punya gambar nggak terlalu bagus sih iya, duuh memalukan ...

Wednesday, February 6, 2008

Birthday Wish ...

Selepas sholat Shubuh tadi pagi, Ibu saya mencium kedua pipi saya seraya memberikan sebuah amplop yang saat itu saya belum tau isinya.
Kemudian beliau membisikkan sebuah doa, yang mungkin sangat ia harapkan dan juga sebaliknya saya. Sebuah do'a yang sedari lama membuat hati saya mencelos.
Sebenarnya itu bukan merupakan hal yang baru setiap tahun, tapi tahun ini kenapa saya sepertinya benar-benar merasa bersalah pada Ibu saya ya?
Karena di umur yang beranjak 23 ini, saya merasa belum bisa membahagiakannya.
So let say ... harapan saya tahun ini mungkin:

"Allah, kabulkan ya semua keinginan Mamaku terhadapku. Apapun itu saya terima deh ... Karena sepertinya itu pasti yang terbaik untukku. Amiieenn"

Let me blow the candle ... fuuuhhh ....

Sunday, February 3, 2008

Give me a ring in a perfect size ...

Wah rasanya sudah lama sekali saya tidak menorehkan isi kepala saya di blog ini. Sampai sekarangpun saya masih bingung dengan apa yang akan saya tulis.
Jadi mungkin saya akan sedikit bercerita saja, soal hari ini. Tau nggak? Saya baru tau hari ini kalau lingkar-lingkar jari saya ini gedhe banget !!!
Kebetulan beberapa hari ini kakak saya (yang sebentar lagi akan menikah, *suit suit) datang dari perantauannya di Kalimantan untuk melakukan seminar nasional dalam rangka Thesisnya di kampus, hanya dalam 2 hari ini.
Sedikitnya waktu tersebut tentunya nggak bakalan disia-siakan dong, jadilah hari ini kami berangkat ke suatu pusat perbelanjaan di Utara (bener nggak ya Utara, ah yang penting jauh banget lah dari rumah saya) Surabaya, untuk mencari keperluan penting dalam pernikahan. Yup, Ring alias Cincin kawin.
Sesampai kami di sebuah counter perhiasan emas di sana, kami memilah-milah beberapa cincin yang menarik. Dari beberapa cincin pernikahan yang dicoba oleh kakak saya, yang notabene cowok dengan tubuh ya bisa dibilang jauh lebih besar daripada saya, belum ada yang memenuhi kriteria besar jarinya. Setelah di cek ternyata jari manisnya itu berdiameter 16-17, yang it means lumayan gedhe juga. Dan setelah salah satu cincin berukuran tersebut dicobakan kepada saya, bow ... ternyata pas.
Cincin ukuran cowok itu pas banget di jari saya, dan itu membuat saya berasa punya jari tangan cewek paling gedhe sepusat perbelanjaan itu. Yang itu berarti jari saya ini gedhe banget kan?
Okay saya akui, memang tangan saya ini sering banget diledekin sama temen-temen saya, bahkan oleh ibu saya sendiri.
She told me, kalau jari-jari saya ini mirip banget dengan jarinya Sisca Soewitomo (kalau kalian nggak tau ibu yang satu ini, beliau adalah koki acara Selera di Indosiar itu lohh. Got it?)
Lain waktu, sahabat saya pernah tiba-tiba memegang tangan saya dan bilang seperti ini,
"Waduh, Fen, entar kalau kamu punya cowok, pasti cowok kamu bakal bilang, duuh tangan kamu gundek banget sih, Fen, lucu deh, pengen megang terus ..." (dengan ucapan yang bikin saya memutar bola mata saya ... hehehe, well yang penting dia bermaksud baek)
Begini deskripsi tangan saya, gundek, gendut, kecil lagi (maaf saya belum mau menunjukkan foto tangan saya disini) ya ... tapi gimana-gimana masih bersyukur lah, tangan tercinta saya ini masih utuh dan bisa berfungsi dengan baik ... ya kan?

Well, anggap saya saya lagi bayangin, gimana ya kalau ada cowok yang melamar saya dan memberi saya ukuran cincin yang ternyata terlalu kecil buat saya.
Boowww maluuu ....

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...