Thursday, December 27, 2007

Wishlist, all I can say before 2008

Duuuhh, maklum neh sudah hampir 2008, bawaannya pengen nulis wishlist mulu (ketularan sama blog-blog sebelah). Secara hmmm sebulan, 9 hari, dari hari ini saya akan berulangtahun juga gitu :D (Ini promosi supaya dapet banyak do'a).
Jadi yup, kali ini saya akan menuliskan beberapa wishlist saya.
Hmmm, mari kita urutkan :
1. Saya ingin IP saya di atas 3 (Duuh, untung-untung kalau lulus semua mata kuliah)
Kenapa tau-tau bayangan Statistik dan Manajemen Keuangan yang menyesakkan menghantui saya?? Bisa gak ya?
2. Novel yang nggak jadi-jadi selama 2 tahun belakangan musti bisa berlanjut !!
Ini juga, belum tentu ... Saya jadi ingat dengan kakak sepupu saya yang mengatakan untuk bisa berdisiplin dalam menulis, sehingga bukunya bisa cepet kelar.
Tapi kok ya susah sekali ya?? Pernah dengar buku CandraMurka (yang saya belum hafal siapa penulisnya), penulisnya tuh menulis buku setebal 800 halaman ini dalam waktu THREE FREAKIN' MONTHS !!! Giling ...
3. Mengurangi berat badan (Losse Weight)
Tahun ini banyak acara pernikahan, boleh dong tampil oke dengan balutan kebaya tapi gak keliatan gendut.
Tapi sebenernya ini resolusi dari bertahun-tahun lalu, kok ya teteup aja gak bisa kurus-kurus ?? hhhhh... Jadi inget mbak Putri dan keinginannya menjadi kurus.
4. Get a job (or at least some project)
Nah ini nih, yang menghantui saya selama setahun terakhir. Seperti yang pernah saya tulis di sini nih.
Makanya guys, sedikitnya bantuin saya dong dapetin proyek.
Jadi kalau ada yang butuh Desainer Interior (weits, punya titel neh) call me then. Okay ??
5. Ketemu Edward Norton
Hahahaha, seumur-umur gak bakalan kelakon deh kaya'nya. Any chance gak ya ??
6. Nemu Jodoh
Sorry, guys, curhat colongan ... hehehe. Bisa gak ya cowoknya, kaya' foto disebelah? hehehe
7. Have own private Design company
Saya belum tau ini bakal kejadian apa enggak, yang pasti saya punya ancang-ancang untuk melakukan itu bersama teman-teman saya.
Berhubung saya mendengar perkataan menohok juga dari teman saya.

"Ngapain S2, kalau endingnya kerja sama orang lain? Buka sendiri, Fen". So ??
8. Pengen novel yang saya buat difilmkan oleh Hanung Bramantyo
Udah nyadar di nomer 2, kalo Novelnya belum tentu kelar, ini udah ngimpi difilmkan sama Hanung Bramantyo. Hahahaha.
Maklum, salah satu tokohnya memang saya ambil dari karakter Hanung.
9. My Travelling Wish terwujud
Bagi yang pernah membaca tulisan saya pasti ngerti dong kemana ajah
10. Melihat keluarga saya bahagia selalu
Pokoknya selalu dalam lindungan Allah SWT !!! Amiiieenn
dan
Kado-kado penting gak penting untuk ulang tahun saya (hihihi, maap gak nahan)
- Albumnya Lilly Allen (lagi suka neh)
- All about Harry Potter (Buku versi Indonesianya dan DVD OOTPnya)
- Seseorang (it means special) memberi saya sebuket bunga Mawar merah ;p (sok drama queen banget !!!), dan terakhir
- Didoakan semoga wishlistnya bisa terjadi semua

Okay, mari kita tundukkan kepala sejenak dan berharap semua ini akan terjadi dalam hidup saya :D

AMMIIEEENNN ....

Sunday, December 23, 2007

Jalan-jalan ke Malang mampir Bakso Cak Man

Lagi-lagi bakso, maaf saya emang punya kecenderungan suka sekali dengan makanan ini.
Hmmm, okay tempat yang satu ini mungkin memang sudah umum banget di mana-mana. Apalagi cabangnya sudah nelor (ayam kali nelor ;p) dimana-mana.
Bakso kota Cak Man namanya.
Bagi keluarga saya sepertinya sudah menjadi tradisi kalau kami ke Malang, pulangnya ya harus mampir tempat makan ini.
Walaupun sana-sini orang bilang,
"Ah, perasaan rasanya biasa aja" atau
"Ah harganya kemahalan" dan
bla bla bla lainnya.
Tapi kami tetep kekeuh aja gitu datang ke sini.
Restoran yang kini tampil lebih modern ini, terletak di jalanan utama kota Malang. Kalau dari arah Surabaya restoran ini terdapat di kiri jalan yang agak menjorok ke dalam, di dua buah ruko yang disatukan (Maaf, tapi saya nggak pernah tahu nama jalannya)
Dengan berbagai macam pilihan bakso, gorengan dan somay-nya, sepertinya Cak Man ingin menunjukkan kepada konsumen bahwa CM itu BBB alias Bukan Bakso Biasa.
Konsep dari restoran ini adalah memilih sendiri varian yang kita inginkan.
Jadi kita memilih bakso atau varian lainnya dengan cara mengambil dari counter yang sudah tersedia (macam restoran all you can eat gitu), dan pada ujung counter kita dapat langsung membayarnya.
Tepat juga sih konsep yang sekarang, lantaran sebelumnya kita harus membayarnya pada saat kita selesai makan (Kan gak tau tuh kalau ada pelanggan yang kabur tanpa membayar?? ;p)
Well, anyway, kali ini saya memilih beberapa varian dalam mangkuk saya, ini listnya :
1. Bakso halus
2. Gorengan Udang
3. Somay kulit Pangsit
4. Somay kulit Kubis
5. Mie kuning, dan
6. Lontong
(Saya belum sarapan kemaren)
Jadi semuanya harganya Rp.6000, karena setiap variannya seharga Rp.1000. Hmmm, mahal memang. Tapi cukup -ooopss, sangat maksudnya- mengenyangkan (Iya dong, harus, nggak worthy nantinya)
Plus teh botol Sosro (Selalu ikuti tagline "Apapun Makanannya minumnya Teh Botol Sosro") seharga Rp.2000, jadi satu orang yaa ... at least bawa Rp.10000 rupiah deh, bisa makan lumayan enak plus kenyang.
<-- This is My Mom, sedang mencoba menu baru, yaitu Es Campur dari tempat makan ini. FYI, dulu minuman, di Bakso Cak Man hanya minuman-minuman di dalam kulkas alias Soda dan teh-teh macam Sosro doang. Sepertinya sudah mulai merambah ke minuman lainnya sekarang.
Kabarnya Cak Man memang sudah menjadi salah satu Maskot Kuliner Kota Malang, apalagi Franchise-nya sudah ada dimana-mana sekarang.
Saya pernah ke Bakso CM cabang Surabaya yang terdapat di jalan Indragiri, tapi kenapa ya?? Kenapa rasanya berbeda jika saya makan di pusatnya sendiri??
Ah, ya sudahlah, coba-coba saja kalau kalian penasaran.
Happy Eat !!!

Friday, December 21, 2007

Ayat-Ayat Cinta The Movie, kapan dirilis ??

Terpaksa harus menunggu lebih lama lagi untuk menyaksikan tokoh Fahri, Aisha, Maria, Nurul dan Noura secara visual di layar bioskop kita.
Karena lagi-lagi setelah Oktober lalu sempat diisukan akan tayang, tanggal 19 Desemberpun kemaren kita harus gigit jari lantaran filmnya akhirnya diundur lagi entah sampai kapan.
Mungkin Produser ataupun Sutradara-nya belum merasa puas, karena esensinya tidak tampak, lantaran ya katanya kebanyakan syutingnya tidak diadakan di Mesir asli.
Dan setelah saya melihat trailernya pun, hhmm, what can I say, selain beberapa tokoh yang bagi saya sepertinya miscast, bahasa dan artis-artisnya pun yang dulu Hanung Bramantyo berjanji akan banyakan Mesirnya, akhirnya disadur dalam bahasa Indonesia dan artis Indonesia semua. Well, mungkin produser-produser Indonesia belum memiliki uang sebanyak itu untuk membuat semuanya menjadi nyata ya.
Walaupun jujur, sebagai orang yang suka dengan Novel Ayat-Ayat Cinta, saya merasa thrilling juga sih untuk akhirnya melihat film ini tayang.

Don't you guys ??

Monday, December 17, 2007

My Travelling wish just in Indonesia

"Aku tuh punya 5 keinginan travelling, yang 3 sudah aku penuhi ..."
"Oh ya? Apa aja?"
"3 tuh, pertama ke pantai dengan pemandangan keren, maen paintball dan pergi ke gunung"
"Terus, yang dua lagi, ya itu, aku pengen nyobain Diving sama Bungee Jumping"
"Wah seru-seru. Iya tuh lakuin aja, mas"

Ini salah satu cuplikan obrolan saya dengan teman saya di kelas beberapa waktu yang lalu (rada tidak valid sih, karena teman saya berbicara kurang jelas, ya intinya itu lah pokoknya)
Hobi orang ini memang travelling, makanya hiper banget ngomongin pengalaman perjalanannya ke beberapa tempat pada saya. Dari Sabang sampai Merauke katanya, hmmm ... jadi ngiri. Sampai akhirnya membuat saya ingin mengekspresikan keinginan saya juga di blog ini.
Let see, 5 keinginan travelling Fenty:

1. Mencoba wahana-wahana di DUFAN + melihat Seaworld
Yeaps, maaf-maaf, tapi sudah berpuluh tahun yang lalu saya menginjakkan kaki di tempat tersebut. Dan sekarang rasanya ingggiiiiiin sekali ke tempat ini lagi.
Secara, jujur saya belum pernah ke Seaworld dan lantaran teman saya ikut-ikutan membahas soal Tornado kepada saya makanya saya jadi ikut penasaran juga ingin kembali ke Dufan lagi.
2. Melihat indahnya pantai di
Kuta Lombok

Hmmmm, saya pernah berada di tempat ini, and wow!!! Gila pemandangannya keren banget !!! Pernah liat gambar pantai biru di kalender? Ya seperti itulah. Nggak nyangka bisa benar-benar menyaksikannya.
3. Menyaksikan sunrise di Bromo
Saya pernah beberapa kali ke Bromo, tapi nggak pernah mendapatkan kesempatan untuk melihat matahari terbit disana. Katanya sih keren ...
4. Snorkling ke Bunaken
(Padahal renang aja cuma bisa ngeluncur, ngarep bisa snorkling, huhuhu)
Selain karena terkenal indahnya tempat itu, saya juga belum pernah menginjakkan kaki di bumi Sulawesi. Jadi sekali dayung, 2-3 pulau terlampaui (Duuh, peribahasa basi ya?)
5. Melihat Borobudur dari dekat
Hehehe, dasar orang udik ... pernah sih berencana ke Borobudur tapi nggak pernah di saat tepat. Terakhir kali saya dan keluarga akhirnya harus gigit jari karena waktu itu Ibu presiden (yang saat itu masih Megawati) datang ke sana. Jadi ya bisanya foto dari jauh doang ...

Ini beberapa travel plan yang affordable dan memungkinkan untuk beberapa tahun ke depan (yang walaupun affordable nunggu ada yang membiayai juga, hehehe), soalnya kalau ngomongin travelling ke luar negeri, kaya'nya masih di alam mimpi ... hehehe.

Wednesday, December 12, 2007

Jatuh cinta dan semua tetek bengeknya



Saya pernah tiba-tiba bertanya pada sahabat saya, "Tre, kapan ya aku jatuh cinta lagi?"
Sahabat saya itu langsung menjawab dengan tegas pada saya, "Jangan, jatuh cinta itu sakit, nggak enak, mending dicintai aja"
Memang sih, kenapa saya nggak pernah belajar dari pengalaman ya? Kalau saya harus merasakan jatuh cinta lagi, sepertinya saya bakalan sakit lagi.
Bukannya itu sesuatu yang jelek -jatuh cintanya maksudnya, bukan sakit hatinya-, tapi di kehidupan saya sepertinya seringnya begitu.
Saya baru benar-benar jatuh cinta satu kali, yang akhirnya tidak berbalas pada saya.
Ya rasanya sakit BANGET, tapi justru itu merupakan suatu pengalaman bagi saya.
Lalu apa saya harus selalu menunggu, ujug-ujug ada orang yang bilang pada saya kalau dia jatuh cinta pada saya? Nggak mungkin juga kan?
Herannya saya berusaha mencari terus, saya belum menyerah.
Belum menyerah untuk mencari orang yang saya cintai, yang nantinya akan berkata pada saya,
"Fenty, I think I'm in love with you" atau kalau dibahasa prokemkan neh, "Fen, kaya'nya gue jatuh cinta deh, tau nggak jatuh cintanya sama siapa? Sama lo" (Ceeilee, jakarta amat bahasanya ;p)
Bukannya saya yang harus berkata duluan ...
Tapi kenapa ya bagi saya itu cukup susah? Finding the one.
Nah ini neh, salah satu teman saya pernah berkata pada saya, "Fen, kamu itu nggak punya prinsip"
Hal itu ia katakan karena saya plin-plan memilih mengambil sikap pada seseorang.
Apa hubungannya dengan Finding The One?
Itu karena saya sendiri picky untuk melihat seseorang -yang berarti cowok- sebagai orang yang bakalan "jatuh cinta" pada saya.
Akhirnya saya suka plin-plan mengambil sikap, sedikit kekurangan dari seorang cowok membuat saya harus berfikir ulang terus, "Iya, enggak, iya, enggak, iya, enggak".
Kenapa saya menjadi merasa saya sombong sekali ya? Saya tidak pernah juga belajar dari kata-kata orang bijak,
"Nobody's Perfect"
Rasanya yang terdoktrin pada otak saya ya cowok yang harus dengan kriteria saya, saya memang menyadari itu tidak mungkin.
But somehow I always do that, walau selalu saya coba untuk halau, tetap saja perasaan seperti itu balik lagi ke otak saya.
Jika dihubungkan bahasan jatuh cinta dan finding the one.
Akhirnya sekarang setiap ada cowok yang saya pikir cukup menarik dan sesuai dengan kriteria saya, di dalam otak saya akan selalu berkata, "Don't fallin' in love, cos it maybe fail. And you get hurt, again. With the great fall"
Lalu the pink brain ini berkata lagi, "Tunggu, tunggu sampai dia yang tertarik pada
mu, tunggu sampai dia yang bilang "jatuh cinta" padamu. Don't do a thing! Don't acting stupid"
Dillemanya, itu stupid thought juga kan? Makanya sampai sekarang orang bodoh yang menulis tulisan ini masih sendiri ;p
Sekarang saya menjadi cewek yang sedikit skeptis tentang cinta

Walau harus saya akui,
Ya, saat ini saya merasa mungkin saya tertarik pada seseorang dan ya, saya belum melakukan apa-apa.
But, no, saya belum jatuh cinta.

Tapi otak saya menjadi bertanya-tanya, "Do I have to do something or stay calm and waiting ??"

Monday, December 10, 2007

One Stop Shopping

Saat saya menulis blog ini saya berada di kantor ayah saya yang letaknya ada di tengah kota di bawah antena yang merah besar -yang sudah bisa dilihat jika kita memasuki area tengah kota.
Hmmm, kalau bisa menebak anda pasti orang surabaya :D
Well, kenapa saya membahas tentang One Stop Shopping, karena sebelum saya masuk ke kantor ini, saya memiliki rencana yang sangat terukur dari awal saya keluar dari rumah, akan menuju ke mana saja, hingga akan menghabiskan uang berapa nantinya.
Tapi ternyata, berkat saya masuk ke kantor ini, semua jadi tersedia.
Rencana Awal :
- Keluar Rumah
- Menuju ke kantor Bokap, mencetak tugas dengan printer bewarna yang bagus (ya namanya juga kesempatan)
- Keluar kantor
- Smile Island - Memesan X Banner (yang sebelumnya saya telefon mengatakan dibudget Rp. 100.000 dan akan selesai malam nanti)
- Citra Xerox - Menjilid tugas dengan spiral (yang mungkin menghabiskan Rp 20.000)
- Pulang
- Sore, kembali ke Smile Island (itupun kalau sudah jadi ... karena tugasnya harus dikumpulkan malam ini)
- Malam, kuliah dan menunggu apa yang akan terjadi
Kejadian sebenarnya (sampai pukul 13.00 siang) :
- Keluar Rumah
- Di mobil, ngobrol dengan bokap tentang rencana membuat X Banner
- Bokap menawarkan untuk menghubungi seorang rekanan yang memiliki usaha percetakan
- X Banner itu akan tersedia sore ini dengan FREEHHHH !!! yo'i free bow ...
- Mencetak tugas untuk tugas MSDM dengan kualitas printer yang okeh punya
- Nggak jadi ke Citra Xerox karena tugasnya sudah dijilid oleh bawahan ayah saya, dengan FREE lagi ...
- Now, menunggu semua hal tersebut tersedia di depan mata sambil menulis blog penting tidak penting ini, huehhuehuehue ...


Oh senangnya ....

Wednesday, December 5, 2007

Kuliah, Pekerjaan, Dillema

Saya jadi ingin menceritakan beberapa hal tentang hari-hari kuliah saya lantaran melihat blog Mbak Putri, salah satu teman kuliah saya, kemaren.
Wow, tidak terasa memang sudah hampir 6 bulan berlalu. Satu semester kuliah plus kuliah penyegaran yang cukup menguras otak, menguras emosi (gara-gara ...hhmm, don't want to tell) dan menguras kantong (jujur yang ini ampun-ampun deh...).
Kadang saya merasa cemburu dengan mereka (red:teman-teman kuliah saya), cemburu lantaran mereka sudah memiliki pekerjaan, memiliki pangkat yang cukup signifikan (don't you know, gara-gara kuliah di sini, saya akhirnya menemukan kata-kata serius yang baru, hhhmmm), cemburu karena mereka memiliki otak yang sangat luar biasa cerdasnya, dan sederetan panjang pujian lainnya.
But what can i say? I'm not them, saya ya saya, yang mungkin bagi saya memiliki kemampuan pas-pasan saja.
Ooohh, manusia memang tidak pernah merasa puas ya? Tapi bener deh, bagi saya otak saya memang kadang tidak bisa mencapai bahasan-bahasan yang dijelaskan dosen-dosen tersebut.
Sedangkan ada seorang teman saya yang malahan bukan anak teknik sekalipun, nyambung dengan ucapan dosen-dosen tersebut.
Arrggh, rasanya bikin stress, merasa minder juga merasa kecil dan tidak tahu apa-apa.
Saya pernah ngobrol dengan salah satu teman saya, yang bukan anak teknik itu loh.
Si bukan anak teknik : "Fen, aku nggak bisa bayangin kalau kita kerja. Gimana ya kita bisa maintain kuliah kita dengan tugas yang begini banyak dan menyusahkannya"
Si Anak teknik-yang tidak teknik-teknik banget : "Iya, Na. Bisa stress pindo kali ya aku?" (Gosh, cuma itu yang bisa saya katakan, what a stupid answer)
Bahasan kali ini membuat saya merasa, sebenarnya tidak punya pekerjaan juga ada baiknya buat saya saat ini. Mungkin dengan begini saya bisa keep in the track, walaupun mungkin nggak bisa pinter-pinter banget, seperti teman-teman saya itu.
Karena ada satu teman saya yang sesama fresh graduate seperti saya, beberapa bulan kemudian ia mendapat pekerjaan, dan karenanya ia menjadi sering tidak terlihat di kampus, sering fotokopi catetan-catetan (yang menurut saya itu tidak valid, fotokopi catetan itu yang ngerti adalah sang pencatat sendiri), dan ngopi tugas, ini yang bikin agak gregetan.
Kembali ke masalah sebelumnya, lalu suatu saat Bapak saya sempat ngobrol dengan saya, ketika saya mengatakan hal yang sama dengan teman saya tanyakan pada saya waktu itu.
Beliau menjawab, "Bener sih, Dek. Kamu bisa serius dengan kuliah kamu, tapi mungkin agak menyusahkan ketika kamu thesis dan susah mendapatkan data. Temen-temen kamu yang sudah bekerja, mungkin dapat dengan mudahnya mendapatkan data untuk dijadikan bahan thesis mereka"
Saya jadi dillema deh, jadi mahasiswa S2 itu ribet banget sih ??
Rasanya ingin sekali membanggakan orang tua, yang sudah susah payah bekerja, untuk membayar sekolah saya sedari TK sampai S2 saat ini, karenanya saya merasa saya perlu mendapatkan pekerjaan yang bisa 'dilihat' oleh mereka.
Tapi di lain pihak, saya belum bisa mendapatkan pekerjaan jelas saat ini dan saya juga merasa kalau saya bekerja, kuliah saya bisa tidak terkejar.
Ooohhh, dillema !!!!
Saya jadi takut saya mungkin salah jurusan, salah jurusan memilih Interior Design dari awal kuliah S1, salah jurusan dari pemilihan IPA untuk penjurusan di SMA, dan sekarang, salah jurusan untuk memilih Manajemen Proyek yang mahal bin menyusahkan saat ini.

Aarrgghh ... mungkin saya sedang pms atau mungkin saya sedang bete dengan hal lain ???
Yang jelas saya capek ...

Tuesday, December 4, 2007

Makan bakso di Malam minggu

Anda-anda penikmat bakso? Kalau saya, mungkin bakso adalah salah satu makanan favorit saya sedari kecil.
Saya nggak punya klasifikasi khusus sih terhadap makanan ini, yang terpenting bagi saya adalah daging berkuah tersebut sedang panas pongahnya ditambah dengan sambel setengah sendok teh. Klop banget. Hhmmm
Salah satu langganan bakso saya terdapat tidak jauh dari tempat saya tinggal, baru saya sadari setelah memotretnya kalau judul warungnya tuh "Bakso Mahkota".
BM -kita sebut saja seperti itu- berada di jajaran warung-warung hidangan kaki lima yang terdapat di Pelataran Perumahan Gunung Sari Indah Surabaya.
Hampir -hanya hampir loh, nggak selalu kok- setiap malam minggu kami sekeluarga, it's mean me, my Mom and Dad, including my brother if he stayed in town, mampir ke BM.
Nggak ada yang istimewa sih sebenarnya, tidak ada "bakso basket" sebesar bola tenis- kadang-kadang kebanyakan orang sangat hiperbolic ya?- Ataupun bermacam gorengan seperti milik "Bakso Cak Man" Malang.
Yang disediakan hanya bakso kasar, halus, kotak dan satu macam gorengan, yah standar hidangan bakso kaki lima manapun lah.
Tapi saking kita sudah langganannya disana, kita selalu mendapat ekstra kuah yang panas pongah-pongah itu, dan sumpah kaldunya sedap banget, even kadang sih keasinan.
Oke mungkin ada sedikit klasifikasi khusus buat saya ketika makan bakso, seperti tidak memakai gorengan, tidak memasukkan kecap manis di hidangan bakso saya, namun menaruhnya di mangkuk kecil untuk sambel dan kecap manis hanya untuk dicocolkan di bakso saya, dan ini yang terpenting, sejak beberapa tahun yang lalu, akhirnya saya tidak menghidangkan bakso saya lagi dengan saos, karena betenya perut saya rada sensitif dengan zat-zat yang ada di dalamnya.
Malam minggu lalu, saya berhasil juga mendokumentasikan bakso yang saya pesan sebelum ludes saya makan. Hmmm, kelihatan kan panas dan sedapnya dari ilustrasinya??
Dengan ditambah dengan jus alpukat yang langsung lumer di mulut saya ketika meminumnya. Hmmm, jadi lapar ....
Jadi kalau penasaran ingin tahu bagaimana rasanya, datang saja ke Perumahan Gunung Sari Indah Surabaya. Dan nikmati suasana malam minggu atau malam lain yang anda inginkan, di foodcourt tradisional ini.
Selamat Mencoba !!!!

NB : Kita akan kembali lagi saat saya menunjukkan satu lagi makanan favorit saya di jajaran warung tersebut. Tahu Campur ....

Saturday, December 1, 2007

Rihanna yang sedang naek daun ...

"Under my Umbrella Ella Ella Hey ..."

Aware nggak dengar cuplikan lagu yang satu ini ?
Entah kenapa, gara-gara mendengar lagu ini saya tiba-tiba ingin mengangkat satu nama penyanyi barat sono yang sedang naik daun ini.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Rihanna, namanya tentu tidak asing lagi di telinga teman-teman kan?
Cewek yang menyanyikan lagu, yang kata teman saya nih lagu kebangsaan anak SMP - Umbrella (Good Girl Gone Bad). Lagu yang katanya juga menjadi lagu yang paling dibenci oleh salah seorang presenter kenamaan Indonesia - Indy Barends.
Bukannya saya nge-fans banget dengan cewek yang yang lahir 19 tahun yang lalu ini, hanya saja saya jadi ingin tahu sebenarnya bagaimana sih history-nya cewek hitam manis ini?
Hal ini terjadi juga lantaran saya baru-baru ini iseng mengetik nama saya saat googling image, dan keluarlah wajah Rihanna disana Red: lihat
blog ini, untuk tahu kenapa. Dan setelah masuk ke dalam Wikipedia, akhirnya saya mengetahui bahwa Rihanna yang lahir di Barbados ini adalah seorang mantan Miss Combermere di sana. No wonder dia punya wajah cantik dan badan OKEEEEHH (yang satu ini saya akui, saya irrriii sekali). Katanya dia menganut diet karbohidrat dan rajin olahraga untuk mendapatkan bodi sempurna itu. Hoohh, bayangin nggak makan nasi membuat saya harus berpikir berkali-kali.
Okay, back to her carrer. Pada usia 15 tahun-quite young, huh? Salah seorang temannya memperkenalkan Rihanna dengan seorang produser musik yang bernama Evan Rogers. Akhirnya, Rogers merekam suara Rihanna di AS dan mengirimkannya ke berbagai perusahaan rekaman.
Salah satunya diterima oleh Jay-Z, yang merekrutnya ke Def Jam Records (yang diketahui juga berduet dengannya di lagu Umbrella tersebut), dan akhirnya membuatnya naik daun sampai sekarang.
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
End of discussion, dikenallah cewek ini di seluruh antero dunia, dan denger-denger nih gosipnya Rihanna pacaran dengan aktor bermata sayu nan keren (aapppaa seeh ??), Josh Hartnett, katanya sih ...
Sukses deh buat karirnya dan kisah cintanya ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...