Wednesday, July 23, 2014

[Giveaway] Yippi, Little Mushroom bikin giveaway looh ...

Assalamualaikum,

Alhamdulillah, kabar gembira untuk kita semua, kini ... (eits, ini bukan iklan M*stin) :))) 
Kabar gembiranya adalah Little Mushroom mau bagi-bagi dua produk unyu'nya, yes, kami mau berbagi kebahagiaan dengan teman-teman yang mengenal Little Mushroom, karena inshaAllah, bulan depan Liam berulang tahun yang pertama :) 

Ini salah satu cara kami untuk share our happiness, yaay ...

Koleksi mana aja sih yang bisa didapat ? Ini dia ...

Cakep cakep kaan ...

Syaratnya apa, jeung ?
Gampang aja kok, begini nih ...
1. Jadi follower di blog Little Mushroom
2. Jadi FAN di page Facebook Little Mushroom
3. Jadi follower di Instagram @littlemushroom_ (optional, jarang buka soalnya, hihihi)
4. Buat postingan di blog tentang giveaway ini (kalau punya blog, kalau nggak punya ya nggak usah maksa :))
5. Share tentang giveaway ini di timeline facebookmu, sekalian promosi giveaway ini yaa :) Bisa copy link tentang giveaway di Little Mushroom di facebook teman-teman :) (Tag Fanpage Little Mushroom yaaa)
6. Komentar di link ini koleksi mana yang teman-teman inginkan dari 2 di atas, dan berikan alasannya :) 
 
Kalau pengen dapetin dua barang cakep itu, komentarnya di link yang saya share yaa ... dan extra wajib mengikuti semua syaratnya ;)
 
Jangan khawatir, waktunya masih panjang, masih sampai tanggal 27 Agustus 2014, dan pengumumannya tanggal 29 Agustus 2014, tepat di ulang tahun Liam :)
 
So join the fun, guys :)
I'll be waiting for your respond 

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Sunday, May 25, 2014

Liam's goes to Kalimantan

Assalamualaikum, 

Di sela-sela me time, Liam sudah bobok, flu sudah sedikit mereda dan doodling-doodling di kain mari kita tambahkan dengan menulis jurnal ini, dengan alasan biar nggak mandeg, nggak lupa sejarah dan nggak bikin kangen penggemar #halah.

2 minggu lalu akung utinya Liam ngajak saya dan Liam nengok Pakde Budenya di Balikpapan, liburan yang menyenangkan. Walaupun disana liburan 60%nya cuma di rumah sana aja sih, hahaha. 
Sebelum berangkat, Bapaknya nggak ikut by the way, you know lah, journaslist and their work, hahaha
Jadi ini perjalanan Liam pertama menggunakan pesawat, and I found it very tricky. Ternyata nggak segampang nenenin pas take off dan landing, karena satu flight beda dengan flight lain. In case si Puput mau tau ya, hehehe. Perjalanan menuju Balikpapan Liam oke-oke aja, nggak nangis sama sekali, walaupun sering "glodak-glodak" di atas sana gegara langitnya berawan malah bikin Liam tidur pules. Eh pas pulang dong, yang malah pesawatnya berjalannya cukup mulus, Liam malah nangis terus, huhuhuhu. Emang kerasa sih, pas pulangnya itu dalam flight kuping saya sering sakit, mungkin Liam juga merasakan hal yang sama, kasian :( Dia malah nggak mau saya pegang, maunya dipegang Utinya, huhuhuhu. But it's okay yang penting Liam sedikit tenang, I guess perjalanan jauh seperti itu memang sebaiknya, atau malah bilang seharusnya pergi dengan orang lain, jadi kita nggak bingung sendirian menghadapi masalah :)
Narsis dulu di garbarata Sepinggan, bandaranya baru dan BAGUSSS
Perayaan sederhana ulang tahun Syifa ^_^
Jadi, selain untuk merayakan ulang tahunnya Syifa, anak sulung kakak saya yang ke 5, di Balikpapan mostly kami memang hanya di rumah kakak saya, ya kadang belanja aksesoris, kadang ke pasar, hari keberapa kami berangkat ke Tenggarong, eh saya pernah posting soal Tenggarong nggak ya, sebentar saya cari dulu. Ah ya yang postingan INI. Ini perjalanan saya yang ketiga ke Tenggarong, tapi perjalanan pertama setelah putusnya jembatan Tenggarong, hmm, kalau ingat itu agak-agak nakutin yes. Ternyata setelah kejadian itu, bikin Tenggarong makin sepi ajah, kasian, padahal kebudayaannya cukup orisinil dan bisa menjadi wisata budaya yang menarik. But well, I guess pemerintahan Kutai Kertanegara nggak tinggal diam kan, secara daerah ini sangat KAYA, semoga nggak cuma "dicuri" batubaranya aja tapi dimanfaatkan hebatnya budaya Kukar :)
Pengerukan batubara yang banyak banget di Kukar :|
Liam waktu perjalanan ke Tenggarong :) Sweeeet :-*
Kami 3 hari dua malam disana, secara kakak saya sekarang kerjanya disana, jadi gak bisa kemana-mana juga nunggu di kakak pulang kerja, rencananya sih cuma untuk pergi Planetarium Tenggarong aja, hehehe, padahal ya bisa ke Surabaya untuk ini, tapi karena ini cukup menarik, why not ?
Brosurnya :D
Sebelum nonton di planetarium, mejeng di sebelah foto bupati dan wakilnya :D
Setelah keluar dari studio domenya :D Liam TIDUR sepanjang pemutaran video 3Dnya, hahaha, heran loh padahal kan suaranya bam bum bam bum dan berisik banyak anak kecilnya, dia woles aja gitu bobok, emang kalo udah digendong gitu, langsung merasa nyaman *love*
Bagian luar Planetarium, dari rumah kakak saya, tinggal jalan! wong di sebrangnya, hehehe
Oh ya, secara sepupu-sepupunya Liam pada sakit, akhirnya hari terakhir dia mulai tertular, dan itu bikin saya agak sedih hari terakhir sebelum pulang ke Surabaya, badannya sedikit hangat. Mungkin itu juga kali ya yang bikin Liam rewel di pesawat terbang.
Karena nggak ada jembatan lagi, solusi lain menggunakan ferry ini, for free! tapi ANTRI :\
Dan inilah saatnya pulang ke Surabaya! See the background ? itu bandara Sepinggan yang baru, KEREN! Modern dan gedeee :D
Habis ini pengennya ngajak Liam ke Sragen lagi, ke rumah Mbahkung-nya disana, nunggu Liam fit ya mbaah :)

I think that's all, thank you 

Wassalamualaikum,

Wednesday, May 7, 2014

Don't worry my little boy Liam ...

Assalamualaikum,  

Bismillah,

Sungguh melihat perkembangan teknologi saat ini bikin saya sedikit was-was, walaupun bagi kita pastinya sangat membantu kehidupan banget ya. I mean dilihat dari sisi negatifnya, untuk anak kita kelak, teknologi bisa saja menjauhkan anak-anak dari "menarik"nya kehidupan sebagai anak kecil. Sering sekali saya lihat banyak anak kecil sekitar umur 2-3 tahun yang sudah jago menggunakan tab, ponsel ataupun gadget-gadget serupa yang lain. Kadang kala mereka lebih sibuk dengan gadget mereka dibanding bermain sebagai anak kecil, seperti main bola kah, ayunan kah, jungkat jungkit, prosotan (ah apa bahasa indonesianya ya, hehehe) atau sekedar main air di taman kota.

Walaupun memang sih saat mereka sibuk dengan "dunia"nya dengan gadget itu, kita sebagai orang tua bisa lebih tenang mengerjakan hal penting yang harus dilakukan. Saya melihat contoh itu dari keponakan saya, Syifa, eh dia sedang berulang tahun hari ini, hihihi, happy birthday my dear Syifa :)
Kembali ke bahasan saya tadi, keponakan saya kadang seperti nggak peduli dengan dunia sekitar ketika bermain dengan gadget milik Ayahnya itu.

Bukannya gadget itu selalu buruk, tapi menurut saya porsinya harusnya bisa diminimalisir, karena bukankah lebih menyenangkan ketika anak kecil benar-benar bermain, maksud saya secara fisikli bermain, kotor, terluka, bau, hehehe, tidak hanya olahraga jari :D. Seperti yang saya lihat di salah satu video Rinso Kids Today Project di bawah ini, aah ... beginilah memang menjadi seorang anak, seperti ucapan mereka bermain adalah hal yang paling baik untuk perkembangannya, baik motorik, sosial bahkan belajar tentang ilmu fisika dan kimia, iya kan ? Mereka bisa pintar loh hanya dengan cara bermain, hihihihi. That's why kan anak playgroup dan TK harusnya mengurangi pelajaran menghitung, karena toh mereka bisa mendapatkannya di permainan :) 

 

Sudah lihat videonya ? Menyenangkan ya jadi anak kecil ? 
Saya paling suka ucapan terakhir dari seorang anak bule yang bilang, “I’ll remember to said thanks one day when I’m not so busy” hihihi, lucu bangeet :D Iya, bagi anak kecil kita itu kan cuma milk machine, diaper changer, toys givers, dan hal-hal yang mereka tidak ketahui saat mereka masih polos. 

Melihat hal tersebut, ya kami orangtuanya berharap Liam akan menjadi anak yang sehat, aktif secara motorik dan punya banyak teman. Siapa orang tua yang nggak berharap hal yang sama kan ?
Saya rasa kita memang harus memperhatikan hal-hal kecil ini, masa kecil masa yang paling menyenangkan dan hellow nggak bakalan kembali ke masa itu lagi, this is the Golden Moment people! hihihi, jadi nggak perlu lah disuruh mikir untuk menyelesaikan game cookie run atau apalah game yang sedang in saat ini (hahaha, sumpah saya bahkan nggak tau game android yang sedang in saat ini, is it good ? xD)

So, don't you worry my little boy, Liam, your childhood will be so much fun *hug, kemudian main lumpur, hihihi*
 
Tulisan ini diikutsertakan pada #KidsToday Project Blog Competition
Persyaratan bisa dilihat di Mommiesdaily

 I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

Sunday, May 4, 2014

[Catatan Ibun] MPASI Liam - 7 Bulan

Assalamualaikum,  

Bismillah,

Horeee, Liam sudah 8 bulan sekarang, bulan kemarin Liam mulai mencoba beberapa varian makanan. Antara lain daging-dagingan, sayur dan oats/havermout sebagai bentuk karbohidrat pengganti tepung gasol. Sudah dicobain bubur beras putih beneran sih, nyoba buat bubur beras merah juga yang ternyata susah lunaknya ya, hehehe. Alhamdulillah Liam semakin jago ngunyah, walaupun kalau makanannya belum lunak betul masih sering hoek-hoek, tapi tetap belajar :)

Semakin Liam besar, entah kenapa hasrat saya untuk pergi ke pasar tiap minggu itu semakin berkembang, hahaha. Secara makanan buat Liam rasanya nggak oke kalau nggak fresh terus. Padahal dulu jaman masih belum nikah, ataupun masih awal-awal nikah nggak kepikir sama sekali belanja-belanja di pasar. Sekarang ? I heart marketplace, yang katanya becek, bau dan crowded itu. Secara ya apa-apa di pasar lebih bisa didapat lebih murah daripada supermarket, jadi sebagai IE2GMR harus mau dong rajin ke pasar :))) Oke, cukup tentang pasar, kembali ke bahasan MPASI.

Seperti yang saya tulis di atas, saya mulai mencoba oats/havermout untuk karbohidrat pengganti nasinya Liam. Salah satu teman plurk saya memberi saran kalau oats akan lebih tahan lama saat  di bawa keluar rumah. Bubur nasi sih juga sepertinya tahan lama juga, tapi iya, hehehe, seperti biasa saya agak-agak kurang sabar ya untuk buat bubur nasi :D Ini perbandingannya ketika kita menggunakan tepung gasol, gasol lebih mudah kering saat dibawa keluar rumah, jadi oats pilihan yang cukup baik :) Untungnya Liam juga doyan, selain baunya enak (walaupun rasanya hambar) oats juga gampang dikunyah (lah ya wong bentuknya mbubur tenan :p)

Liam juga mulai memakan daging ayam dan daging sapi (yang pasti digiling ya), cukup oke sampai sekarang nggak pernah dilepeh, ya iyalah gak berasa kali ya, rasanya semuanya sama wong tanpa gula garam, hehehe. Sayur yang sering dimakan adalah brokoli, hihihi, nggak pa-pa harganya agak mahal, tapi khasiatnya bagus buat perkembangan anak. Wortel dan bayam juga salah dua dari apa yang dicampur di makanan Liam. Tahu juga lauk paling gampang untuk MPASI, tinggal direbus di bejek-bejek campur deh sama bubur nasi/oats :D Oh ya, telur, sebenarnya saya cukup ragu setelah Liam sempat divonis memiliki alergi di usianya 3-4 bulan lalu. Tapi wallahualam, saya cobakan (kuning telurnya saja) sama dia, alhamdulillah sih nggak ada efeknya setelah makan, cuma entah kenapa dia nggak terlalu suka, entah rasanya, atau memang belum terbiasa aja makannya. Ternyata kuning telur bukan pencetus alergi loh, saya pikir dulu begitu, yang menjadi pencetus alergi itu putih telurnya. Mungkin karena itu ya efeknya nggak terlihat di badan Liam, semoga sih alerginya sudah hilang. Toh, saya nggak pernah jaga makan lagi sekarang. Ah, ya sudahlah pokoknya saya buat dia menter saja, daripada saya kepikiran :D
 
Semakin gede seharusnya sih makanannya mulai divariasikan ya, udah mulai sering liat forum HHBF (Homemade Healthy Baby Food) di facebook, supaya saya lebih pinter masak makanan buat Liam, nggak cuma yang simple-simple aja :p Sudah mulai coba bikin cookies buat Liam, hehehe, kapan-kapan saya share resepnya kalau bisa buat dengan sukses ya. Terakhir saya buat cookies terlalu gampang pecah.

Oke, segitu dulu, tunggu rekap saya bulan depan ya. Semoga sudah jago makan nasi tim atau makanan yang lebih padat :)

I think that's all, thank you

Wassalamualaikum,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...